Jazz GD3 masih menjadi salah satu hatchback bekas yang banyak dilirik di pasar Indonesia karena reputasinya yang irit, praktis, dan punya desain yang tak lekang waktu.
Meski usianya sudah lebih dari satu dekade, mobil ini tetap relevan untuk penggunaan harian, terutama di perkotaan.
Buat kamu yang sedang mempertimbangkan unit ini, penting untuk memahami harga pasar, spesifikasi, hingga kelebihan dan kekurangannya secara menyeluruh.
Daftar Harga Jazz GD3 Bekas Semua Tipe

Harga bekas Jazz GD3 sangat bervariasi tergantung tahun produksi, varian mesin (i-DSI atau VTEC), jenis transmisi, serta kondisi kendaraan secara keseluruhan.
Umumnya, unit tahun awal memiliki banderol lebih terjangkau dibanding keluaran terakhir. Berikut kisaran harganya:
1. Honda Jazz GD3 i-DSI (2004-2007)
Varian ini dikenal fokus pada efisiensi bahan bakar, cocok untuk penggunaan harian dengan mobilitas tinggi.
- 2004-2005: Rp50.000.000 – Rp75.000.000
- 2006-2007: Rp75.000.000 – Rp95.000.000
2. Honda Jazz GD3 VTEC (2005-2008)
Tipe ini menawarkan performa lebih responsif dan fitur lebih lengkap, termasuk paddle shift pada transmisi otomatis.
- 2005-2006: Rp70.000.000 – Rp90.000.000
- 2007-2008: Rp90.000.000 – Rp130.000.000
Perlu diingat, harga bisa berubah tergantung lokasi, riwayat servis, dan modifikasi yang dilakukan pemilik sebelumnya.
Spesifikasi Jazz GD3
Sebelum memutuskan membeli, penting untuk memahami spesifikasi teknis dari generasi pertama Honda Jazz ini.
Mobil ini hadir dengan dua pilihan mesin yang sama-sama menggunakan basis 1.5 liter, namun memiliki karakter berbeda.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Model | Honda Jazz GD3 (2004–2008) |
| Mesin | L15A, 4-silinder segaris, SOHC, 16 katup |
| Kapasitas | 1.496 cc |
| Tenaga i-DSI | 87 PS @ 5.500 rpm |
| Torsi i-DSI | 128 Nm @ 2.700 rpm |
| Tenaga VTEC | 110 PS @ 5.800 rpm |
| Torsi VTEC | 143 Nm @ 4.800 rpm |
| Sistem BBM | PGM-FI |
| Transmisi | Manual & CVT |
Secara umum, varian i-DSI lebih unggul dalam efisiensi bahan bakar, sedangkan VTEC menawarkan performa lebih agresif.
Kelebihan dan Kekurangan Jazz GD3

Sebelum kamu meminang mobil Jazz tipe ini, ada baiknya memahami sisi positif dan kekurangannya agar tidak salah pilih.
Kelebihan
Secara keseluruhan, mobil ini punya banyak nilai jual yang membuatnya tetap diminati hingga sekarang.
- Kabin luas dan fleksibel
Sistem Ultra Seat memungkinkan jok belakang dilipat rata lantai, memberikan ruang angkut yang sangat lega. - Desain tetap menarik
Tampilan eksteriornya masih terlihat modern dan sporty meski sudah berumur. - Mesin terkenal bandel
Mesin L15A dikenal awet dan minim masalah jika dirawat dengan baik. - Pilihan karakter mesin
i-DSI irit untuk harian, VTEC cocok buat yang butuh performa lebih. - Konsumsi bahan bakar efisien
Rata-rata konsumsi BBM berada di kisaran 10-13 km/liter untuk penggunaan dalam kota.
Kekurangan yang Harus Dipertimbangkan
Di balik kelebihannya, tentu ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli. Berikut ini beberapa kekurangannya:
- Transmisi CVT cukup sensitif
Jika tidak dirawat dengan benar, sering muncul gejala seperti jedug atau gredek. Penggunaan oli CVT original sangat disarankan. - Kaki-kaki mulai aus
Mengingat usia kendaraan, komponen seperti rack steer dan bushing biasanya sudah perlu penggantian. - Suspensi cenderung keras
Bantingan terasa kurang nyaman dibanding rival di kelasnya. - Mesin sudah berumur
Perlu pengecekan menyeluruh, terutama pada sistem pendingin. - Ground clearance rendah
Kurang ideal untuk jalan rusak atau polisi tidur tinggi.
Apakah Masih Layak Dibeli?
Di tahun 2026, Jazz GD3 masih tergolong layak dibeli, terutama untuk kamu yang mencari mobil pertama dengan budget terbatas.
Kombinasi antara harga yang relatif terjangkau, konsumsi BBM efisien, serta kabin luas menjadi nilai tambah utama.
Namun, Moladiners tetap harus selektif saat memilih unit. Pastikan kondisi mesin, transmisi, dan kaki-kaki dalam keadaan prima agar tidak mengeluarkan biaya tambahan besar di kemudian hari.
Jika mendapatkan unit yang terawat, mobil ini masih sangat nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Tips Membeli Mobil Bekas
Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal penting yang wajib kamu perhatikan sebelum membeli unit bekas.
1. Gunakan jasa inspeksi profesional
Moladiners disarankan menggunakan layanan inspeksi mobil bekas seperti MoInspeksi dari Moladin agar kondisi mobil bisa diketahui secara detail dan transparan.
2. Cek riwayat servis
Pastikan mobil memiliki catatan servis rutin, terutama untuk bagian mesin dan transmisi.
3. Perhatikan kondisi transmisi
Untuk tipe CVT, lakukan test drive dan rasakan apakah ada gejala hentakan atau suara tidak normal.
4. Periksa kaki-kaki dan suspensi
Dengarkan bunyi aneh saat mobil berjalan di jalan tidak rata, karena ini bisa jadi indikasi kerusakan.
5. Pastikan dokumen lengkap
Cek keabsahan STNK, BPKB, serta kesesuaian nomor rangka dan mesin untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa mendapatkan unit yang masih layak pakai dan minim risiko biaya perbaikan besar.
Pantau terus Moladin.com jika kamu sedang mencari referensi mobil bekas berkualitas atau ingin tahu seputar informasi otomotif terbaru.



