OPINI BIKERS: Tekanan Ban Gak Boleh Sembarangan

Halo-halo hai, selamat beraktifitas dan salam roda dua buat teman-teman semua. Kali ini gue mau sharing sedikit soal tekanan ban sepeda motor yang pas supaya saat berkendara tetap nyaman dan aman, tidak mengalami keluhan apapun. Berbicara ban emang penting, karena ini jadi komponen yang sentuhan langsung dengan kondisi jalan.

Makanya kualitas, komposisi ban baik bagian luar juga dalamnya penting untuk diperhatikan, tapi yang gak kalah pentingnya adalah tekanan ban itu sendiri. Ternyata tidak bagus lho teman-teman semua kalau tekanan ban terlalu tinggi, kenapa? Karena sebabkan tapak ban jadi gak rata. Tapi kalau tekanan ban kurang juga sama bahayanya, bisa akibatkan benjol dan fatalnya adalah pecah ban!!! Serem juga ya…

Oke langsung aja nih temen-temen, jadi soal tekanan angin pada ban itu ternyata ada ukuran idealnya, dan setiap motor itu berbeda-beda tidak bisa disamakan, yang membedakan itu dari ukuran serta jenis ban yang digunakan. Logikanya, kalau ukuran ban semakin besar maka tekanan angin ban yang dibutuhkan juga semakin besar.

Kalau berbicara motor yang sliweran di jalan kan ada motor bebek juga matic, nah gue mau kasih tipsnya nih berapa si idealnya tekanan angin ban, supaya teman-teman semua juga tidak asal dalam menambah atau istilahnya isi angin. Karena ban belakang juga ban depan punya fungsi yang berbeda maka ukuran tekanannya pun berbeda ya, jadi usahakan untuk bagian depan itu tekanan bannya lebih rendah ketimbang ban belakang.

Kalau buat motor matic idealnya si di angka 28 - 30 psi untuk tekanan ban depan, sementara ban belakang pakai tekanan di angka 31 - 33 psi. Angka terendah dipakai saat kita berkendara sendirian, sementara angka tertinggi dipakai saat kita sedang berboncengan, karena jelas saat berboncengan beban yang ditopang pun pastinya lebih berat.

Sementara untuk motor bebek nih, tentunya punya tekanan yang berbeda dari motor matic. Tapi tetap ada batas rentang ideal tekanan ban pada motor bebek, untuk ban depan dipakai ukuran 29 - 30 psi, sementara ban belakang 31 - 33 psi, patokannya untuk angka terendah dipakai saat berkendara sendirian sementara yang tertinggi untuk berboncengan.

Nah, sekarang sudah paham ya? Intinya jangan asal dalam menambah tekanan angin pada ban, tahu kenapa? Karena pastinya bikin berkendara gak nyaman sekaligus kurang aman, tapi juga jangan cuek saat kondisi tekanan angin berkurang, segera cek! Kondisi kurang angin bisa sebabkan motor oleng, fatalnya kecelakaan hebat bisa terjadi. So, semoga bermanfaat dan bisa dijadikan bahan pembelajaran.

Moladin merupakan salah satu media yang menyediakan platform untuk menulis bagi siapa saja yang memiliki hobi menulis. OPINI BIKERS merupakan tulisan murni pendapat pribadi dari penulis dan menjadi tanggung jawab penulis, tidak ada maksud untuk menjatuhkan brand. Ingat Motor! Ingat Moladin!


Baca Juga