Honda Jazz generasi pertama yang meluncur di Indonesia pada pertengahan 2000-an masih punya penggemar setia sampai sekarang. Desainnya yang kompak, kabin lega, dan mesin yang bandel membuat Jazz 2006 tetap jadi incaran, terutama bagi pembeli mobil pertama atau mereka yang butuh kendaraan harian dengan budget terbatas.
Di pasar mobil bekas, harga Honda Jazz 2006 terbilang bersahabat. Meski begitu, kisarannya bisa berbeda tergantung tipe, transmisi, kondisi, dan kelengkapan surat. Supaya tidak salah langkah, simak kisaran harga pasarannya berikut ini, lengkap dengan spesifikasi, keunggulan, dan tips membelinya.
Spesifikasi Honda Jazz 2006

Honda Jazz 2006 termasuk generasi pertama dengan kode bodi GD3. Hatchback 5-penumpang ini punya dua pilihan mesin dan kabin yang fleksibel, dua hal yang membuatnya masih banyak dicari di pasar mobil bekas. Pada Agustus 2006, Jazz mendapat facelift sekaligus kehadiran transmisi CVT.
Pilihan mesin
Honda Jazz 2006 tersedia dalam dua varian mesin 1.500 cc 4-silinder SOHC 16 katup:
- 1.5L i-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition): tenaga sekitar 88 dk dengan torsi 128 Nm. Cocok untuk pemakaian harian yang mengutamakan keiritan.
- 1.5L VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control): tenaga sekitar 110 dk dengan torsi 143 Nm. Responsnya lebih bertenaga, jadi pilihan buat kamu yang suka performa lebih sporty.
Pilihan transmisi
Tersedia transmisi manual (M/T) dan otomatis CVT (Continuously Variable Transmission). Transmisi CVT mulai hadir setelah facelift pada Agustus 2006.
Kabin fleksibel
Salah satu keunggulan Jazz ada di interiornya. Fitur Ultra Seat memungkinkan jok diatur dalam 4 mode:
- Utility Mode: untuk mengangkut barang berukuran tinggi.
- Long Mode: jok depan dan belakang dilipat untuk barang panjang.
- Tall Mode: ruang di belakang jok depan dimaksimalkan.
- Refresh Mode: jok depan dan belakang disatukan menjadi area santai.
Harga Honda Jazz 2006 Bekas
Harga Honda Jazz 2006 bekas di pasaran Indonesia berada di kisaran Rp59 juta hingga Rp110 juta. Perbedaan harga dipengaruhi tipe mesin, pilihan transmisi, kondisi kendaraan, serta jarak tempuh yang tercatat pada odometer.
Honda Jazz 2006 tersedia dalam tipe i-DSI dan VTEC, baik dengan transmisi manual maupun otomatis. Tipe i-DSI umumnya ditawarkan dengan harga lebih rendah, sedangkan tipe VTEC cenderung dibanderol lebih tinggi karena karakter performanya.
Berikut perkiraan harga Honda Jazz 2006 bekas berdasarkan tipe:
| Tipe Honda Jazz 2006 | Kisaran harga bekas |
| i-DSI manual | Rp59 juta–Rp90 juta |
| i-DSI matic | Rp59 juta–Rp90 juta |
| VTEC manual | Rp80 juta–Rp110 juta |
| VTEC matic | Rp80 juta–Rp110 juta |
Harga tersebut merupakan kisaran indikatif dan dapat berbeda menurut kondisi unit serta wilayah penjualan. Mobil dengan kondisi terawat, dokumen lengkap, dan riwayat servis yang jelas berpotensi ditawarkan dengan harga lebih tinggi. Sebaliknya, unit yang membutuhkan perbaikan biasanya perlu mendapat pertimbangan biaya tambahan sebelum dibeli.
Perbandingan Honda Jazz 2006 i-DSI dan VTEC

Honda Jazz 2006 hadir dalam dua tipe utama, yaitu i-DSI dan VTEC. Keduanya menggunakan mesin 1.500 cc, tetapi memiliki karakter performa yang berbeda. Tipe i-DSI lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar, sedangkan VTEC menawarkan tenaga lebih besar untuk kebutuhan berkendara yang lebih responsif.
| Aspek | Honda Jazz i-DSI 2006 | Honda Jazz VTEC 2006 |
| Mesin | 1.497 cc, 8 katup | 1.497 cc, 16 katup |
| Teknologi | i-DSI | VTEC |
| Tenaga maksimum | Sekitar 88 PS | Sekitar 110 PS |
| Karakter mesin | Halus dan efisien | Lebih bertenaga |
| Transmisi | Manual dan CVT | Manual dan CVT |
| Konsumsi BBM | Cenderung lebih irit | Cenderung lebih boros |
| Harga bekas | Sekitar Rp59–90 juta | Sekitar Rp80–110 juta |
1. Performa Mesin
Perbedaan paling terasa terletak pada tenaga mesin. Honda Jazz i-DSI menggunakan delapan katup dengan dua busi per silinder untuk mendukung pembakaran, sedangkan VTEC mengandalkan 16 katup untuk menghasilkan tenaga lebih besar.
Dengan tenaga sekitar 110 PS, Jazz VTEC lebih cocok bagi pengemudi yang menginginkan akselerasi responsif. Sementara itu, i-DSI memadai untuk mobilitas harian di dalam kota.
2. Konsumsi Bahan Bakar
Honda Jazz i-DSI lebih berorientasi pada efisiensi, sehingga bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang sering menghadapi lalu lintas perkotaan. VTEC memiliki performa lebih tinggi, tetapi konsumsi BBM dapat meningkat jika mesin sering digunakan pada putaran tinggi.
Hasil konsumsi bahan bakar tetap dipengaruhi kondisi mesin, transmisi, gaya berkendara, dan kepadatan lalu lintas.
3. Harga dan Biaya Perawatan
Di pasar mobil bekas, Honda Jazz i-DSI umumnya memiliki harga lebih terjangkau dibandingkan VTEC. Selisih harga bisa menjadi pertimbangan bagi pembeli yang memiliki anggaran terbatas.
Untuk biaya perawatan, kondisi unit lebih menentukan daripada tipe semata. Periksa kondisi transmisi CVT, mesin, sistem pendingin, dan riwayat servis sebelum membeli, terutama karena keduanya sudah berusia sekitar 20 tahun.
Mana yang Lebih Cocok?
Honda Jazz i-DSI 2006 bisa dipertimbangkan jika prioritas kamu adalah efisiensi BBM dan penggunaan harian. Sebaliknya, Jazz VTEC lebih sesuai bagi yang menginginkan tenaga lebih besar dan respons akselerasi lebih kuat.
Apa pun tipenya, kondisi kendaraan tetap menjadi faktor utama saat membeli Honda Jazz bekas. Unit dengan riwayat perawatan yang jelas lebih layak dipertimbangkan daripada mobil yang terlihat bagus tetapi memiliki masalah mekanis tersembunyi.
Tips Membeli Honda Jazz 2006 Bekas
Membeli Honda Jazz 2006 bekas perlu ketelitian karena usia mobil sudah cukup tua. Selain mengecek kondisi mesin dan bodi, calon pembeli juga perlu memastikan seluruh fitur berfungsi serta dokumen kendaraan lengkap.
1. Periksa Kondisi Mesin
Pastikan mesin mudah dinyalakan, suara tidak kasar, dan tidak ada kebocoran oli. Perhatikan juga asap knalpot serta suhu mesin saat digunakan untuk mengetahui kemungkinan masalah yang membutuhkan perbaikan.
2. Cek Transmisi Manual atau CVT
Honda Jazz 2006 tersedia dengan transmisi manual dan CVT. Untuk tipe CVT, lakukan test drive guna memastikan perpindahan rasio berlangsung halus tanpa hentakan atau suara tidak normal. Periksa pula riwayat penggantian oli transmisi.
3. Periksa Bodi dan Kaki-Kaki
Cek kondisi cat, celah antarpanel, serta tanda-tanda bekas tabrakan atau perbaikan akibat karat. Saat test drive, perhatikan bunyi dari kaki-kaki, kestabilan kemudi, dan respons rem ketika melewati jalan tidak rata.
4. Pastikan Dokumen Kendaraan Lengkap
Periksa kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin dengan STNK serta BPKB. Pastikan pajak kendaraan dan status dokumennya jelas sebelum menyelesaikan transaksi.
5. Gunakan Layanan Moinspeksi dari Moladin
Agar pemeriksaan lebih menyeluruh, kamu bisa memanfaatkan layanan Moinspeksi dari Moladin untuk membantu mengecek kondisi mobil bekas sebelum membeli. Pemeriksaan oleh tenaga profesional dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin terlewat saat pengecekan sendiri, sehingga keputusan pembelian bisa lebih terukur.
Honda Jazz 2006 bekas menawarkan pilihan tipe i-DSI yang berorientasi pada efisiensi dan VTEC dengan tenaga lebih besar. Sebelum menentukan pilihan, sesuaikan anggaran dengan kondisi mobil serta siapkan dana tambahan untuk perawatan. Untuk membantu memastikan kondisi mobil bekas sebelum transaksi, manfaatkan layanan Moinspeksi dari Moladin. Kamu juga bisa mengunjungi Moladin untuk mendapatkan informasi harga mobil bekas dan tips otomotif lainnya.



