OPINI BIKERS: Teknik Penting Seorang Pembalap

Hello sobat balap, di opini kali ini gue mau membeberkan teknik penting yang harus dimiliki oleh seorang pembalap. Khususnya buat para pemula teknik ini menjadi penting dan wajib untuk dikuasai. Apabila kamu bercita-cita menjadi pembalap motor, maka keahlian kamu dalam mengemudi sepeda motor haruslah lebih tinggi daripada keahlian mengemudi di jalan raya biasa. Hal ini disebabkan kemenangan seorang pembalap tidak hanya tergantung pada kendaraan yang dipakainya, melainkan juga pada kendalinya saat berada di atas kendaraan tersebut. Berikut beberapa teknik yang harus dikuasai seorang pembalap diantaranya yaitu:

1. START

Saat balapan dimulai, hanya tersedia beberapa detik bagi pengendara untuk menciptakan lompatan awal atau launching yang baik. Launching yang baik dimulai sesaat sebelum aba-aba mulainya perlombaan diberikan. Hasil yang ingin dicapai adalah penambahan kecepatan selekas mungkin pada saat meninggalkan garis start. Hal tersebut merupakan perpaduan kendali gas serta kopling yang baik agar ban depan tidak terangkat dari tanah.

2. STEERING

Terdapat dua cara membelokkan (steering) saat sedang mengendarai sebuah motor. Cara pertama adalah countersteering, yaitu menekan stang dengan tangan sambil mendorong pijakan kaki. Tubuh diposisikan sedemikian rupa agar bobot motor tidak sepenuhnya jatuh ke bagian atas tubuh. Cara kedua adalah lower body steering, yang mengandalkan kekuatan pinggang ke bawah untuk mengendalikan motor. Dengan cara ini, lengan menjadi lebih stabil dan terfokus untuk menjaga kestabilan motor.

3. THROTTLE CONTROL

Sebagian besar pengemudi motor masih berpikir bahwa penggunaan gas (throttle) hanyalah sesederhana membukanya untuk menambah kecepatan, serta sebaliknya. Padahal, kendali gas yang baik dapat membuat rangka kendaraan menjadi lebih stabil. Hal tersebut dapat meratakan bobot yang diterima oleh motor dan menghindari terlempar dari motor. Seorang pembalap juga harus tahu bagaimana mengendalikan gas untuk menambah kecepatan setelah mengerem. Misalnya, dengan menurunkan gigi kopling sebelum mulai membuka gas lagi, kemudian menambah gigi seiring bertambahnya kecepatan.

4. BREAKING

Teknik mengerem (braking) juga merupakan suatu hal yang perlu dikuasai oleh seorang pembalap, karena dapat dimanfaatkan untuk efektifitas saat berbelok serta diperlukan pula dalam keadaan darurat. Seorang pembalap dapat memanfaatkan rem depan maupun rem belakang motornya. Keduanya memerlukan kontrol yang berbeda, dan sama-sama perlu dikuasai. Rem depan lebih efektif menghentikan laju motor daripada rem belakang, sehingga lebih berguna apabila pembalap ingin menghentikan laju motornya dengan cepat. Namun, rem belakang dapat berfungsi untuk mengurangi kecepatan apabila laju motor dirasa terlalu cepat. Biasanya rem belakang digunakan untuk menyesuaikan kecepatan motor saat sedang berada di tikungan.

5. SHIFTING (Perpindahan Transmisi kecepatan)

Downshifting atau menurunkan gigi kopling motor adalah sesuatu yang biasa dilakukan pengendara motor sehari-hari. Namun, sebenarnya menyesuaikan turunnya gigi kopling dengan rotasi per menit (RPM) mesin adalah teknik yang sulit. Adakalanya di tengah-tengah balapan, pengendara perlu mengerem sekuat-kuatnya untuk memindahkan beban gravitasi ke bagian depan motor. Tindakan tersebut akan lebih efektif bila diikuti dengan turunnya gigi kopling untuk mengurangi kecepatan. Namun, perpindahan gigi kopling secara mendadak bisa menyebabkan ban belakang terlempar ke kiri-kanan dan tidak stabil. Oleh karena itu, pembalap harus berlatih melakukan penurunan gigi kopling dengan tetap menjaga kestabilan motor.

6. BODY POSITIONING

Salah satu aspek yang juga dapat menentukan kendali terhadap motor adalah posisi tubuh pengendaranya. Pengendara sebaiknya memahami bagaimana meletakkan kaki dengan benar, di mana posisi duduk yang cocok untuk karakteristik pengendaraan motor, bentuk lengkung punggung, serta cara memegang stang. Kemudian, perlu juga diketahui bagaimana pergeseran tubuh atau gerakan tubuh yang benar ketika berbelok, mengerem, maupun melaju. Misalnya, ketika berbelok, memiringkan tubuh hingga lebih dekat dengan tanah akan mempermudah kendali motor. Dengan menguasai posisi tubuh yang benar, pengendara akan mampu mengatur laju motornya dengan lebih baik.

Moladin merupakan salah satu media yang menyediakan platform untuk menulis bagi siapa saja yang memiliki hobi menulis. OPINI BIKERS merupakan tulisan murni pendapat pribadi dari penulis dan menjadi tanggung jawab penulis, tidak ada maksud untuk menjatuhkan brand. Ingat Motor! Ingat Moladin!


Baca Juga