Serangkaian kejutan akan dihadiran perhelatan otomotif tahunan IIMS 2026. Salah satu acara serunya digagas Indonesian Drift Series alias IDS menggandeng Barcode Gokart untuk menghadirkan Gokart Electric ke arena outdoor IIMS 2026 mulai 5-15 Februari 2026 mendatang.
Kolaborasi IDS X IIMS Electric Karting Experience akan terbagi dalam beberapa kategori peserta. Mulai dari kalangan pegokart (pembalap), influencer, komuinitas bahkan terbuka pula bagi para pengunjung IIMS yang membeli tiket secara resmi dan gratis.
“Ini terbuka untuk umum dan gratis bagi pengunjung berusia 21 tahun keatas yang masuk dan memiliki tiket IIMS. Lalu on the spot kita ada yang namanya community race itu juga bisa daftar, tapi per komunitas 6 orang. Community race di jam 5 sampe jam 8.30. Lalu sebelum itu dari jam 11 sampe jam 5, itu open for public,” buka Daniel owner Barcode Gokart, Selasa (3/2).

Dalam prosesnya tidak serta merta proses persiapan gokart electric di IIMS 2026 berjalan mudah. Pasalnya pemindahan 6 gokart electric yang umumnya di area indoor ke area outdoor IIMS 2026 membutuhkan berbagai penyesuaian.
“Persiapan kita sudah tes semuanya. Kita simulasilah, belum di JI Expo tapi sudah simulasi di area outdoor kita sudah well prepared. Yang pasti kita harus siapin listrik kira-kira 50 kVA untuk kebutuhan charger. Lalu kita siapkan sistem gokartnya sendiri, lalu timing sistemnya, itu sudah kita siapkan semua,” urai Daniel lagi.

Berbeda dengan trek Barcode di area mall Artha Gading yang halus, maka trek di JI Expo akan langsung turun di aspal yang sebelumnya digunakan ajang drifting dengan total 14 tikungan.
“Area yang biasa dipakai drifting kan sekarang lagi di aspal baru. Nah, itu nanti go-kart yang pertama kali pakai. Lalu untuk gambaran panjang trackkira-kira 300 meteran. Mirip trek layout di Barcode Gokart dan karena ini untuk masyarakat umum jadi kita pasti bikinnya lebih beginner friendly,” urainya lagi

Setiap race gokart dilakukan berkelompok menggunakan 6 gokart dengan estimasi tiap race berdurasi 5 menit. Lantas bagaimana dengan tantangan penyelenggaraannya nanti?
“Tentu saaja tantangannya itu memastikan sistemnya bisa running well. Untuk saat ini saya bisa katakan kita udah 100% dan kita sudah sangat ready untuk di IIMS. Paling kita akan stop race-nya itu kalau terjadi hujan besar banget untuk safety reason. Tapi kalua hanya hujan rintik-rintik aman juga setelah hujan, dengan trek basah bisa jalan terus” jelas Daniel lebih lanjut.
“Harapan kami semoga bisa semakin banyak orang yang aware sama gokart. Industri gokart-nya bisa berkembang. Muncul banyak bibit baru. Semoga bisa berprestasi di luar negeri juga. Gak cuma di nasional,” tutup Daniel.
Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.