oleh

Isuzu Panther Berhenti Produksi di Usia 30 Tahun

Kabar mengenai Isuzu Panther berhenti produksi akhirnya terjawab sudah. Ya, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akhirnya mengonfirmasi secara langsung bahwa tidak lagi menjual produk MPV yang melegenda tersebut.

“Hari ini kami mengucapkan terimakasih Panther, karena kami akan lebih fokus lagi ke (penjualan) commercial vehicle,” kata Marketing Division Head IAMI, Attias Asril dalam acara virtual Isuzu Media Gathering 2021, Rabu (10/02/2021).

Perjalanan Isuzu Panther begitu panjang di Indonesia, mulai diproduksi sejak tahun 1991. Tercatat sebanyak 433.117 unit Isuzu Panther sukses terjual hingga saat ini.

Sangat disayangkan memang Isuzu Panther berhenti produksi. Padahal penjualannya masih cenderung baik, meski tak kunjung mendapatkan penyegaran.

Animo masyarakat terhadap Panther masih begitu besar. Setidaknya setiap bulan Isuzu masih mendulang pundi-pundi dari penjualan mobil diesel ini. Namun faktanya, keputusan Isuzu Panther berhenti produksi nampaknya sudah final. 

Ketersediaan Suku Cadang Isuzu Panther Masih Dijamin?

Isuzu Panther berhenti produksi
Isuzu menjamin ketersediaan suku cadang Panther sampai 8 tahun mendatang

Meski Isuzu Panther berhenti produksi, konsumen tak perlu khawatir untuk masalah ketersediaan suku cadangnya. IAMI telah menyiapkan beragam strategi untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca juga  7 Rekomendasi MPV Pintu Geser Murah Mirip Alphard

Isuzu Indonesia memastikan bahwa pihaknya akan terus menyediakan suku cadang mobil diesel tersebut. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu khawatir kesulitan dalam melakukan perawatan.

“Kewajiban perusahaan untuk menyediakan sparepart adalah hingga 8 tahun setelah produk dihentikan produksinya. Namun, ini berlaku hukum ekonomi dimana ada permintaan maka kami akan tetap menyediakan. Jadi bisa lebih dari 8 tahun,” ujar Attias Asril.

Pria yang akrab di sapa Aat itu menambahkan, bahwa kini Isuzu akan lebih fokus menggarap kendaraan komersial di Indonesia. Sementara untuk mobil penumpang, IAMI hanya akan mengandalkan Isuzu mu-X yang duduk sebagai medium SUV.

Keputusan dihentikannya produksi Isuzu Panther ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya sudah beredar informasi dihentikannya produksi Isuzu Panther dan bahkan beredar foto yang menunjukkan karyawan pabrik Isuzu mengucapkan selamat tinggal.

Isuzu Panther Berhenti Produksi, Tinggalkan Kenangan

Isuzu Panther berhenti produksi
Isuzu Panther berhenti produksi

Sejalan dengan Isuzu Panther berhenti produksi, tentu memupuskan harapan para pecinta Panther di Indonesia. Bagaimana tidak, mobil ini sudah ada sekitar 30 tahun di Tanah Air.

Baca juga  Kia Carens Diesel Hadir di Jakarta Auto Week, Sudah Bisa Inden!

Berbekal model kotak proporsional yang khas, MPV ini mengusung mesin diesel 2200 cc OHV indirect injection. Selang beberapa tahun, muncul mesin dengan sistem direct injection.

Tak sebatas dikenal tangguh, irit BBM, perawatan mudah dan murah. Panther terus tumbuh serta semakin diminati banyak konsumen di Indonesia. Populasinya juga semakin berkembang berkat kehandalannya melibas berbagai macam kondisi jalanan.

Di era tahun 2000-an,  mobil berjuluk ‘Rajanya Diesel’ itu kemudian bertransformasi kebentuk lebih modern atau yang dikenal dengan Panther kapsul. Disusul dengan penggunaan mesin diesel turbo.

Pada era model kapsul, sejumlah ubahan sempat dilakukan, hingga muncul generasi keempat di tahun 2005. Sejak saat itu praktis tidak ada ubahan berarti. Pabrikan sempat melakukan facelift super ringan yang dilakukan pada interior dan oranamen eksterior hingga pintu belakang.

Gimana sudah tahu perjalanan Panther yang akhirnya berhenti produksi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian.

Baca juga:

Baca juga  Kelebihan dan Kekurangan Isuzu MU-X 2.5 Liter, Layak Dibeli?

Terbaru