by

BMW R18 Classic, Moge Retro Bermesin Boxer 1.802cc

Pabrikan motor asal Jerman resmi meluncurkan motor gede bergaya retro terbaru yaitu BMW R18 Classic. Sesuai namanya, tampilan cruiser ini jauh dari kata modern. Lihat saja penggunaan desain telanjang, pelek jari-jari, lampu bulat, saddle bag kulit, serta bodi minim sudut.

Selain itu yang membuatnya istimewa adalah penggunaan mesin besar. Kapasitasnya mencapai 1.802cc, melebihi kubikasi jantung mekansi mobil seperti Toyota Avanza, Honda Jazz, dan Mitsubishi Xpander. Ini merupakan mesin boxer terbesar yang pernah diproduksi oleh BMW.

Di atas kertas, mesin BMW R18 Classic bisa menyemburkan torsi puncak lebih dari 150 Nm pada 2.000 – 4.000 rpm. Tenaga maksimalnya tembus 91 hp pada 4.750 rpm.

Walau tampilannya retro, tapi jangan salah sangka. Motor retro BMW ini mempunyai berbagai fitur modern yang membuatnya unik. Salah satu yang paling menarik, kehadiran electronic cruise control. Fitur tersebut memungkinan motor melaju dengan kecepatan tertentu, tanpa pengendara perlu memutar selongsong gas.

Ingin tahu detail spesifikasi dari BMW R18 Classic? Simak bahasan berikut:

Baca juga  Royal Enfield Himalayan 2020, Apa Ubahannya?

Moge yang Nyaman untuk Touring

BMW R18 Classic
Peralatan touring tambahannya mulai dari windshield tinggi, saddle bag, hingga cruise control

BMW R18 Classic sesungguhnya merupakan saudara kandung dari BMW R18. Keduanya sama-sama terinspirasi dari motor BMW R5 lansiran 1936.

Hanya saja R18 Classic agak berbeda dari R18 biasa. Dengan tambahan nama klasik di belakang, menjadikan motor ini tampak semakin retro. Disamping itu juga lebih nyaman ketika diajak touring.

Secara garis besar, desain yang diusungnya adalah motor cruiser retro. Ciri khasnya punya jok rendah, pijakan kaki agak ke depan, serta setang tinggi nan lebar. Pembeda kuda besi ini dengan saudaranya adalah penggunaan pelek kecil di roda depan ukuran 16 inci dan tambahan dua lampu depan LED di sisi kiri serta kanan lampu utama.

Kemudian untuk meningkatkan kemampuan touring, BMW memberi R18 Classic windshield tinggi yang bisa menahan udara depan agar tidak terkena pengendara secara langsung. Ada pula saddle bag dengan kapasitas cukup luas dalam menampung berbagai barang bawaan selama berkendara jarak jauh.

Hadir pula berbagai fitur modern di BMW R18 Classic. Ada cruise control, automatic stability control (ASC), engine drag torque control (MSR). Tersedia pula opsi reverse assist yang memudahkan manuver mundur, serta hill start control untuk menjaga momentum saat berhenti di tanjakan. Tiga mode berkendara: Rain, Roll, dan Rock pun ikut muncul.

Baca juga  Didi Kempot: Motor Cruiser Hingga Chevrolet Spin

Harga BMW R18 Classic

harga bmw r18 classic
Banderolnya saat masuk Indonesia bukan tidak mungkin mencapai Rp 1 miliar

Dengan berbagai kelebihan tersebut, motor cruiser BMW R18 Classic dijual seharga 22.225 Euro atau setara Rp 380 jutaan. Kemungkinan besar, kuda besi ini bakal masuk Indonesia. Hanya saja belum tahu kapan.

Saat datang ke Tanah Air, tentu harganya tidak mungkin semurah itu. Penyebabnya adalah pajak serta ongkos kirim yang pasti cukup mahal, sampai-sampai menjadikan banderol motor jadi berkali-kali lipat.

Prediksi kami, harga BMW R18 Classic saat masuk Tanah Air kurang lebih Rp 1 miliar. Hal ini bukan tanpa dasar. Ambil contoh BMW K1600 B yang di Jerman dijual 24.418 Euro, namun saat masuk Indonesia bisa mencapai Rp 1, 15 miliar. Maka banderol R18 Classic tidak bakal jauh beda.

Bagaimana, tertarik memiliki motor mahal bergaya klasik ini? Untuk informasi terbaru tentang dunia otomotif, pantau terus Moladin!

Terbaru