Review THS Booster, Arus Stabil Hasil Pembakaran Sempurna

Moladin – Sudah jadi standar baku jika sempurnanya hasil pembakaran di ruang bakar, salah satu faktornya karena pengapian. Jika komponen pangapian mampu hasilkan arus yang kuat juga stabil, maka gas bakar padat yang dikompresi piston di dalam silinder akan terbakar sempurna.

Tenaga meningkat lebih maksimal, minim karbon monoksida dan berujung irit bahan bakar. Karena alasan tersebut, salah satu produsen aftermarket Tanah Air, PT Primes Asia (PA) resmi memperkenalkan produk andalannya, yakni THS Booster.

Kabarnya si produk yang satu ini sanggup bikin motor makin josss. Wah…, jadi penasaran mau tahu seperti apa sih kelebihannya? Yuk kita simak!

 

Bikin Aliran Listrik Minim Arus Liar

THS Booster merupakan sebuah inovasi terbaru, yang berfungsi untuk menguatkan sistem kelistrikan pada semua jenis kendaraan seperti sepeda motor.

“Parts ini bertugas untuk menyelaraskan arus listrik serta meminimalisir adanya arus liar atau noise. Sehingga arus listrik menjadi lebih bersih dan lebih fokus. Dengan demikian pembakarannya pun semakin sempurna dan tenaga yang dihasilkan menjadi lebih maksimal,” ulas Andy Hasten, Sales Manager PT Primes Asia saat presentasi produk.

Lanjut Andy Hasten, setiap produk yang dijual biasanya dalam satu set kemasan terdapat dua macam THS Booster. Dimana keduanya saling melengkapi dalam proses kerja juga pemasangannya. Seperti satu pada kabel busi setelah koil dan satu lagi pada kabel busi sebelum kop (kepala busi).

THS Booster merupakan generasi kedua dan telah menjalani penyempurnaan untuk performa. Karena piranti ini sudah menggunakan material Premium Grade, atau lebih baik dari generasi sebelumnya yang diperkenalkan 2009 lalu. Dipasarkan dengan harga Rp 100 ribu rupiah.

ths-boosterTelah disempurnakanan dengan material Premium Grade | Foto: Contributor Moladin

Sebagai informasi tambahan, “kini THS Booster tidak hanya dapat dipasang pada kabel busi tapi juga bisa diaplikasikan pada kabel nozzle injektor, throttle bodi dan koil. Sehingga arus yang keluar pada komponen tersebut tetap stabil ketika mesin bergasing pelan hingga diputaran tinggi,” tutup Andy.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *