by

Mini Vision Urbanaut, MPV Senyaman Rumah

Ternyata Mini tidak cuma memiliki produk berdimensi mungil. Merek mobil Inggris yang sudah diakuisisi BMW ini, resmi meluncurkan MPV bongsor bernama Mini Vision Urbanaut.

Walau sebatas mobil konsep, namun Vision Urbanaut sangat menarik untuk dibahas. Pertama, Mini belum pernah memiliki kendaraan sebesar ini. Kedua, konsep desain dari mobil tersebut sangatlah menarik.

Mini Vision Urbanaut bahkan tidak seperti mobil pada umumnya yang memiliki baris bangku. Interiornya justru lebih mirip ruangan nyaman di rumah dengan bangku santai, bantal, serta tanaman di dalamnya.

Lalu eksteriornya juga beda, karena atap dibuat tembus pandang. Alhasil cahaya matahari, serta pemandangan alam bisa terlihat dengan mudah. Kaca depan pun dapat dibuka bila mau mendapatkan udara luar secara langsung.

“Mobil ini membawa ruangan personal ke dalam mobil dan membuka banyak kemungkinan untuk mereka, dari membuat oase perkotaan hingga menikmati kebebasan,” kata Head of Mini Design, Oliver Heilmer dalam rilis resmi pada akhir Juni 2021.

Walau Mini Vision Urbanaut dibuat untuk kenyamanan personal, bukan berarti mobil MPV ini tidak bisa dipakai keluarga. Terlebih lantaran ruangannya cukup luas, serta memiliki banyak bangku.

Baca juga  Mengenal Morris Mini Cooper MK1, Koleksi Raffi Ahmad

Kalau dilihat secara sepintas, Vision Urbanut bahkan lebih mirip VW Combi. Hanya saja yang dibuat Mini adalah versi masa depan.

Mobil yang Bisa Berkendara Sendiri

mini vision urbanaut - interior
Kabin Mini Vision Urbanaut lebih mirip ruangan personal di dalam rumah

Dengan interior yang lebih mirip ruangan, maka Mini memproyeksikan bahwa Vision Urbanaut sebagai mobil autonomous. Alhasil pemilik kendaran cukup menentukan tujuan dan bersantai, maka mobil akan bergerak dengan sendirinya.

Jika mengaktifkan fungsi bersantainya ini, setir dan pedal bakal hilang dari pandangan alias mengumpat. Alhasil tampilannya benar-benar mirip dengan ruangan personal di rumah.

Ditambah lagi Mini Vision Urbanaut menggunakan material khas rumah seperti wool, polyester, dan tencel. Ketiganya dibuat dari bahan daur ulang. Ada pula paduan warna-warni lembut di dalam interior kabin yang semakin membuat suasan nyaman.

Ketika kamu ingin berkendara sendiri, cukup tekan logo Mini. Maka setir dan pedal bakal keluar secara otomatis. Kemudian putar bangku ke arah depan, Mini Vision Urbanaut siap dikemudikan manual.

Inikah Mini Clubman di Masa Depan?

mini vision urbanaut - tampak belakang
Meski hanya mobil konsep, namun bukan berarti Vision Urbanaut tidak bisa diwujudkan dalam produksi massal

Bisa dikatakan Mini sesungguhnya sudah memiliki MPV produksi massal, bernama Clubman. Ini merupakan mobil paling bongsor yang dijual oleh Mini. Walau demikian, tetap saja kabinnya cuma memiliki dua baris bangku serta muat 5-orang.

Baca juga  Spesifikasi Mini GT Edition, Mobil Nostalgia Untuk Indonesia

Sebagai sama-sama MPV, bukan tidak mungkin Mini Vision Urbanaut bakal jadi penerus dari Mini Clubman. Mungkin desainnya tidak seunik versi konsep. Hanya saja ada beberap hal menarik yang bisa diterapkan.

Ambil contoh mode berkendara autonomous sebagai fitur modern. Terlebih saat ini sudah banyak produk lain yang mengaplikasikannya. Memang belum sepenuhnya bisa berkendara sendiri, tapi setidaknya teknologi seperti adaptive cruise control (ACC) dapat diterapkan.

Kemudian kabin Clubman pun sangat memungkinkan diubah jadi lebih nyaman. Sebut saja menjadikannya tiga baris, atau membuat dimensinya semakin besar.

Dalam hal tampilan, Mini Vision Urbanaut pun bisa dijadikan tolok ukur desain Mini di masa depan. Misalnya moncong yang dihilangkan atau diperpendek, sehingga terkesan lebih bulat.

Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, pantau terus Moladin!

Terbaru