by

Tips Mudik Asyik Lebaran Ala Rasyiman, Mudik Jadi Asyik dan Aman

Moladin – Warsiman yang asli Kebumen, Jawa Tengah, termasuk yang paling rajin mudik Lebaran. Sudah jadi rutinitas bapak 2 anak ini tidak pernah absen pulang ke rumah orang tuanya. Tentu menggunakan moda transportasi motor.

Wajar jika tingginya jam terbang membuahkan banyak pengalaman. Apalagi semua varian motor pernah digunakan, mulai dari tipe bebek, sport hingga matic. Nah, kali ini Warsiman mau berbagi tips mudik asyik yang bikin mudik jadi makin aman.

“Mudik naik motor bebek dan sport pernah saya lakukan sejak dulu. Saat itu baru tinggal di Ibukota dan juga belum berkeluarga, tipe matic juga belum banyak di jalan. Saya pun harus pintar-pintar mengatur barang bawaan saat perjalanan mudik. Dari pengalaman yang lalu, sekarang saya bisa enjoy pergi mudik karena tidak di bebani barang bawaan,” ujar mas Man sapaan warga Vila Mutiara Cinere, Depok, Jawa Barat.

[product product=”Yamaha FreeGo” images=”https://cdn.moladin.com/motor/yamaha/Yamaha_FreeGo_19251_76509_large.jpg” url=”https://moladin.com/motor/yamaha/yamaha-yamaha-freego” price=”Rp. 700.000,-*” description=”*DP mulai dari” button=”AJUKAN SEKARANG”]

Wah, jadi penasaran apa saja sih pengalaman mas Man yang sudah di dapat. Mungkin saja ilmunya bisa di-share ke pemudik lainnya. Sehingga para pemudik selamat sampai tujuan. Penasaran kan? Yuk dilanjut.

Baca juga  Cara Mudah Bersihkan Motor Trail dengan Sempurna!

Manfaatkan Jasa Ekspedisi Demi Minimnya Beban

Awal-awal waktu mudik lebaran pakai motor bebek, mas Man kerap temui kendala. Apalagi harus bawa baju selama di kampung halaman, juga bawa buah tangan alias oleh-oleh khas Ibukota. Makin berat begitu punya istri juga anak Balita. Otomatis tambah beban penumpang juga barang bawaan.

Meski sudah ada tambahan penumpang dan beban, biar tetap asyik mas Man berikan tips mudik supaya selama perjalanan tetap safety. “Waktu anak masih bayi, istri dan anak saya pulangkan lebih awal menggunakan kendaraan umum yaitu bus. Lalu saya mudik naik motor dengan barang bawaan seadanya. Sesekali bawa anak-istri, tapi barang bawaan saya kirim paket menggunakan ekspedisi,” jelasnya.

[product product=”Yamaha Mio S” images=”https://cdn.moladin.com/motor/yamaha/Yamaha_Mio_S_9985_81477_large.jpg” url=”https://moladin.com/motor/yamaha/yamaha-mio-s-matic-4-stroke-sohc-125cc” price=”Rp. 500.000,-*” description=”*DP mulai dari” button=”AJUKAN SEKARANG”]

Saat mudik gunakan motor sport juga hampir sama repotnya. Apalagi pada motor sport tidak ada ruang untuk menempatkan barang bawaan macam di bebek atau di matic. Makanya strateginya hampir sama, barang bawaan dipaketkan 2 minggu sebelum lebaran. Lalu barang bawaan cukup yang penting-penting saja seperti surat kendaraan, uang, jas hujan dan obat-obatan yang tidak berisiko munculkan kantuk.

Baca juga  CB150R 2018 Resmi Dirilis AHM, Makin Cakep!

“Meskipun bawa seperlunya, saya tetap harus nyaman saat berkendara. Maksudnya tidak membebani tubuh agar tidak cepat lelah. Makanya waktu naik motor bebek barang bawaan saya tempatkan di atas rangka tengah. Tapi pas naik motor sport, barang diikat di atas tangki bensin. Cuma pastikan tidak menganggu kemudi saat menikung,” wantinya.

mudik dg motorMudik naik motor harus pintar-pintar atur barang bawaan. Biar badan tidak cepat lelah diperjalanan

Matic Maksimal

Berbeda saat mas Man mudik menggunakan motor matic. Apalagi tunggangan jenis ini memiliki ruang di tengah atau dek yang lumayan luas dibanding motor bebek. Sehingga barang bawaan secukupnya bisa ditambah volumenya, karena barang bawaan bisa ditempatkan di tengah. Meskipun punya ruang cukup lega di bagian tengah, menurut mas Man pastikan dimensinya disesuaikan kebutuhkan. Terutama dimensi bagian atas jangan sampai ganggu kemudi saat manuver. Begitupun jangan terlalu melebar menyamping, biar posisi telapak kaki tetap nyaman di dek saat riding.

mudik pakai matic lebih maksilalNaik Matic lebih maksimal karena ada dek di tengah

Baca juga  Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Kampas Rem?

“Dengan mengikuti tips mudik ini, pastikan pemudik tidak menambah atau menggunakan rak tambahan terutama di bagian belakang. Karena dengan bertambahnya dimensi, otomatis radius putar atau saat ber-zigzag dapat mengganggu kendaraan di dekatnya,” wanti mas Man. Yuk, dipilih mana yang baik dan sesuai kebutuhan Moladiners ya.

Baca juga:

Comment

Leave a Reply

Terbaru