Minggu, September 25, 2022

4 Tahapan Cara Pakai Seat Belt Mobil, Jangan Salah!

by Firdaus Ali
Cara pakai seat belt mobil

Meski sudah menjadi komponen wajib yang ada di mobil, namun masih ada beberapa penumpang mobil yang belum memahami cara pakai seat belt mobil dengan benar. Jika begitu, imbasnya bisa berakibat fata saat terjadi pengereman mendadak atau terjadi kecelakaan.

Sabuk pengaman mobil sejatinya sudah ada sejak abad 19. Awalnya, komponen ini diperuntukkan untuk pilot pesawat tanpa mesin (Glider). Namun, penemuan safety belt tersebut dikembangkan lagi oleh salah satu Insinyur Denmark dan pabrikan otomotifnya, Volvo.

Hasilnya tercipta safety belt tiga titik yang sampai sekarang digunakan oleh seluruh pabrikan mobil di seluruh dunia. Bahkan disebagian besar negara sudah mewajibkan pengemudi dan penumpang untuk selalu menggunakan seat belt saat berkendara. Jika melanggar akan ditilang atau dedenda.

Di Indonesia sendiri, aturan wajib menggunakan seat belt saat berkendara dengan mobi dituangkan pada Pasal 289 Juncto Pasal 106 ayat enam UU LLAJ Nomor 22 tahun 2009. Adapun jika melanggarnya akan dikenakan sanksi pidana kurungan satu bulan, atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Ada alasan kenapa penting kenapa penumpang dan pengemudi mobil wajib menggunakan sabuk pengaman. Yang pertama adalah agar penumpang aau pengemudi mobil tidak terlempar dari mobil saat terjadi pengereman mendadak atau musibah kecelakaan.

Kemudian seat belt juga berfungsi untuk melindungi bagian terpenting dari tubuh. Seperti kepala dan bagian dada dari benturan saat terjadi pengereman mendadak atau kecelakaan.

Baca juga  3 Fungsi Sabuk Pengaman Mobil, Bukan Cuma Keselamatan!

“Masih banyak penumpang dan pengemudi yang tidak peduli dengan pentingnya menggunakan seat belt, alias mengacuhkan keberadaanya. Padahal, seat belt ini merupakan salah satu komponen penting fitur keselamatan di mobil untuk mencegah terjadinya benturan saat mobil ngerem mendadak atau terjadi kecelakaan,” ungkap Jusri Pulubuhu selaku Training Director dan Founder JDDC beberapa waktu lalu.

Kembali ke pembahasan cara pakai seat belt mobil. mari kita simak ulasannya berikut ini.

1. Pastikan Seat Belt Tidak Melintir

Cara pakai seat belt mobil

Pastikan kondisi tali tidak melintir

Sebelum berkendara dengan mobil, pastikan terlebih dahulu kondisi dari sabuk pengaman mobil. Sebab ada beberapa yang kondisinya melintir. Perbaiki posisi seat belt sebagaimana mestinya agar fungsinya optimal.

Jika ditemui kondisi seat belt sudah sangat kendor atau kondisinya sudah tidak layak pakai, disarankan untuk menggantinya dengan yang baru agar berfungsi sesuai kemampuannya.

2. Atur Posisi Duduk

Cara pakai seat belt mobil

Atur posisi duduk dengan benar

Setelah memastikan tali dari seat belt tidak melintir dan, tahap selanjutnya cara pakai seat belt mobil yang benar adalah dengan mengatur posisi duduk yang benar.

Posisi duduk yang benar yakni badan tegak dan menyejajarkan punggung dengan sandaran kursi. Posisi ini menjadikan badan seakan melekat tegak pada sandaran kursi.

Baca juga  Sejarah Sabuk Pengaman Mobil, Sejak Abad 19

Nah, saat posisi duduk sudah benar, pastikan pemasangan sabuk pengaman tepat berada di pundak. Adapun bagian bawah dijulurkan silang sampai ke samping bawah pusar, di bagian tersebut terdapat tulang yang kuat sehingga dapat menahan tubuh saat terjadi pengereman mendadak atau tabrakan. Oh ya, pastikan juga mengenakan bagian ini sampai pada posisi nyaman.

3. Perhatikan Tali Bagian Bawah

Cara pakai seat belt mobil

Pastikan bagian bawah posisinya berada di area pinggul

Cara pakai seat belt mobil selanjutnya yakni memperhatikan kembali tali sabuk pada bagian bawah. Pastikan bagian bawah sabuk pengaman berada di atas sekitar pinggang. Sebab, sejatinya sabuk pengaman dirancang untuk memberikan kekuatan pada panggul agar tubuh tidak terlempar jauh ketika terjadi kecelakaan.

Dalam beberapa kasus, sebagian pengemudi atau penumpang hanya menyelipkan bagian tali bawah di belakang punggung hanya untuk menghindari dari tilang polisi di jalan raya.

4. Pastikan Seat Belt Sudah Terkunci Dengan Benar

Cara pakai seat belt mobil

Pastikan terkunci dengan benar

Kemudian, setelah posisi duduk nyaman, kondisi tali tidak melintir dan posisi bagian atas sudah di atas Pundak serta bagian bawah di area pinggul, langkah terakhir cara pakai seat belt mobil adalah dengan memastikan seat belt sudah terkunci dengan benar.

Baca juga  Sejarah Sabuk Pengaman Mobil, Sejak Abad 19

Umumnya pada bagian kunci yang berwarna merah tersebut akan bunyi “klik” saat posisinya sudah terkunci dengan benar.

Tips Merawat Seat Belt

Cara pakai seat belt mobil

Merawat seat belt

Saat mobil digunakan, otomatis seat belt juga akan digunakan. Baik oleh pengemudi atau penumpang.

Oleh sebab itu, seat belt tentunya juga butuh perawatan agar kondisinya tetap terjaga dan berfungsi normal. Berikut tips merawatnya:

Menyiapkan alat untuk membersihkan. Seperti air, sikat gigi, penjepit kertas, cuka, serta kain lap kering.

Setelah peralatan semua tersedia, tarik tali seat belt sampai mentok alias sampai yang ada disemua gulungan keluar. Kemudian gunakan penjepit kertas agar talinya tidak tergulung lagi.

Setelah itu, campur cairan pembersih atau cuka dengan air. Kemudian bersihkan secara merata tali seat belt dengan kain lap yang tersedia atau sikat gigi untuk noda yang membandel.

Sebagai catatan, saat membersihkan dengan sikat gigi, usahakan menggosoknya searah. Hal tersebut bertujuan agar maerial dari tali seat belt tidak rusak.

Setelah semuanya bersih, gunakan lap kering untuk mengeringkannya. Lap secara merata dua sisi dari tali seat belt tersebut. diamkan beberapa saat agar tali seat belt benar-benar kering.

Setelahnya, lepas penjepit kertas dan lepaskan tali seat belt secara perlahan agar kembali tergulung. Oh ya, pastikan saat tali tergulung tidak ada yang melintir.

Moladiners, itulah ulasan mengenai cara pakai seat belt mobil. Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Platform Jual dan Beli Mobil Bekas Terbaik

















Logo Midtrans

Logo Bank Indonesia
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika