BYD kembali memperluas lini kendaraan listriknya dengan memperkenalkan Linghui e9, sedan EV terbaru yang secara khusus menyasar pasar transportasi publik seperti taksi, ride-hailing, perusahaan leasing, hingga kendaraan operasional pemerintah. Model ini berada di bawah sub-brand baru BYD bernama Linghui yang resmi diperkenalkan pada 2 Februari 2026.
Linghui hadir dengan visi menghadirkan mobilitas yang lebih efisien dan berbasis teknologi untuk kebutuhan komersial. Linghui e9 menjadi model perdana yang diperkenalkan secara resmi ke publik.
Desain Mirip BYD Han, Tampil Elegan dan Profesional

Secara tampilan, Linghui e9 mengusung bahasa desain yang mirip dengan generasi awal BYD Han. Bagian depan mengadopsi grille besar dengan aksen chrome bermotif dot-matrix yang memberi kesan premium. Lampu utama dibuat tajam dengan desain split, memperkuat karakter modernnya.
Logo Linghui terpasang di atas garis chrome bagian depan. Dari samping, sedan ini masih menggunakan door handle konvensional dan velg alloy berwarna hitam. Pilihan ukuran ban tersedia dalam dua opsi, yakni 245/50 R18 dan 245/45 R19.
Di bagian belakang, Linghui e9 memakai lampu belakang model menyambung (continuous taillight) yang kini jadi tren mobil listrik modern. Logo “Linghui EV” terletak di tengah bagasi, sementara emblem “e9” berada di sisi kanan bawah.
Dimensi Bongsor, Kabin Lega untuk Penumpang

Secara ukuran, Linghui e9 memiliki dimensi panjang 4.995 mm, lebar 1.910–1.940 mm, dan tinggi 1.495 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.920 mm.
Dengan dimensi tersebut, sedan ini masuk kategori midsize hingga large sedan, menawarkan ruang kabin yang lapang, hal penting untuk kendaraan taksi maupun layanan ride-hailing yang mengutamakan kenyamanan penumpang.
Spesifikasi Motor Listrik dan Jarak Tempuh
Linghui e9 dibekali motor listrik tunggal yang ditempatkan di bagian depan. Tersedia dua pilihan output tenaga:
- 135 kW (181 hp)
- 150 kW (201 hp)
Motor ini dipadukan dengan baterai Blade Lithium Iron Phosphate (LFP) khas BYD yang dikenal aman dan tahan lama.
Tersedia dua pilihan kapasitas baterai:
- 60,5 kWh dengan jarak tempuh hingga 535 km (CLTC)
- 64,315 kWh dengan jarak tempuh hingga 605 km (CLTC)
Dengan daya jelajah maksimal 605 km, Linghui e9 sangat ideal untuk operasional harian taksi atau armada ride-hailing yang membutuhkan efisiensi dan jarak tempuh panjang tanpa sering mengisi ulang daya.
Fokus ke Pasar Transportasi Publik
Selain Linghui e9, BYD juga telah mendaftarkan beberapa model lain di bawah sub-brand ini, termasuk Linghui e5, Linghui e7, serta Linghui M9 (plug-in hybrid). Seri “e” sepenuhnya bertenaga listrik, sedangkan M9 menjadi satu-satunya model PHEV.
Kehadiran Linghui menunjukkan keseriusan BYD dalam menggarap pasar kendaraan listrik komersial. Dengan spesifikasi yang kompetitif dan jarak tempuh panjang, Linghui e9 berpotensi menjadi salah satu pilihan utama armada taksi listrik di China.
Menarik untuk ditunggu, apakah lini Linghui ini nantinya juga akan merambah pasar ekspor termasuk Asia Tenggara.
Pantau terus Moladin untuk update terbaru seputar mobil listrik global dan potensi masuknya ke pasar Indonesia.


