Tips Nyaman Jemput Buah Hati Menggunakan Motor

Moladin – Bagi sebagian orang tua, pendidikan dan akademis anak selalu menjadi yang utama, melihat sang buah hati mencapai kesuksesan dan keberhasilan dengan prestasi yang gemilang tak pelak menjadi impian.

Oleh karena itulah, apa pun akan dilakukan orangtua demi mendongkrak semangat belajar anak, baik di rumah maupun di sekolah. Salah satu caranya adalah selalu mengantar atau menjemputnya.

Biasanya, demi menghemat waktu, orang tua lebih memilih untuk mengantar atau menjemput sang buah hati menggunakan kendaraan roda dua, terlebih di kota besar seperti Jakarta. Tak heran, padatnya jalanan mengurungkan niat orang tau menggunakan mobil.

 

Tidak Hanya Sekadar Antar Jemput

Sebenarnya, ada tujuan lain yang tidak banyak disadari orang tua kala mengantar dan menjemput sang buah hati menimba ilmu setiap hari. Tentu saja, selain memotivasi Si Kecil agar berprestasi. Momen ini dimanfaatkan orang tau untuk saling bertukar informasi seputar sekolah anak.

Pun, pada beberapa kesempatan, berbincang dengan wali kelas anak tidak ada salahnya. Jika dari orangtua murid yang lain orangtua menjadi tahu info terbaru di sekolah, melalui guru atau wali kelasnya orang tua bisa mengetahui perkembangan pendidikan dan karakter anak ketika sedang menuntut ilmu di bangku sekolah.

 

Honda Beat All New eSP

*Angsuran mulai dari

 

Antar Jemput Anak dengan Motor: Faktor Kenyamanan Juga Harus Diperhatikan

Ibu Boncengin AnakJangan lupa faktor kenyamanan si buah hati jadi perhatian

Namun, Ibu dan Ayah juga harus tahu bahwa mengantar dan menjemput anak pakai motor harus memperhatikan kenyamanan sang buah hati. Jangan sampai anak justru kehilangan semangat belajarnya sesampainya di sekolah karena ada hal-hal yang ia rasakan tetapi tidak diketahui orang tuanya, sementara sang anak sendiri merasa enggan untuk bercerita karena takut dimarahi.

Bahkan, orangtua harus bisa membuat perjalanan selama mengantar atau menjemput ke dan dari sekolah menjadi sangat menyenangkan dan berkesan untuk sang buah hati, sehingga ia selalu menantikan waktu-waktu ketika ibu atau ayah mengantar dan menjemputnya di sekolah. Apa saja tipsnya? Berikut beberapa di antaranya:

 

Pastikan Penumpang Tidak Lebih dari Dua Orang

Ibu Ibu Bawa MotorPenumpang tidak boleh lebih dari dua orang

Ibu dan Ayah pasti sering menjumpai orang tua lain yang mengantar putra dan putri mereka langsung di satu motor. Bahkan, tak jarang pula dijumpai empat penumpang di satu motori. Tentu saja ini sangat berbahaya ya, tidak hanya untuk diri sendiri dan penumpang, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kapasitas maksimal untuk motor adalah dua orang. Bukan tanpa alasan, lho, beban yang berlebihan pada motor-misalnya penumpang tiga orang-sudah membuat keseimbangan kendaraan terganggu. Pengemudi bisa saja terjatuh karena beban yang harus dibawa melebihi standar yang ditentukan.

Cek Kesiapan Kendaraan Sebelum Digunakan

Tips kedua yang perlu diperhatikan adalah memastikan kendaraan sudah siap digunakan. Panaskan mesin motor sekurangnya 10-15 menit sebelum digunakan, periksa pula bensin, rem, gas, dan aki. Jangan pula, pastikan juga kondisi ban.

Jangan sampai beralasan terburu-buru sehingga tidak sempat memeriksa kondisi motor yang hendak dipakai, ya! Ingat selalu, ibu dan ayah akan mengantar sang buah hati menjemput masa depannya yang lebih baik, jadi keselamatannya juga tidak boleh terlewatkan.

Berpakaian Sopan dan Rapi

Ayah dan Ibu harus tahu bahwa tidak ada anak yang tidak sayang dan bangga kepada orang tuanya, seperti halnya ibu dan ayah yang selalu membanggakan dan menyayangi sang jagoan. Artinya, buatlah ia selalu dan selalu bangga terhadap Ayah dan Ibu, jadilah teladan yang baik untuknya. Salah satunya adalah berpakaian rapi dan sopan ketika mengantar atau menjemput sang buah hati.

 

Yamaha Nmax

*Angsuran mulai dari

 

Jangan sampai pakaian yang ayah dan ibu kenakan justru membuat anak malu. Ini tentu akan mematikan semangatnya dalam belajar, bahkan bisa saja anak tidak mau lagi pergi sekolah diantar atau pulang dijemput oleh orangtuanya. Tidak harus formal, kok, pakai saja setelan yang sesuai, jaket untuk menutupi tubuh, juga sepatu yang nyaman. Ayah dan Ibu juga harus menjadi orangtua andalan sang buah hati.

Tebarkan Energi Positif

Jangan menganggap remeh suasana hati, karena poin satu ini sangat berpengaruh terhadap bagaimana anak menjalani sisa harinya. Jadi, sebisa mungkin, selalu berikan energi positif pada anak, baik sebelum berangkat, selama di perjalanan, hingga sesampainya di sekolah. Begitu pula ketika ayah dan ibu akan menjemputnya.

Tidak ada salahnya mengecek semua keperluan sang buah hati sebelum meninggalkan rumah untuk memastikan tidak ada lagi kebutuhan anak yang tertinggal. Lalu, berkendaralah dengan hati-hati. Jalanan pagi hari begitu ramai, dan orang biasanya sangat terburu-buru sehingga seringnya tidak memperhatikan sesama pengguna jalan.

Meski terjadi hal yang tidak diinginkan, jangan sampai anak melihat orangtuanya diselimuti energi negatif, karena ini akan terbawa hingga ia dewasa nantinya. Yuk, ciptakan perjalanan aman dan menyenangkan setiap saat bersama sang buah hati!

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *