Honda Jazz GD3 2008 bekas masih menarik untuk dipertimbangkan jika kamu mencari hatchback dengan mesin 1.500 cc dan pilihan transmisi manual maupun otomatis. Di pasar mobil bekas, generasi pertama Honda Jazz ini ditawarkan mulai Rp70 jutaan, tergantung tipe dan kondisi unit.
Honda Jazz pertama kali hadir di Indonesia pada 2004. Meski usianya sudah cukup tua, Jazz GD3 masih memiliki dua varian mesin dengan karakter berbeda, yakni i-DSI yang mengutamakan efisiensi dan VTEC yang menawarkan tenaga lebih besar. Sebelum membeli, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, mulai dari harga, konsumsi BBM, hingga pajak tahunannya.
Spesifikasi Honda Jazz GD3 2008

Honda Jazz GD3 menggunakan mesin 1.500 cc dengan dua pilihan karakter mesin. Berikut spesifikasi yang tersedia.
| Parameter | i-DSI | VTEC |
|---|---|---|
| Kapasitas mesin | 1.500 cc | 1.500 cc |
| Tenaga maksimum | 87 dk pada 5.500 rpm | 110 dk pada 5.800 rpm |
| Torsi maksimum | 128 Nm pada 2.700 rpm | 143 Nm pada 4.800 rpm |
| Transmisi | Manual 5-percepatan/otomatis | Manual 5-percepatan/otomatis |
| Penggerak | Roda depan (FWD) | Roda depan (FWD) |
Kedua varian sama-sama menggunakan penggerak roda depan. Perbedaan utamanya terletak pada keluaran tenaga dan torsi, sehingga kebutuhan penggunaan sehari-hari bisa menjadi pertimbangan saat memilih.
Perbedaan Honda Jazz i-DSI dan VTEC
Honda Jazz i-DSI memiliki tenaga 87 dk dan torsi 128 Nm. Karakter mesinnya lebih berorientasi pada efisiensi, sehingga layak dipertimbangkan jika kamu mengutamakan penggunaan harian.
Sementara itu, Jazz VTEC menghasilkan tenaga 110 dk dan torsi 143 Nm. Tenaga yang lebih besar membuat varian ini menarik bagi pembeli yang menginginkan performa lebih responsif. Namun, konsumsi BBM dan kondisi masing-masing unit tetap perlu diperhitungkan.
Konsumsi BBM Honda Jazz GD3 2008
Konsumsi BBM Honda Jazz GD3 diperkirakan berada di kisaran 10–13 km/liter untuk pemakaian dalam kota dan 13–17 km/liter untuk perjalanan luar kota. Angka aktual dapat berbeda tergantung kondisi mesin, transmisi, lalu lintas, dan gaya berkendara.
Perkiraan konsumsi berdasarkan tipe mesin adalah sebagai berikut:
- i-DSI: sekitar 11–13 km/liter di dalam kota dan 13–15 km/liter di luar kota.
- VTEC: sekitar 10–12 km/liter di dalam kota dan 14–16 km/liter di luar kota.
Varian manual juga berpotensi lebih hemat dalam kondisi penggunaan tertentu. Namun, jangan hanya mengandalkan angka konsumsi BBM saat memilih unit bekas. Kondisi mesin, sistem pengapian, dan perawatan sebelumnya turut memengaruhi efisiensi bahan bakar.
Harga Honda Jazz GD3 2008 Bekas
Berikut kisaran harga Honda Jazz GD3 tahun 2008 berdasarkan tipe dan transmisi.
| Varian | Tahun | Kisaran harga |
|---|---|---|
| Honda Jazz i-DSI A/T | 2008 | Rp70–95 juta |
| Honda Jazz i-DSI M/T | 2008 | Rp65–80 juta |
| Honda Jazz VTEC A/T | 2008 | Rp90–110 juta |
| Honda Jazz VTEC M/T | 2008 | Rp85–100 juta |
Catatan: Kisaran harga Honda Jazz i-DSI M/T juga tercantum Rp70–95 juta pada referensi harga lainnya. Karena itu, sebaiknya bandingkan beberapa unit sebelum menentukan pilihan. Harga di atas merupakan indikasi pasar showroom wilayah Jakarta pada Oktober 2026 dan dapat berbeda menurut kondisi kendaraan, kilometer, riwayat servis, kelengkapan dokumen, lokasi, serta hasil negosiasi.
Secara umum, varian VTEC memiliki harga lebih tinggi daripada i-DSI. Kondisi aktual kendaraan tetap perlu diperiksa karena mobil dengan tahun produksi sama belum tentu memiliki kondisi dan biaya perawatan yang serupa.
Pajak Honda Jazz GD3 2008
Kisaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Honda Jazz GD3 tahun 2008 berada di angka Rp1.763.000–Rp2.193.500 per tahun. Angka tersebut belum termasuk SWDKLLJ sebesar Rp143.000.
Besaran pajak aktual dapat berbeda menurut data kendaraan dan ketentuan yang berlaku. Sebelum membeli, periksa STNK serta status pembayaran pajak agar kamu bisa memperkirakan biaya kepemilikan dengan lebih tepat.
Kelebihan Honda Jazz GD3 2008 Bekas
Ada beberapa hal yang membuat Honda Jazz GD3 masih layak masuk daftar pertimbangan.
- Pilihan mesin sesuai kebutuhan. Varian i-DSI menawarkan tenaga 87 dk, sedangkan VTEC menghasilkan 110 dk.
- Tersedia transmisi manual dan otomatis. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kebiasaan berkendara.
- Penggerak roda depan. Konfigurasi FWD menjadi salah satu karakter dasar mobil ini.
- Harga bekas relatif terjangkau. Kisaran Rp65–110 juta memberikan beberapa pilihan varian, tergantung kondisi unit.
Tips Membeli Mobil Bekas Jazz GD3 2008
Sebelum membeli Honda Jazz GD3 2008 bekas, jangan hanya terpaku pada harga dan tampilan bodi. Mengingat usianya sudah cukup tua, periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh agar kamu bisa menghindari biaya perbaikan yang tidak terduga.
1. Gunakan jasa inspeksi MoInspeksi
Manfaatkan jasa inspeksi mobil bekas dari MoInspeksi untuk membantu memeriksa kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, rangka, interior, dan dokumen kendaraan sesuai cakupan layanan.
2. Periksa kondisi mesin
Pastikan mesin mudah dinyalakan, tidak mengeluarkan suara abnormal, dan tidak menunjukkan tanda kebocoran oli.
3. Cek transmisi manual atau otomatis
Lakukan uji jalan untuk memastikan perpindahan gigi berjalan normal, tanpa selip atau hentakan yang tidak wajar.
4. Periksa bodi dan kaki-kaki
Amati kondisi panel bodi, celah antarpanel, serta tanda bekas tabrakan atau banjir. Dengarkan juga bunyi dari kaki-kaki saat melewati jalan tidak rata.
5. Pastikan dokumen dan pajak lengkap
Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen kendaraan. Periksa pula status pajak tahunan agar tidak ada biaya tertunggak yang luput dari perhitungan.
Apakah Honda Jazz GD3 2008 Masih Layak Dibeli?
Honda Jazz GD3 2008 bisa dipertimbangkan jika kamu mencari hatchback bekas dengan pilihan mesin i-DSI atau VTEC dan anggaran sekitar Rp70 jutaan hingga Rp100 jutaan lebih. Varian i-DSI dapat menjadi opsi bagi yang mengutamakan efisiensi, sedangkan VTEC menawarkan tenaga lebih besar.
Namun, jangan terburu-buru memilih unit dengan harga paling murah. Bandingkan kondisi kendaraan, riwayat perawatan, pajak, dan hasil inspeksi sebelum membeli. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar mobil bekas, tips perawatan, dan dunia otomotif lainnya, ikuti terus artikel di Moladin.



