Honda dikabarkan menunda peluncuran generasi terbaru sejumlah model utamanya, termasuk Honda Accord dan Honda ZR-V. Keputusan ini muncul setelah pabrikan asal Jepang tersebut melakukan penyesuaian besar dalam strategi elektrifikasi.
Langkah tersebut berkaitan dengan pembatalan beberapa proyek kendaraan listrik (EV) yang sebelumnya sudah direncanakan. Kondisi ini membuat Honda harus mengatur ulang arah pengembangan produk sekaligus menjaga stabilitas bisnis di tengah perubahan industri otomotif global.
Rugi Besar, Honda Stop Sejumlah Proyek EV

Honda dilaporkan menanggung kerugian besar setelah membatalkan lima model EV yang sebelumnya disiapkan untuk pasar Amerika Serikat. Nilainya mencapai sekitar US$15,8 miliar.
Model yang dihentikan mencakup lini “0 Series” seperti 0 Saloon dan 0 SUV, hingga proyek kolaborasi dengan Sony melalui Afeela. Seluruh model tersebut sebelumnya direncanakan diproduksi di fasilitas Honda di Ohio, AS.
Fokus Bergeser ke Teknologi Hybrid
Setelah pembatalan proyek EV, Honda kini mengarahkan fokus ke pengembangan kendaraan hybrid. Strategi ini dinilai lebih sesuai untuk pasar saat ini, terutama di Amerika dan Asia.
Di sisi lain, pengembangan mobil listrik tetap berjalan, namun lebih selektif. Honda disebut akan fokus pada model tertentu, termasuk kendaraan kecil dan produk khusus di beberapa pasar.
Generasi Baru Mundur dari Jadwal

Penyesuaian strategi ini berdampak langsung pada siklus produk. Generasi terbaru Honda Accord diperkirakan baru akan masuk produksi sekitar 2030, mundur dari jadwal normal.
Model tersebut juga disebut akan hadir dalam format hybrid sepenuhnya. Sementara itu, generasi berikutnya dari ZR-V diproyeksikan meluncur sekitar 2032.
Sejumlah Model Lain Ikut Tertunda
Tidak hanya Accord dan ZR-V, beberapa model lain juga mengalami penyesuaian jadwal. Di antaranya:
- Honda Odyssey yang baru akan diperbarui sekitar 2030
- Acura Integra yang masa produksinya diperpanjang
- Acura MDX yang diperkirakan bertahan hingga 2031
Langkah ini dilakukan agar lini produk tetap tersedia di pasar tanpa harus terburu-buru menghadirkan model baru.
Strategi Menyesuaikan Kondisi Pasar
Keputusan ini menunjukkan bahwa transisi ke kendaraan listrik masih menghadapi berbagai tantangan. Honda memilih menyesuaikan strategi dengan memperpanjang umur model yang ada sambil mengoptimalkan teknologi hybrid.
Untuk kamu yang ingin update berita otomotif terbaru dan perkembangan model mobil global, kamu bisa pantau terus informasi terbarunya lewat Moladin.



