OPINI BIKERS: Honda Vario 150 2017 Setelah 25rb Km

Hello apa kabar sobat otomotif? Pastinya baik-baik aja kan ya. Kali ini aku mau berbicara secara blak-blak soal penggunaan Honda Vario 150 setelah 25rb km. Kebetulan aku menggunakan Honda Vario 150 lansiran 2017, alias satu generasi sebelum yang terbaru ini. Honda Vario 150 ini sering aku bawa pulang-balik dari rumah ke kampus, yang jaraknya ya kurang lebih 40km dalam sehari. Udah aku pake sejak baru, sampai sekarang ini, kurang lebih jadi hampir 2 tahunanlah sudah dipakai.

Kenapa waktu itu pilih Honda Vario 150? Namanya perempuan pasti liat dari desainnya dulu. Karena waktu itu Honda Vario 150 punya desain yang futuristik, tapi juga feminim, jadinya aku pikir ini pas bangetlah. Fiturnya juga termasuk lengkap ya, ada Idling Stop, ada mode Eco, dll. Jadi, boleh dibilang value for moneylah. Soal konsumsi BBM juga terbilang irit, artinya pasti kadang boros kalao dipakenya secara ngebut alias pas lagi buru-buru, juga ketika saat motor ini gak rutin servis, pasti deh BBM jadi boros.

Nah, kesan aku pakai Honda Vario 150 setelah 25rb km sebenernya ada plus dan minusnya. Tadi sedikit sudah disinggung di atas ya soal sisi plusnya motor ini, satu lagi yang gak kalah penting kalao motor ini punya power yang oke, jadi performanya cukup kompetitif. Hanya saja, aku ngerasa kalao motor ini punya trouble yang mungkin gak tahu apakah ini sama atau cuman aku aja yang ngalamin. Jadi, ini sama sekali bukan untuk menjatuhkan Honda Vario 150 ya.

Pertama masalah suspensi belakang yang terbilang keras, ada atau tidak adanya penumpang tetap suspensi belakangnya keras banget, gak nyamanlah. Saat menghantam polisi tidur atai lubang, suspensi tuh tidak cepet balik alias ya ngepernya keras. Kemudian selanjutnya, keluhan setelah pemakain 25rb km, stang sering bergetar saat motor digunakan. Nah, hal ini terjadi ketika motor aku sudah ada di angka 20rb km pemakaian, sebelumnya si gak begini. Jadi, stang sering bergetar gitu saat gas dibuka. Padahal motor yang aku pakai sebelumnya belum pernah jatuh, apalagi sampai kecelakaan parah, jadi agak aneh aja. Dan bergetarnya saat baru ngegas alias putaran bawah, kalao sudah melaju kencang di atas 60km/jam geternya ilang.

Terakhir yang agak bikin sedikit risih, bagian dek depan seringkali mentok dengan kaki, karena motor ini punya desain yang agak menyudut tajam di bagian dek, makanya seringkali kaki tuh kepentok. Apalagi kalao mereka yang punya tinggi di angka 165cm-an. So, itu tadi suka dukanya pakai Honda Vario 150. Pastinya teman-teman ada yang sepakat dan tidak ya, just ini hanya opini pribadi yang tidak sependapat saling menghormati ya gaess...

Moladin merupakan salah satu media yang menyediakan platform untuk menulis bagi siapa saja yang memiliki hobi menulis. OPINI BIKERS merupakan tulisan murni pendapat pribadi dari penulis dan menjadi tanggung jawab penulis, tidak ada maksud untuk menjatuhkan brand. Ingat Motor! Ingat Moladin!


Baca Juga