NIO ES6 Terbaru, SUV Listrik Cina yang Hampir Rp 1 Miliar!

by Firdaus Ali
new nio es6

NIO ES6 terbaru telah resmi meluncur beberapa hari lalu di Cina. Menariknya, mobil listrik ini ada di segmen premium. Alhasil dari sisi harga tidak murah seperti mobil Cina pada umumnya. Banderol NIO ES6 mulai dari 368.000 yuan atau sekitar Rp 778 juta.

Dikutip dari laman electrek, NIO secara resmi telah meluncurkan mobil listrik crossover New NIO ES6. Mobil ini merupakan generasi kedua, sebelumnya NIO ES6 generasi pertama hadir pada tahun 2019 dan mendapat respon positif dari konsumen.

Sejak dirilis pertama kali, ES6 telah terjual dengan baik, menyumbang sekitar 64% dari penjualan perusahaan pada tahun 2020, dan 45% atau lebih pada tahun 2021 dan 46% di tahun 2022.

Dari sisi eksterior, mobil listrik canggih ini tampil dengan gaya futuristik. Hal itu bisa terlihat dari kombinasi desain grill, headlamp, lekukan body dan bagian belakangnya. Berbicara dimensi, All New NIO ES6 mempunyai panjang 4.854 mm, lebar 1.995 mm dan tinggi 1.703 mm. Mobil ini memiliki jarak sumbu roda 2.915 mm.

Baca juga  Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik, Sebelum Beli Pertimbangkan Dulu!

Spesifikasi All New NIO ES6

interior nio es6 terbaru

Interior Nio ES6 Gen-2 menghadirkan kenyamanan dengan fitur modern

Seperti disebutkan sebelumnya, NIO ES6 terbaru merupakan mobil premium dari Cina jadi harganya cukup mahal. Mobil listrik ini dijual mulai 368.000 yuan atau sekitar Rp 778 juta. Bahkan, jika kamu memilih paket baterai yang lebih besar, banderolnya naik menjadi 426.000 yuan yang setara Rp 902 juta.

Dengan harga NIO ES6 gen-2 yang mahal, bagaimana dengan spesifikasinya? Mobil Cina ini hadir dengan dua pilihan baterai: 75 kWh dan 100 kWh. Pembedanya tentu adalah jarak tempuhnya. Di mana untuk baterai 75 kWh cuma bisa membuat mobil melaju dengan jarak tempuh 625 Km. Kemudian baterai 100 kWh bisa tembus 625 Km.

Istimewanya lagi, NIO ES6 terbaru bakal memiliki baterai semisolid-state 150 kWh yang kabarnya siap tersedia pada Juli 2023. Baterai besar tersebut bisa membuat mobil listrik ini punya jangkauan berkendara hingga 930 km.

Mobil listrik NIO tersebut juga punya performa mantap. Diklaim mampu menghasilkan 482 hp (360 kW) dengan dua motor listrik, unit depan 150 kW dan unit belakang 210 kW. Untuk akselerasi, NIO mengatakan bahwa ES6 baru dapat melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam 4,5 detik. Istimewa bukan?

Baca juga  Vixmo: Mobil Autonomous Buatan Indonesia, Saingan Tesla dan Joox

Bagian interior, Nio ES6 generasi kedua menyuguhkan kenyamanan dan teknologi modern. Terdapat kursi premium kopilot berkelir beidge yang berfungsi ganda sebagai tempat tidur. Kursi bagian depan dapat direbahkan 160 derajat sementara sandaran kaki yang ada di dalamnya dinaikkan untuk menopang tubuh bagian bawah.

Kemudian, NIO ES6 terbaru sudah dilengkapi dengan Superkomputer NIO ADAM yang ditenagai oleh empat sistem-on-chip (SoC) Nvidia Drive Orin. Dimana teknologi ini diklaim mampu menghadirkan 1.000 triliun per detik untuk untuk menangani sejumlah alikasi dan jaringan yang diperlukan untuk menggereakan kendaraan otonom.

Selain itu, ada pula fitur keselamatan dan teknologi standar yang menonjol termasuk tampilan head-up, lampu depan adaptif, dan rangkaian sistem bantuan pengemudi canggih berbasis LiDAR. Konsol N-Box opsional yang disempurnakan memungkinkan beberapa penumpang untuk menonton film AR dan dapat dihubungkan ke konsol game, laptop, tablet, dan  fitur modern lain.

Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika