Kehadiran motor listrik semakin menarik perhatian, termasuk di segmen skuter premium. Yamaha pun membawa kejutan dengan memperkenalkan NMAX E 2027, anggota baru keluarga Maxi Series yang untuk pertama kalinya menggunakan tenaga listrik sepenuhnya tanpa mesin pembakaran internal.
Yamaha NMAX E 2027 diperkenalkan di Milan, Italia. Mengusung desain khas NMAX, motor ini menawarkan performa setara skuter 125 cc untuk pasar Eropa, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 104 km dalam sekali pengisian baterai.
Spesifikasi dan Fitur Yamaha NMAX E 2027

Yamaha NMAX E dikembangkan menggunakan platform kendaraan listrik baru dengan unit penggerak eAxle. Bukan sekadar mengubah mesin bensin menjadi motor listrik, Yamaha juga menyesuaikan konstruksi rangka dan suspensinya agar sesuai dengan karakter penggerak elektrik.
Berikut beberapa spesifikasi dan keunggulan yang menarik untuk diketahui.
1. Motor Listrik Bertenaga 7,5 kW
Yamaha NMAX E 2027 dibekali motor listrik dengan tenaga maksimal 7,5 kW atau sekitar 10,2 PS. Torsinya mencapai 33,3 Nm dan disalurkan ke roda belakang melalui sistem belt.
Angka torsi tersebut menjadi salah satu daya tariknya untuk penggunaan perkotaan. Respons tenaga motor listrik yang tersedia sejak putaran awal berpotensi membuat akselerasi terasa spontan, terutama saat menghadapi lalu lintas padat.
2. Baterai 3,5 kWh, Jarak Tempuh 104 Km
Untuk sumber tenaga, Yamaha menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh. Berdasarkan pengujian WMTC Class 1, jarak tempuh maksimalnya diklaim mencapai 104 km.
Pengisian daya didukung on-board charger 800 watt yang kompatibel dengan sumber listrik rumah dan stasiun pengisian AC Type 2. Waktu pengisian dari kosong hingga penuh sekitar 5,5 jam.
3. Tiga Mode Berkendara dan Regenerative Brake
Ada tiga pilihan mode berkendara, yaitu Sport, Touring, dan Eco. Pengendara bisa menyesuaikan karakter tenaga berdasarkan kebutuhan perjalanan.
Yamaha juga menyematkan regenerative brake yang membantu mengembalikan energi ke baterai ketika motor melambat. Fitur ini berguna untuk mendukung efisiensi energi selama perjalanan.
