MOLADIN

Forum Motor Indonesia

Daftar jadi mekanik Moladin
forum motor indonesia - Muhammad Salim
Muhammad Salim
13 Februari 2020
jawaban terbaik forum moladinBest Answers

Banyak mas bro syarat Helm agar lolos uji SNI. Ada 2 Syarat, Syarat bahan dasar sesuai SNI, dan Syarat Kontruksi sesuai SNI. Coba saya sedikit ulas ya.
Pertama SNI dari segi material yang di pakai harus :
1. Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0 derajat Celsius sampai 55 derajat Celsius dan tidak terpengaruh UV. tahan dengan Cipratan Air, BBM, Detergen dll.
2. Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu.
3. Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tidak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan itu.

Kedua, SNI dari Kontruksi nya
1. Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu.
2. Tinggi helm minimal 114 mm,
3. Keliling lingkaran bagian dalam helm adalah S (antara 500 mm– 540 mm, M (540 mm – 580 mm), L (580 mm – 620 mm), XL (lebih dari 620 mm).
4. Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat.
5. Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut yang dipasang pada permukaan bagian dalam tempurung, dengan tebal sekurang-kurangnya 10 mm.

forum motor indonesia - KyraAltair
KyraAltair
19 Februari 2020
jawaban terbaik forum moladinBest Answers

Water Resistant: Tahan Air dalam batas tertentu

Waterproof: Tahan Air sepenuhnya

Water Repellant: Anti Air, contohnya seperti permukaan Daun Talas

beda Proof dengan Repellant, permukaan Proof kalau kena air gak serta merta bebas air, contoh "Jas Hujan" yang rata2 berbahan karet/plastic, kalau abis ujan tetep harus dikeringkan bukan?

sementara Repellant efeknya seperti daun talas, enggak suka sama air, langsung jatuh

jadi kalau asumsi saya ini untuk produk coating, pakailah Repellant, jadi gak perlu pakai acara dijemur, dilap, dsb

forum motor indonesia - KyraAltair
KyraAltair
19 Februari 2020
jawaban terbaik forum moladinBest Answers

Terjangkau itu subjektif

anda sendiri yang bisa mengukur seberapa besar "terjangkau" itu

karena kalau saya bilang kualitas baik, belum tentu menurut anda "terjangkau"

karena yang namanya Jaket Riding, itu minimal harus ada Protektor Bahu dan Siku, lebih bagus kalau sudah Windproof/Break sekaligus Protektor Dada

dan harga Jaket dengan spesifikasi seperti itu minimal di angka 2 juta+++

bagaimana? "terjangkau"kah menurut anda?

Brey,,minta rekomendasi jaket yang tidak panas saat riding dong?

by erik adnyana | 7 Februari 2020
3Answers
6Views
forum motor indonesia - KyraAltair
KyraAltair
19 Februari 2020
jawaban terbaik forum moladinBest Answers

Budget berapa?

Butuh Jaket riding betulan atau Jaket2an?

kalau Jaket Riding betulan, yang pasti dilengkapi minimal Protektor Siku dan Bahu yang sudah ada standar internasionalnya

rekomendasi saya belilah produk-produk dari brand Alpinestar, Komine dan RS Taichi
carilah yang berbahan Mesh (bolong2), jangan yang berbahan full kulit atau Perforated Leather, kalau cari yang adem, sesuaikan dengan budget anda, harga dimulai dari 1,5 jutaan kalau tidak salah, beberapa produk ada yang tidak dilengkapi protektor (aka jaket biasa, bukan atau tidak direkomendasikan untuk riding), beberapa produk juga ada yang waterproof, bahkan ada juga yang berprotektor leher dan dada sekaligus windproof/breaker

kalau budget anda cukup tebal, bisa cari produk-produk Dainese dan Yellow Corn

saya tidak akan merekomendasikan produk lokal untuk apparel-apparel riding, karena setahu saya produk lokal tidak ada Jaket Riding dengan standar internasional (sudah ada protektor Bahu dan Siku)

kalau sekadar jaket saja bukan jaket riding, beli di mall-mall juga banyak jaket2 buat gaya kayak jaketnya si Dilan, gak perlu cari respiro

forum motor indonesia - KyraAltair
KyraAltair
19 Februari 2020
jawaban terbaik forum moladinBest Answers

1. Design
-Helm motor normal pasti sudah tahu designnya seperti apa, karena peruntukkannya untuk jalanan aspal, sehingga dibuat seperti itu untuk mengurangi impact dari benturan dengan aspal

-Helm motor offroad, kalau pernah lihat di balap2 off road dengan motor2 trailnya, pasti design helmnya agak nyentrik, bagian kepala ada seperti topi maju ke depan, kemudian bagian dagunya lebih panjang dari helm normal, dan juga tidak dilengkapi visor karena nanti pebalapnya menggunakan kacamata offroad, designnya seperti itu karena memang peruntukkannya untuk jalanan off road yang penuh lumpur dan tanah

jadi gunakanlah helm sesuai peruntukkannya, jangan sekali2 pakai helm offroad untuk di jalan raya/aspal, karena tidak akan seefektif helm normal dalam meredam impact benturan dengan aspal

2. Kualitas
Soal kualitas, sebenarnya sama saja, tiap pabrikan branded seperti AGV pasti punya standar bahan baku dan teknologi yang diperuntukkan untuk fungsi masing-masing, seperti penggunaan serat karbon untuk balap sekelas Moto GP yg membutuhkan helm yang ringan namun sangat kuat, atau thermoplastic untuk grade helm-helm kelas di bawahnya seperti helm off-road tadi

tanya di forum moladin