Begini 10 Cara Balik Nama Motor yang Mudah dan Cepat

Pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor sangat pesat. Kemudahan kredit dan angsuran ringan mendorong hal ini terjadi. Namun demikian, tak semua dari kita memenuhi persyaratan pihak dealer atau jasa pembiayaan. Solusinya? Motor bekas.

Banyak orang memilih motor bekas dengan beberapa alasan. Pertama, faktor keuangan. Motor bekas tentunya lebih murah. Kedua, jika beli secara kredit, maka selisihnya cukup besar dibanding beli tunai. Ketiga, motor masih bertahan sebagai alat transportasi yang paling efektif, irit dan fleksibel daripada mobil. Saat macet, kamu masih bisa mencari jalan alternatif yang melalui gang kecil. Lalu, lebih mudah mencari tempat parkir.

Selain aneka keunggulan motor bekas, pasti ada minusnya. Di antaranya adalah kamu harus segera melakukan balik nama motor. Jika tidak, maka setiap memperpanjang STNK dan BPKB, kamu memerlukan KTP pemilik kendaraan yang asli. Merepotkan sekali Sob. Belum lagi kalau sudah pindah ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Duh!

Nah, jika kamu ingin tahu besaran biaya balik nama motor dan cara mengurusnya ikuti terus tulisan ini ya. Sambil ngopi juga boleh. Satu hal yang harus dipahami, pengurusan balik nama motor dilakukan di dua tempat berbeda, yaitu SAMSAT (Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap) dan POLDA.

Samsat Jakarta Selatan

Berikut langkah – langkahnya:

  1. Siapkan dokumen secara lengkap sehingga kamu tidak perlu bolak – balik. Dokumen yang diperlukan antara lain:
  2. KTP asli
  3. STNK asli
  4. BPKB asli
  5. Kuitansi pembelian asli
  6. Map (2 buah)

Fotokopi poin a s/d rangkap dua, masukkan yang asli dan salinan ke dalam dua map berbeda. Bila memungkinan, lebih bagus jika kamu membawa alat tulis sendiri.

  1. Kantor SAMSAT. Semua syarat sudah lengkap, saatnya kamu pergi ke kantor SAMSAT. Pertimbangkan datang lebih awal untuk menghindari antrean.
  1. Cek Fisik. Tak perlu ke tempat parkir, kamu langsung saja menuju lokasi cek fisik, proses ini dilakukan petugas SAMSAT. Petugas SAMSAT akan menyerahkan hasilnya yang berupa informasi mengenai nomor rangka serta nomor mesin kendaraan. Masukkan hasil tes ke dalam map dan serahkan ke petugas di loket yang ada untuk divalidasi, biayanya Rp. 30.000. Ketika validasi selesai, maka petugas akan menyerahkan lembar cek fisik kembali. Fotokopi hasilnya, rangkap dua.
  1. Daftar Balik Nama. Langkah selanjutnya, cari loket pendaftaran balik nama. Serahkan semua berkas yang kamu bawa kepada petugas untuk dicek. Setelah selesai, petugas memberikan surat keterangan bahwa STNK kamu sedang diproses. Petugas akan menyerahkan kembali semua berkas, kecuali STNK asli dan fotokopi. Biaya yang harus dikeluarkan pada pendaftaran juga sebesar Rp. 30.000. Petugas akan memberitahu kamu kapan harus datang kembali ke SAMSAT untuk tahap selanjutnya.
  1. Kantor SAMSAT. Sesuai hari dan jam yang sudah diinformasikan, kamu datang ke kantor SAMSAT beserta semua berkas. Cari loket balik nama dan serahkan. Di loket ini pula kamu harus membayar agar bisa mengambil STNK baru, rinciannya adalah:
    1. PKB (Pajak Kendaraan Bermotor),
    2. BBN-KB (Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)
    3. SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sekarang menjadi SW Jasa Raharja.
    4. Biaya Administrasi STNK
    5. Biaya Administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan bermotor).
Yamaha MT 15

*Angsuran mulai dari

Jika pemilik sebelumnya tertib, maka kamu bebas dari denda. Namun , tak ada salahnya dana lebih untuk mengantisipasi denda.

  • Proses mendapatkan STNK baru rampung. Sudah selesai? Belum, masih ada tahapan selanjutnya, yaitu pengurusan BPKB. BPKB bukan kewenangan SAMSAT, melainkan POLDA. Jadi, kamu harus ke POLDA dengan membawa fotokopi dokumen berikut:
  • STNK baru.
  • Hasil tes fisik kendaraan.
  • Kuitansi pembelian motor.
  • BPKB (khusus BPKB, bawa dokumen aslinya).

  1. Loket Balik Nama. Datangi loket, kamu akan mendapatkan nomor antrean dan formulir Bea Balik Nama BPKB. Isi dengan cermat Sob! Kalau perlu cek dua kali. Saat formulir selesai, bayar biaya sebesar Rp. 80.000 di loket BRI dan fotokopi buktinya. Satukan bukti pembayaran dengan formulir dan serahkan ke petugas. Sebagai gantinya, kamu mendapatkan tanda terima sekaligus informasi waktu pengambilan BPKB baru.
  2. BPKB baru. Datanglah ke POLDA sesuai informasi. Setelah ambil antrean, tunggu hingga kamu dipanggil. Serahkan fotokopi KTP, bukti pembayaran dan tanda terima kepada petugas. Beberapa saat kemudian kamu akan menerima BPKB baru.
  3. Sekarang kamu sudah memahami berapa biaya balik nama motor dan cara mengurusnya. Sediakan uangnya, sebaiknya kamu membawa dana lebih sehingga apabila ada denda atau kenaikan biaya, kamu sudah siap.
  4. Mengingat proses ini memerlukan waktu cukup panjang, maka kamu harus menyediakan waktu khusus. Tak lupa pula, siapkan kesabaran ekstra.  

Demikianlah Sob, sekilas mengenai biaya dan cara balik nama motor. Tips terakhir, berdoalah kepada Tuhan agar semua proses berjalan tanpa hambatan. Semoga berhasil!

Yamaha MT 25

*Angsuran mulai dari

 

Baca Juga :

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *