Performa Buruk Musim Ini, Zarco Tak Lanjut Dengan KTM

Moladin – Kabar buruk berhembus, setelah Johann Zarco yang performanya buruk dipastikan bakal berpisah dengan KTM sebelum kontraknya berakhir. Pembalap yang di kontrak dua musim pasca hengkang dari tim sateli Yamaha, di kontrak oleh KTM pabrikan selama dua musim.

Nasibnya kurang mujur setelah tak menunggangi motor Yamaha, pembalap asal Prancis ini belum merasakan indahnya podium sejak gabung KTM. Bahkan terlihat kesulitan adaptasi denga KTM RC16, hasil race terbaiknya adalah finis di posisi kesepuluh.

Padahal saat bersama dengan Tech 3 Yamaha, Zarco benar-benar jadi perusak barisan depan. Kerap kali start dari posisi pole, dan membuat para pembalap bintang kesulitan. Jauh berbeda dengan apa yang diraihnya saat berada di KTM, hingga saat ini pembalap berusia 29 tahun tak kunjung menjawab ekspektasi KTM. Wajar bila posisinya kini sedang dalam bahaya.

“Johann Zarco dan Red Bull KTM sepakat tidak akan melanjutkan kerja sama dua musim, hingga 2020 mendatang. Mantan juara dunia Moto2 akhirnya memutuskan untuk berpisah di akhir musim 2019. Sementara rekan setim Pol Espargaro lolos ke Q2 secara reguler dan terus-menerus bersaing pada 10 besar” bunyi pernyataan KTM dikutip dari laman crash.net.

“Pada akhirnya Johann dan tim memutuskan untuk tidak lagi bersama dengan proyek ini, setidaknya kami sepakat sebelum 2020 keduanya berpisah. Kini fokus pembalap dan tim adalah memberikan yang terbaik di sisa delapan race yang berlangsung pada MotoGP 2019,” lanjut pernyataan dari pihak KTM.

 

TVS Apache RR 310

*Angsuran mulai dari

 

Mika Kallio Dipersiapkan KTM Gantikan Posisi Johann Zarco

MotogpJarang finis di posisi 10 besar| Foto: autosport

Zarco gabung dengan KTM pada akhir musim kemarin, setelah posisinya bersama Tech 3 tak lanjut. Johann Zarco memilih untuk berada di tim pabrikan, dengan harapan bisa meraih prestasi lebih baik dari musim sebelumnya.

Namun, hasilnya diluar dugaan karena pembalap bernomor #5 tak bisa berbuat banyak. Bahkan, untuk konsisten finis di posisi 10 besar saja seperti tak mungkin.

KTM bisa saja mendepak Johann Zarco lebih awal, jika akhirnya tak mampu tingkatkan performa di sisa balapan yang ada. Tim pun berharap ada perubahan posisi yang dilakukan Zarco, jika nantinya sama saja maka Mika Kallio dipastikan bakal menggantikan posisi Zarco hingga akhir musim.

 “JIka nantinya Zarco memutuskan untuk pergi sebelum akhir musim, dipastikan test ride Mika Kallio akan menggnatikan posisinya hingga akhir musim mendatang,” unkgap KTM board member Hubert Trunkenpolz kepada speedweek.com.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *