5 Cara Mudah Mengendarai Motor Kopling untuk Pemula

Moladin – Dibandingkan dengan motor matic, cara penggunaan motor kopling memang lebih merepotkan. Alasannya, karena Moladiners perlu melakukan pergantian transmisi secara manual.

Belum lagi, perpindahan gigi tersebut juga harus disertai dengan cara menekan tuas kopling yang tepat. Kalau tidak, mesin akan mati. Buat para pemula perlu berlatih ekstra.

Meski terasa merepotkan, tetapi para penggemar motor kopling masih cukup banyak. Alasan mereka memilih menggunakan motor kopling beragam.

Motor kopling tawarkan performa yang lebih tinggi dibandingkan motor matic. Selain itu, motor kopling juga memiliki desain yang keren.

Ketika terbiasa menggunakan motor jenis ini, Moladiners tidak akan mengalami kesulitan dalam mengendarai motor lain.

Untuk bisa mengendarai motor kopling dengan lancar, Moladiners perlu banyak berlatih. Selain itu, Moladiners juga perlu tahu tips ampuh biar cepat mahir dalam menggunakannya.

Dan ini ulasan beberapa cara mengendarai  motor kopling untuk pemula dengan sangat mudah, dijamin pasti bisa! Penasaran kan seperti apa sih langkah-langkahnya? Simak selengkapnya di bawah ini ya!

 

Cara Mengendarai Motor Kopling dengan Mudah

 

1. Ketahui Karakter Motor

Cara pertama yang perlu Moladiners ketahui dalam mengendarai motor kopling adalah dengan terlebih dahulu mempelajari karakternya.

Motor kopling dengan mesin 150cc memiliki karakteristik yang beda dengan motor 250cc. Demikian pula motor dengan mesin 4 tak dan 2 tak. Bahkan, karakteristik motor juga bisa berbeda berdasarkan pabrikannya.

Karakteristik motor bisa Moladiners ketahui dengan mencoba untuk mengendarainya secara langsung.

Dari situ, Moladiners dapat tahu bagaimana tarikan gas, torsi, ataupun tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

Dengan mengenali karakteristik ini, Moladiners dapat memperkirakan momen untuk melakukan pergantian transmisi secara halus.

 

2. Lepas Kopling Secara Perlahan

Lepas kopling secara perlahan

Tuas kopling menjadi faktor utama yang perlu dicermati para pemula saat mengendarai motor kopling.

Hal yang perlu Moladiners pahami terkait pengoperasian motor kopling adalah berusaha untuk melepas tuas kopling dengan cara perlahan.

Pelepasan tuas kopling secara perlahan itu perlu Moladiners lakukan tanpa melakukan penambahan tarikan gas.

Tujuan utama dari latihan untuk melepas kopling perlahan tanpa melakukan penambahan throttle adalah sebagai upaya untuk merasakan momentum pergerakan motor.

Pengguna motor ini perlu melakukan hal ini. Dengan begitu, proses perpindahan gigi bisa dilakukan dengan tanpa menimbulkan efek hentakan atau mesin mati secara tiba-tiba.

 

3. Lakukan Penambahan Gas atau Throttle Secara Bertahap

5-tips-mudah-kendarai-motor-kopling-penting-buat-pemulaBerpindah dari satu transmisi ke transmisi lain dengan cara bertahap

Setelah bisa merasakan adanya momentum pergerakan motor, tahap berikutnya adalah mulai meningkatkan tarikan gas atau throttle.

Hanya saja, lakukan tarikan gas secara bertahap. Kalau Moladiners melakukan tarikan gas secara spontan, bisa terjadi hentakan yang berisiko membuat pengendara jatuh.

Hal yang perlu diperhatikan, Moladiners perlu menjaga agar tarikan gas tidak terlalu rendah. Ketika tarikan gas terlalu rendah, mesin akan mati secara tiba-tiba saat tuas kopling dilepas.

Kondisi ini bakal sangat berbahaya ketika Moladiners mengendarai motor kopling di jalan yang menanjak.

 

4. Pergantian Transmisi Dilakukan Pada Torsi Tinggi

5-tips-mudah-kendarai-motor-kopling-penting-buat-pemulaPerpindahan gigi dilakukan saat torsi tinggi

Selanjutnya, Moladiners perlu melatih bagaimana cara melakukan pergantian gigi secara halus.

Banyak orang yang sarankan untuk beralih ke transmisi lebih tinggi dalam kondisi mesin berputar pada kecepatan tinggi. Hanya saja, kebiasaan ini berdampak buruk buat mesin. Selain memperpendek usia komponen motor, juga bikin boros BBM.

Sebagai gantinya, Moladiners dapat melakukan pergantian transmisi ketika mesin berada pada kondisi torsi tinggi. Untuk itulah Moladiners perlu mengetahui karakteristik torsi yang bisa dikeluarkan oleh mesin motor.

Pada penggunaan yang normal, Moladiners cukup melakukan pergantian gigi ketika mesin memiliki putaran sekitar 2.500 rpm.

Dengan pola penggunaan seperti ini, Moladiners bisa menghemat pemakaian bahan bakar dan menjaga performa kendaraan.

Selain itu, Moladiners juga perlu memperhatikan cara pergantian transmisi sesuai dengan medan yang dilewati.

Ketika berada di jalur tanjakan, usahakan memakai gigi rendah dengan tujuan untuk memperoleh torsi tinggi. Selanjutnya, saat berada di turunan, Moladiners dapat memanfaatkan tuas kopling untuk mengurangi beban putaran mesin.

 

5. Manfaatkan Engine Brake dan Rem

5-tips-mudah-kendarai-motor-kopling-penting-buat-pemulaManfaatkan rem untuk memperlambat laju motor

Saat mengendarai motor kopling, Moladiners perlu membiasakan diri untuk memanfaatkan engine brake untuk menurunkan laju kendaraan.

Engine brake dapat dilakukan dengan menempatkan mesin pada transmisi rendah dan mengendurkan tarikan gas. Teknik engine brake seperti ini bisa membantu proses pengereman.

Pada praktiknya, masih banyak pengguna motor yang salah dalam menerapkan pemakaian engine brake.

Pemakaian yang salah itu adalah ketika menarik gas tinggi pada posisi transmisi rendah.

Kebiasaan seperti ini bisa berpotensi merusak mesin. Namun, penggunaan rem harus tetap diprioritaskan dengan diselingi teknik engine brake.

Itulah 5 tips atau cara mengendarai motor kopling yang mudah dan sederhana untuk pemula yang dapat Moladiners praktikkan biar bisa mengendarai motor kopling dengan lancar. Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya!

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *