OPINI BIKERS: Motor Wajib Kenali Aturan Baru!

Kali ini aku mau share pendapat pribadi mengenai beberapa peraturan baru yang rencananya bakal mulai berlaku di jalanan Ibukota mulai 2020. Jadi, selama hampir beberapa bulan ini banyak media yang memberitakan kalau aturan-ganjil genap itu gak efektif alias belum bisa menanggulangi kemacetan di Jakarta. Makanya, siap-siap buat para pengendara sepeda motor bakal ada aturan baru.

Pertama masalah SIM dulu, jadi nantinya SIM bakal baru nih. Penggunaan SIM lama tetap masih berlaku, tapi mulai 2020 katanya semua akan diberlakukan smart SIM. Alasannya si, supaya seluruh data pengendara bisa dilihat. Mulai dari data pelanggaran lalu lintas, sampai data kecelakaan si pemegang SIM. Nantinya, kalau si pemiliki SIM banyak sekali melakukan pelanggaran lalu lintas dan punya catatan riwayat kecelakaan yang banyak. Kepolisian bakal mencabut SIM si pengguna. Hal ini dilakukan supaya mereka lebih taat terhadap aturan lalu lintas.

Peraturan yang kedua dan segera diberlakukan adalah tilang elektronik. Keberadaan tilang elektronik memang sudah berjalan mulai November kemarin. Namun, karena belum serempak alias belum banyak kamera yang dipasang di jalanan Ibukota. Penerapan ini masih belum maksimal. Tapi nantinya, lewat kamera yang dipasang di sejumlah titik bakal memonitor si pengendara sepeda motor. Kalau saja sampai melanggar aturan memang tidak langsung di tilang di tempat. Namun, surat penilangan akan dikirim ke rumah sesuai dengan alamat yang tertera dari STNK motor. Jadi, buat yang masih bandel soal aturan lalu lintas harus siap merubah budaya berkendara ke arah yang lebih baik.

Peraturan baru ketiga yang gak kalah penting nih, nantinya di jalan Ibukota akan diberlakukan sistem jalanan berbayar nih. Jadi, di Kawasan tertentu setiap pengendara yang akan melintasinya akan dikenakan biaya. Sistemnya lagi-lagi menggunakan pembayaran elektronik, yang mirip dengan jalan tol. Kemungkinan bakal terlaksana di 2020, tetapi sebelumnya juga pasti ada sosialisasi lebih dulu supaya setiap pengendara sepeda motor yang melintas juga paham. Aturan yang ketiga ini memang terbilang baru, imbas dari kurang efektifnya sistem ganjil-genap yang sepertinya tidak menjadikan jalanan Ibukota menjadi lancar, malah justru macet.

Oke, terlepas dari aturan baru ini. Patut kita dukung untuk lalu lintas Ibukota yang lebih kondusif. Tetapi kita juga wajib merubah budaya berkendara yang lebih santun di jalan raya. Mulai dari patuh terhadap lampu lalu lintas, kemudian jangan ada lagi pengendara sepeda motor yang melawan arah, lalu juga jangan lupa untuk selalu menggunakan helm, dan yang terakhir jangan lupa untuk selalu membawa surat berkendara ya. So, semoga kita selalu menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara. Ingat, kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Wajib hukumnya bagi kita untuk selalu berhati-hati.

Moladin merupakan salah satu media yang menyediakan platform untuk menulis bagi siapa saja yang memiliki hobi menulis. OPINI BIKERS merupakan tulisan murni pendapat pribadi dari penulis dan menjadi tanggung jawab penulis, tidak ada maksud untuk menjatuhkan brand. Ingat Motor! Ingat Moladin!


Baca Juga