Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai menarik perhatian banyak konsumen. Bukan cuma karena tren kendaraan elektrifikasi yang makin berkembang, tapi juga karena harga bekasnya mulai turun cukup jauh dibanding unit baru.
Buat kamu yang ingin pindah ke mobil listrik tanpa harus keluar budget besar, sekarang pilihannya makin banyak. Mulai dari city car mungil buat harian sampai SUV dan MPV listrik keluarga sudah tersedia di pasar mobil bekas.
Daftar Harga Mobil Listrik Bekas Mei 2026
Berikut daftar harga mobil listrik bekas per Mei 2026 yang bisa kamu katahui:
1. Wuling Air ev Standard Range 2022 — Rp95 Juta
Wuling Air ev masih jadi salah satu mobil listrik bekas paling murah di Indonesia. Untuk varian Standard Range tahun 2022, harga bekasnya kini mulai Rp95 jutaan.
Mobil ini cocok buat penggunaan dalam kota, terutama buat kamu yang cari kendaraan praktis dan hemat biaya operasional. Dimensinya kecil, gampang parkir, dan konsumsi listriknya juga irit.
Sementara varian Long Range tahun sama kini dijual sekitar Rp125 juta. Padahal saat baru, harga keduanya masih berada di kisaran Rp214 juta sampai Rp251 juta.
2. Hyundai Ioniq EV 2020 — Rp195 Juta
Kalau kamu cari mobil listrik dengan kabin lebih lega dan rasa berkendara yang nyaman, Hyundai Ioniq EV bisa jadi pilihan menarik.
Unit produksi 2020 sekarang mulai dijual di angka Rp195 jutaan. Mobil ini dikenal punya efisiensi baterai yang baik serta kualitas kabin yang terasa lebih premium dibanding city car listrik.
Selain itu, desainnya juga masih modern untuk dipakai harian maupun perjalanan luar kota.
3. Neta X Supreme 2024 — Rp250 Juta
Di kelas SUV listrik, Neta X mulai masuk pasar mobil bekas dengan harga sekitar Rp250 juta untuk varian Supreme tahun 2024.
SUV ini cocok buat konsumen yang ingin fitur modern dengan tampilan futuristis. Kabinnya cukup lega dan fitur hiburannya juga lengkap untuk penggunaan keluarga muda.
Karena usianya masih relatif baru, kondisi unit bekasnya rata-rata juga masih sangat fresh.
4. BYD M6 Superior 2024 — Rp329 Juta
Buat yang cari MPV listrik 7-penumpang, BYD M6 mulai banyak dilirik di pasar mobil bekas.
Varian Superior tahun 2024 kini berada di kisaran Rp329 juta, turun cukup jauh dari harga barunya yang mencapai sekitar Rp423 juta per Mei 2026.
Kelebihan utama mobil ini tentu kabinnya lega dan cocok untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
5. Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range 2022 — Rp379-404 Juta
Hyundai Ioniq 5 masih jadi salah satu mobil listrik premium paling diburu di Indonesia. Untuk varian Signature Long Range 2022, harga bekasnya kini ada di rentang Rp379 juta sampai Rp404 jutaan.
Penurunan harga ini cukup menarik mengingat harga barunya masih berada di level Rp800 jutaan. Mobil ini unggul dari sisi kenyamanan, desain futuristis, hingga teknologi pengisian dayanya yang modern.
Daftar Ringkas Harga Mobil Listrik Bekas Mei 2026:
| Model Mobil Listrik Bekas | Tahun | Harga Bekas Mei 2026 |
| Wuling Air ev Standard Range | 2022 | Rp95 Juta |
| Wuling Air ev Long Range | 2022 | Rp125 Juta |
| Hyundai Ioniq EV | 2020 | Rp195 Juta |
| Neta X Supreme | 2024 | Rp250 Juta |
| BYD M6 Superior | 2024 | Rp329 Juta |
| Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range | 2022 | Rp379 Juta – Rp404 Juta |
Apakah Membeli Mobil Listrik Bekas Worth It?
Membeli mobil listrik bekas saat ini bisa jadi pilihan menarik, terutama buat kamu yang ingin merasakan pengalaman berkendara EV tanpa harus membeli unit baru dengan harga tinggi.
Apalagi, depresiasi mobil listrik terbilang cukup besar dalam beberapa tahun pertama, sehingga harga bekasnya jadi jauh lebih terjangkau. Contohnya Hyundai Ioniq 5 yang harga barunya masih di atas Rp800 jutaan, kini unit bekasnya sudah mulai di kisaran Rp300-400 jutaan.
Selain harga yang lebih ramah di kantong, biaya operasional mobil listrik juga relatif rendah dibanding mobil bensin. Kamu tidak perlu rutin isi BBM, sementara biaya servis berkala umumnya lebih minim karena komponen mesin lebih sederhana.
Namun, tetap ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli mobil listrik bekas, terutama soal kondisi baterai dan riwayat penggunaan kendaraan.
Tips Membeli Mobil Listrik Bekas
Sebelum memutuskan membeli mobil listrik bekas, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu cek terlebih dahulu supaya tidak salah pilih. Jangan sampai tergiur harga murah, tapi ternyata kondisi mobil sudah kurang optimal untuk dipakai harian.
1. Cek Kondisi Kesehatan Baterai
Baterai merupakan komponen paling penting sekaligus paling mahal pada mobil listrik. Karena itu, pastikan kamu mengecek battery health atau kesehatan baterai sebelum membeli. Hindari unit yang kapasitas baterainya sudah turun terlalu jauh karena bisa memengaruhi jarak tempuh harian.
2. Periksa Riwayat Servis Berkala
Mobil listrik tetap membutuhkan perawatan rutin meski tidak punya mesin konvensional. Pastikan pemilik sebelumnya rutin melakukan servis di bengkel resmi agar software, sistem kelistrikan, dan komponen baterai tetap terjaga kondisinya.
3. Pastikan Garansi Baterai Masih Aktif
Beberapa mobil listrik memiliki garansi baterai dari 8 tahun hingga seumur hidup. Memerhatikan tips ini menjadi hal yang cukup penting karena penggantian baterai bisa memakan biaya sangat besar. Unit bekas dengan garansi baterai aktif biasanya lebih aman dan punya nilai jual kembali yang lebih baik.
4. Gunakan Jasa Inspeksi Mobil Bekas
Kalau kamu belum terlalu paham kondisi mobil listrik, sebaiknya gunakan jasa inspeksi mobil bekas profesional seperti MoInspeksi. Layanan ini membantu mengecek kondisi kendaraan secara menyeluruh, mulai dari baterai, kaki-kaki, hingga riwayat tabrakan supaya kamu lebih tenang sebelum transaksi.
5. Sesuaikan dengan Kebutuhan Harian
Jangan asal pilih model yang lagi viral. Kalau kebutuhan kamu hanya untuk mobilitas dalam kota, city car seperti Wuling Air ev sudah cukup praktis dan hemat. Tapi kalau sering bepergian bersama keluarga, SUV atau MPV listrik seperti BYD M6 bisa jadi pilihan lebih nyaman.
Buat kamu yang lagi cari referensi mobil listrik lainnya, langsung saja cek update terbaru di Moladin!



