Review Langsung Ban Zeneos Milano Yamaha Nmax, Gimana Feel-nya?

Halo pembaca setia moladin blog, ketemu lagi sama Jinny yang akhir-akhir ini udah jarang nge-review. Kali ini Jinny bakal bahas yang agak berbeda seperti biasanya, kali ini mau review ban, bukan sembarang ban tapi  Zeneos Milano yang dipasang di Yamaha Nmax. Jinny mau nanya dulu nih, bagi pengguna Nmax alias Nmax lovers kapan terakhir ngecek kondisi ban Nmax kalian? Udah botak belum?

Nah, ini ada ban kece produksi PT. Gajah Tunggal yang mungkin cocok dengan kebutuhan kalian. Yuk simak aja performa ban Zeneos Milano ini! Gasss….

 

ban zeneos
Perlu Penyesuaian Pada Dudukan Mud Flap

 

Sebelumnya motor Yamaha Nmax non ABS ini belum pernah diotak-atik. Jinny bakal melakukan pengujian performa ban Zeneos Milano ini dari Jakarta – Tangerang dengan jarak tempuh sekitar 50 km. Kondisi jalan yang Jinny temui pun cukup bervariatif, dari jalanan mulus hingga yang rusak parah. Jinny sempat bertemu hujan meskipun tidak terlalu lebat sehingga bisa merasakan feel ban ini di trek basah.

 

Yamaha Nmax Menggunakan Ban Zeneos Milano
Yamaha Nmax Menggunakan Ban Zeneos Milano

Perlu kalian ketahui, ban Zeneos Milano tersedia ukuran 120/70-13 untuk ban depan serta 140/70-13 dan 150/70-13 untuk ban belakang. Namun dalam tes pengujian kali ini Jinny menggunakan ban depan ukuran 120/70-13 serta 150/70-13 pada ban belakangnya. Ban diisi Nitrogen dengan tekanan sesuai rekomendasi agar seimbang dengan bobot Jinny dan motornya (tanpa beban ekstra).

 

Perjalanan dimulai dari Markas Moladin di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dan impresi pertama yang Jinny dapat rasakan dari ban ini yaitu “lengket” dengan membelokkan stang pada posisi statis. Kemudian pattern atau alur ban milik Zeneos Milano juga terlihat unik, terkesan mempunyai daya cengkram yang kuat pada aspal.

 

kredit nmax

 

Daya Redam Zeneos Milano

Pemakaian ban dengan dimensi yang lebih lebar dari bawaan pabrik terbukti dapat memberikan sedikit rasa lebih nyaman saat berkendara. Daya redam guncangan oleh ban yang menurut Jinny lebih lembut meskipun Yamaha Nmax terkenal dengan suspensi yang agak keras. Nampaknya peran material karet soft compound dari ban Zeneos Milano ini cukup mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.

 

Daya Cengkram Ban Zeneos Milano Yamaha Nmax

Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit, sampailah Jinny di daerah Ciledug – Tangerang. Kondisi lalu lintas yang relatif lengang dari kedua arah, bertemulah Jinny dengan sebuah tikungan yang cukup lebar setelah Underpass. Kesempatan menguji daya cengkram ban gambot ini pun tiba. Dengan kecepatan yang stabil di angka 70-an Km/jam, motor dibuat lumayan merebah dan terasa lebih mudah saat melahap tikungan ini. Tidak ditemui gejala geol maupun selip saat melibas tikungan ini, seperti ban dan aspalnya menyatu.

 

Setelah cukup lama riding dan sempat menemui kemacetan, akhirnya Jinny putusin balik pulang sebab kondisi cuaca juga lagi hujan. Saat perjalanan pulang Jinny mencoba melakukan hard braking, dan ternyata hasilnya juga sama, tidak ada indikasi selip. Nah, hal ini mampu berimbas pada meningkatnya unsur safety saat berkendara.

 

Harga Ban Yamaha Nmax Merk Zeneos Milano

Gimana soal harga? Banderol yang ditawarkan untuk Zeneos Milano Yamaha NMax ini terbilang sangat kompetitif dari harga ban yang ada di pasaran. Meskipun tak semurah harga ban OEM, namun faktor ukuran menjadi alasan logis terkait material yang lebih banyak. Secara umum paket ban depan 120/70-13 dan belakang 140/70-13 dibanderol sekitar Rp. 500 ribuan, sementara paket ban depan 120/70-13 dan belakang 150/70-13 dihargai sekitar Rp. 600 ribuan.

 

Perlu Penyesuaian Pada Dudukan Mud Flap
Perlu Penyesuaian Pada Dudukan Mud Flap
Kalo Jinny bisa kasih nilai buat ban ini, kira-kira dapet nilai 8,3 dari 10 untuk Zeneos Milano. Buat kalian yang menggunakan mud flap atau sambungan pada spakbor depan, perlu banget dilakukan penyesuaian. Pasalnya ban bakal bergesekan dengan mud flap tersebut. Solusinya lepas mud flap atau kalian ganti saja dengan spakbor aftermarket dengan bagian belakang yang sedikit lebih panjang.
Ingat Motor, Ingat Moladin!

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *