Membeli motor secara kredit bisa menjadi pilihan bagi kamu yang belum ingin mengeluarkan dana besar sekaligus. Meski begitu, besaran cicilan perlu disesuaikan kondisi keuangan supaya pembayaran setiap bulan tetap lancar.
1. Sesuaikan Cicilan dengan Penghasilan
Sebelum memilih motor, hitung pemasukan dan pengeluaran rutin setiap bulan. Jangan hanya melihat nominal cicilan yang ditawarkan, tetapi perhitungkan juga kebutuhan rumah tangga, tagihan, tabungan, dan pengeluaran lainnya.
Pilih cicilan yang masih menyisakan ruang untuk kebutuhan tidak terduga. Dengan begitu, pembayaran kredit tidak terlalu mengganggu arus keuangan bulanan.
2. Siapkan DP Sesuai Kemampuan
Uang muka yang lebih besar dapat mengurangi jumlah pembiayaan sehingga cicilan bulanan bisa lebih rendah. Namun, jangan menghabiskan seluruh tabungan untuk membayar DP.
Sisakan dana untuk kebutuhan darurat dan biaya awal kepemilikan motor, seperti pajak, servis, perlengkapan berkendara, maupun kebutuhan lainnya.
3. Pilih Tenor yang Sesuai
Tenor kredit juga menentukan besaran cicilan. Tenor lebih panjang biasanya membuat angsuran bulanan lebih ringan, tetapi total pembayaran selama masa kredit dapat lebih besar.
Sebaliknya, tenor lebih pendek membuat cicilan bulanan meningkat, tetapi masa pembayaran menjadi lebih singkat. Pilih tenor berdasarkan kemampuan membayar, bukan hanya mengejar cicilan paling rendah.
4. Hitung Total Biaya Kredit
Jangan terpaku pada angka cicilan per bulan. Sebelum mengambil kredit, perhatikan total pembayaran sampai tenor berakhir.
Cek juga biaya administrasi, asuransi, bunga atau margin, serta biaya lain yang tercantum dalam perjanjian pembiayaan. Informasi tersebut membantu kamu mengetahui berapa dana yang sebenarnya harus disiapkan.
5. Pilih Motor Sesuai Kebutuhan
Motor dengan harga lebih tinggi belum tentu sesuai kebutuhan. Jika tujuan utamanya hanya untuk berangkat kerja atau aktivitas harian, motor matic berkapasitas kecil bisa menjadi pilihan.
Selain cicilan, perhitungkan biaya BBM, servis berkala, pajak, dan suku cadang. Pengeluaran tersebut tetap berjalan selama motor digunakan.
6. Bandingkan Penawaran Kredit
Sebelum mengajukan kredit, bandingkan beberapa simulasi pembiayaan. Perhatikan perbedaan DP, tenor, cicilan, total pembayaran, hingga biaya tambahan.
Promo cicilan yang terlihat ringan juga perlu diperiksa kembali karena setiap program dapat memiliki ketentuan berbeda.
7. Pahami Denda dan Ketentuan Kredit
Baca perjanjian kredit sebelum menandatanganinya. Cari tahu ketentuan mengenai denda keterlambatan, jatuh tempo, biaya administrasi, hingga aturan pelunasan lebih awal.
Memahami ketentuan tersebut sejak awal dapat membantu kamu menghindari biaya tambahan yang tidak masuk dalam perhitungan awal.
Menyicil motor bukan hanya soal mencari cicilan paling ringan, tetapi juga memastikan seluruh biaya kepemilikan masih sesuai kemampuan kamu. Perhitungkan DP, tenor, total pembayaran, biaya perawatan, hingga kebutuhan bulanan sebelum menentukan pilihan.
Untuk mengetahui informasi harga kendaraan, tips otomotif, dan berbagai panduan seputar pembelian mobil, pantau terus Moladin.


