by

Sejarah Suzuki Karimun, Dari ‘Kotak’ Hingga Wagon R

Sejarah Suzuki Karimun – Berbicara mengenai mobil perkotaan yang cukup legendaris di Indonesia, tentu tak lepas dari nama, Suzuki Karimun. Bagaimana tidak, kiprah Karimun di di Tanah Air terbilang sangat panjang.

Bahkan untuk Suzuki Karimun generasi pertama yang sudah memasuki usia 20 tahunan saja, saat ini masih banyak diburu konsumen. Harganya pun terbilang cukup bertahan baik.

Mengacu pada sentra dan situs jual-beli mobil di Indonesia, harga Suzuki Karimun cenderung cukup stabil. Sebelum kamu memutuskan untuk membeli Suzuki Karimun, alangkah baiknya kamu mengetahui lebih dulu sejarah Suzuki Karimun di Indonesia.

Awal Sejarah Suzuki Karimun, Generasi Pertama Berbentuk Kotak

Sejarah Suzuki Karimun di Indonesia
Perjalanan Suzuki Karimun di Indonesia

Perjalanan sejarah Suzuki Karimun dimulai pada tahun 1998 di Indonesia. Kendaraan yang dikenal dengan nama “Karimun Kotak” itu berstatus completely built up (CBU) dari Jepang.

Kala itu, Indomobil Group merilis Suzuki Karimun CBU secara diam-diam di Indonesia. Hampir satu tahun berselang, tepatnya pada 9 September 1999, Suzuki Karimun hasil rakitan pabrik di Tambun, Bekasi, Jawa Barat meluncur di Indonesia.

Sedikit menilik ke belakang, Suzuki Karimun yang kini dirakit secara lokal atau completely knocked down (CKD). Penamaan produk ini ternyata bukan tanpa arti, Sob.

Kata Karimun itu berasal dari “Carry to the Moon”. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, memiliki arti “bawa ke bulan”.

Penamaan Karimun sendiri diperuntukan untuk pasar Indonesia saja. Pasalnya kalau di Jepang, produk ini dikenal sebagai Suzuki Wagon R generasi pertama (CT).

Bersamaan dengan Suzuki Karimun mengaspal di Indonesia, Suzuki Wagon R generasi kedua (MC) juga resmi dipasarkan di Jepang. Dengan kata lain, Karimun yang dijajakan di pasar domestic sebenarnya sudah tertinggal satu generasi.

Pun begitu, kehadiran Suzuki Karimun ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat di Indonesia. Untuk generasi pertama ini, bisa dibilang mampu melampaui penerusnya, yakni Karimun Estilo dan Karimun Wagon R.

Maka tak heran, model generasi pertama disebut pengukir sejarah Suzuki Karimun yang paling legendaris. Status ini sejalan dengan ketangguhan yang ditawarkannya, mobil ini dikenal memiliki mesin bandel yang hemat bahan bakar serta menyuguhkan ruang kabin yang lapang.

Baca juga  5 Perbedaan Daihatsu Sirion Facelift Vs Lama

Penamaan “Karimun Kotak” sendiri tak lepas dari postur bodinya yang punya desain khas boxy yang mengotak.

Mengenal Spesifikasi Suzuki Karimun Generasi Pertama

Spesifikasi dan Sejarah Suzuki Karimun
Spesifikasi Suzuki Karimun generasi pertama

Salah satu yang cukup menarik untuk dibahas tentunya terkait spesifikasi yang ditawarkan. Selain sejarah Suzuki Karimun memang punya nilai histori yang menarik.

City car andalan Suzuki ini dibekali mesin berkode F10A yang dikenal bandel. Mesin ini juga tersemat pada Suzuki Katana dan Suzuki Carry 1.0 liter yang sudah teruji ketangguhannya di Indonesia.

Di atas kertas mesin itu memiliki kubikasi 970 cc, 4-silinder 8 katup SOHC. Tenaga yang dihasilkan sebesar 55 Hp dan hanya tersedia dalam pilihan transmisi manual 5-percepatan saja.

Pertama kali dijajakan di Indonesia, mobil ini hanya tersedia dalam satu tipe saja. Banderol yang ditawarkan kala itu sebesar Rp 69.750.000 (on the road Jakarta).

Melihat tingginya animo terhadap produk ini, pihak pabrikan di tahun 2003 menawarkan Suzuki Karimun dalam dua tipe, yaitu DX dan GX. Pada tipe GX yang merupakan model tertinggi sudah dilengkapi roof rail, fog lamps, gril krom, pelek palang 5, dan wiper belakang.

Untuk interiornya sudah tersedia jam digital, laci dibawah penumpang depan, dan kantung di panel pintu depan.

Dalam perjalanan sejarah Suzuki Karimun kotak ini sempat mengalami dua kali penyegaran yakni di tahun 2001 dan 2004. Dua tahun pasca facelift, generasi pertama Suzuki Karimun pun berakhir di tahun 2006.

Suzuki Karimun Estilo Hadir Sebagai Penerus

Cerita sejarah Suzuki Karimun Estilo lahir di Indonesia
Cerita sejarah Suzuki Karimun Estilo lahir di Indonesia

Pasca Karimun generasi pertama berhenti produksi. City car ini digantikan oleh Karimun Estilo yang dirancang dari platform Wagon R versi Maruti Suzuki di India.

Langkah sejarah Suzuki Karimun kembali terukir di tahun 2007, di mana Suzuki Karimun Estilo hadir di Indonesia, dan menjadi generasi kedua dari produk mobil perkotaan pabrikan berlogo ‘S’ itu.

Secara tampilan Suzuki Karimun Estilo punya desain yang cukup berbeda dibandingkan dengan generasi terdahulu. Jantung mekanis yang ditawarkan pun turut mendapatkan sentuhan baru.

Untuk Karimun Estilo desain eksterior terlihat lebih membulat, sementara untuk jantung mekanisnya mengandalkan mesin berkode F10J, berkapasitas 1.100 cc.

Baca juga  Penjualan Naik, Suzuki Bawa Produk Baru di 2020

Bila diperhatikan kesan boxy pada Suzuki Karimun seakan sirna pada Karimun Estilo. Tampilannya kala itu cukup menarik bagi masyarakat. Eksterior Karimun Estilo terlihat lebih modern, dibandingkan generasi terdahulu.

Jantung pacu Suzuki Karimun Estilo berkapasitas 1.100 cc 16 valve injection dan microprocessor 32 bit dengan tenaga sebesar 65 PS.

Untuk urusan mesin, Suzuki kala itu sudah cukup dikenal melahirkan banyak produk yang punya konsumsi bahan bakar yang efisien. Ini juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Estilo.

Suzuki sudah cukup terkenal sebagai produsen yang banyak melahirkan mobil-mobil terbaik dan hemat bahan bakar dan keunggulan ini juga hadir di Estilo.

Tenaga dari mesin tersebut hanya disalurkan melalui pilihan transmisi manual 5-percepatan saja. Tujuannya agar mobil ini bisa bersaing dengan mobil perkotaan lainnya, khususnya pada sisi harga yang ditawarkan.

Kiprahnya di kancah industri otomotif Tanah Air sendiri cukup diperhitungkan.  Karimun Estilo menjadi salah satu pilihan city car yang menjanjikan tenaga yang responsif dan hemat bahan bakar.

Target pasar yang diincar pun cukup menarik, pihak pabrikan mengklaim target pemasaran Suzuki Karimun Estilo mengincar konsumen dengan rentang usia 18-35 tahun. Mobil ini diklaim sangat cocok bagi kalangan eksekutif muda, mahasiswa hingga keluarga muda.

Namun sayang, kala itu tak banyak fitur-fitur yang ditawarkan. Fitur yang tersedia antara lain power window untuk semua kaca jendelanya, AC dilengkapi penghangat kabin, power steering elektrik, dan pengaturan arah sorot lampu depan.

New Karimun Estilo Meluncur di Indonesia

Sejarah Suzuki Karimun Estilo facelift
Perjalanan sejarah Suzuki Karimun Estilo facelift di Tanah Air

Memasuki tahun 2009, Sejarah Suzuki Karimun kembali terukir. Di mana PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan generasi teranyar dari Karimun Estilo.

Produk ini mengusung mesin lebih kecil ketimbang pendahulunya, yakni 998 cc tiga silinder, namun tenaga yang disemburkan jauh lebih besar.

Pasalnya, Estilo baru itu menggunakan mesin K10B dengan teknologi Double OverHead Camshaft (DOHC) injeksi. Mesin ini tenaga 68 PS dengan torsi 90 Nm.

Baca juga  Bocoran Harga Suzuki Ignis Facelift 2020, Tembus Rp200 Juta

Di produk ini, Suzuki menambahkan Smart Distributor-less Ignition (SDLi) yaitu pengapian tanpa distributor sehingga pengabutan berjalan lebih sempurna.

Terkait perubahan eksterior, New Suzuki Karimun Estilo mendapatkan sentuhan baru pada bagian gril, bumper depan, dan sedikit memperbesar bodi. Terkait fitur yang ditawarkan tidak banyak mengalami ubahan.

Inilah Cerita Sejarah Suzuki Karimun Wagon R Jadi LCGC

kelebihan suzuki karimun wagon r
Suzuki Karimun Wagon R mengisi segmen LCGC di Indonesia

Seiring perkembangan zaman, Karimun berganti konsep pada generasi ketiganya. Diluncurkan pada tahun 2013, Karimun akhirnya masuk ke dalam skema LCGC alias mobil murah ramah lingkungan. Saat itu Mumun resmi bernama Suzuki Karimun Wagon R.

Karimun LCGC ini punya mesin yang efisien. Hingga kini, penjualan Suzuki Karimun Wagon R juga tergolong baik bila dibandingkan dengan para kompetitornya.

Wagon R ditunjang dengan beragam fitur hiburan dan kenyamanan yang cukup modern. Karimun Wagon R memiliki kabin dengan rancangan yang cukup lapang dan sanggup menampung hingga lima orang.

Selama ini mobil LCGC selalu identik dengan ruang kabin yang sempit, lain halnya dengan Suzuki Karimun Wagon R. Rancangan kursi belakang juga bisa mengakomodir pengguna untuk mengangkut penumpang atau sebagai ruang penyimpanan tambahan.

Meskipun terlihat mungil, tapi Suzuki Karimun masih cukup nyaman. Desain dasbor dirancang sederhana, namun tetap eye catching dengan komposisi fabric bercorak warna kalem yang elegan. Panel instrumen di dasbor dilengkapi dengan panel cluster meter yang terlihat sportif.

Fitur penunjang yang fungsional telah tersedia seperti AC, headroom yang tinggi dan legroom yang lega. Desain kabin yang tinggi dan bentuk mobil yang boxy membuat bagasi lebih besar dan luas mengakomodir kebutuhan.

Untuk sektor jantung mekanis mengandalkan mesin K10B berkapasitas 998cc. Mesin dikawinkan dengan transmisi manual atau AGS hingga memuntahkan 68 tenaga kuda dengan torsi 90 NM pada 3.500 RPM.

Gimana sekarang sudah tahukan sejarah Suzuki Karimun hingga akhirnya bertransformasi menjadi Wagon R. Semoga informasi ini dapat bermanfaat buat kamu, Sob!

Baca juga:

Comment

Leave a Reply

Terbaru