OPINI BIKERS: Standar Prosedur Touring Komunitas

Apasih kok touring kaki diangkat angkat kaya gitu? Wah.. Rusuh juga ya kok itu yang lagi konvoi lewat jalur tengah minggir minggirin mobil? Dan lain sebagainya.. Begitulah kesan negatif yang melekat di mata masyarakat perihal komunitas yang sedang melakukan konvoi atau touring dijalan raya. Mereka seakan akan menilai sebelah mata mengenai komunitas yang sedang melakukan touring di akhir pekan, baik dalam kota maupun luar kota. Belum lagi opini masyarakat yang lainnya perihal komunitas yang sedang touring sebagai biang kemacetan.

Lalu, apakah kegiatan yang mereka lakukan memiliki prosedur tata tertib atau bahkan sebaliknya? Untuk menghindari salah paham mengenai opini masyarakat mengenai komunitas yang sedang melakukan konvoi atau touring kali ini saya mau membahas mengenai tata tertib touring. Pada prinsipnya komunitas atau club motor memiliki aturan tata tertib ketika hendak melakukan touring atau yang umumnya dikenal "safety riding" semua anggota komunitas/club yang tergabung wajib melengkapi surat surat endaraan seperti SIM & STNK agar paham betul mengenai tertib berlalu lintas. Jika memang ada pelanggaran yang diketahui kepengurusan komunitas/club maka biasanya anggota tersebut akan di tegur langsung oleh kepengurusan.

Jadi, setiap komunitas yang sedang touring pasti mempunyai aturan yang berlaku ketika sedang touring. Jika ada yang melakukan touring dengan arogan kemungkinan itu bukan dari anggota komunitas/club motor melainkan oknum yang tidak memahami prosedur touring. Sekian opini yang saya share dari pengalaman saya ketika sedang touring bersama komunitas saya, banyak sebenarnya oknum oknum yang membuat citra komunitas ketika touring menjadi buruk dengan melakukan touring arogan dijalan sehingga komunitas lain terkena imbasnya. Mari saling menjadi ikon contoh berlalu lintas untuk masyarakat. Salam satu aspal!

Moladin merupakan salah satu media yang menyediakan platform untuk menulis bagi siapa saja yang memiliki hobi menulis. OPINI BIKERS merupakan tulisan murni pendapat pribadi dari penulis dan menjadi tanggung jawab penulis, tidak ada maksud untuk menjatuhkan brand. Ingat Motor! Ingat Moladin!


Baca Juga