Pasar SUV ladder frame di Indonesia masih didominasi oleh dua nama besar, yaitu Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
Tidak mengherankan jika topik Fortuner vs Pajero Sport bekas sering menjadi pertimbangan calon pembeli yang menginginkan mobil tangguh dengan kenyamanan tinggi serta nilai jual kembali yang relatif stabil.
Keduanya sama-sama menawarkan mesin diesel bertenaga, kabin luas, dan kemampuan melibas berbagai kondisi jalan.
Namun, ada sejumlah perbedaan penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli unit bekasnya. Yuk, simak!
Perbedaan Fortuner vs Pajero Sport Bekas dari Berbagai Aspek
Jika membahas Fortuner vs Pajero Sport bekas, sektor mesin menjadi salah satu pertimbangan utama. Keduanya menggunakan mesin diesel modern yang terkenal tangguh, tetapi memiliki karakter berbeda.
1. Toyota Fortuner Unggul dalam Tenaga
Pada varian GR Sport bermesin diesel 2.8 liter, Toyota Fortuner mampu menghasilkan tenaga sekitar 201 hp dengan torsi maksimal mencapai 500 Nm.
Angka tersebut membuat akselerasinya terasa responsif, terutama saat melintasi jalan tol atau membawa muatan penuh.
Karakter tenaga besar juga memberikan keuntungan ketika melewati tanjakan maupun medan yang membutuhkan dorongan torsi tinggi.
2. Fitur Keselamatan Sama-Sama Modern
Baik Fortuner maupun Pajero Sport telah dibekali teknologi keselamatan yang cukup lengkap.
Beberapa fitur yang tersedia pada Toyota Fortuner antara lain:
- Lane Departure Alert
- Hill Start Assist
- Kamera 360 derajat
- Vehicle Stability Control
- Traction Control
Sementara Mitsubishi Pajero Sport menawarkan fitur seperti:
- Adaptive Cruise Control
- Blind Spot Warning
- Forward Collision Mitigation
- Ultrasonic Misacceleration Mitigation System
- Multi Around Monitor
Pilihan fitur tersebut membuat keduanya sama-sama kompetitif di kelas SUV tujuh penumpang.
3. Pajero Sport Mengandalkan Efisiensi dan Kenyamanan
Di sisi lain, Mitsubishi Pajero Sport Dakar dibekali mesin diesel 2.4 liter MIVEC turbo yang menghasilkan tenaga sekitar 179 hp dan torsi 430 Nm.
Walaupun spesifikasinya sedikit berada di bawah Fortuner, performanya tetap memadai untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Keunggulan lain terletak pada transmisi otomatis 8-percepatan yang mampu menjaga putaran mesin tetap efisien sehingga berkendara terasa lebih halus sekaligus membantu konsumsi bahan bakar.
4. Harga Pasaran dan Nilai Jual Kembali
Di pasar mobil bekas Indonesia, Fortuner umumnya memiliki nilai jual kembali yang sangat kuat.
Tingginya permintaan membuat depresiasi harga cenderung stabil sehingga menarik bagi pembeli yang mempertimbangkan investasi jangka panjang.
Sementara itu, Pajero Sport juga memiliki komunitas pengguna yang besar dan peminat yang terus bertambah.
Harga bekasnya relatif kompetitif sehingga sering menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap dengan nilai pembelian yang sebanding.
Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa riwayat servis berkala, kondisi kaki-kaki, transmisi, serta memastikan tidak ada bekas tabrakan besar atau banjir.
Estimasi Pajak Tahunan yang Perlu Dipersiapkan
Selain harga beli, biaya tahunan juga penting diperhatikan ketika mempertimbangkan Fortuner vs Pajero Sport bekas. Berikut kisaran pajak kendaraannya:
| Tahun Kendaraan | Pajak Fortuner | Pajak Pajero Sport |
|---|---|---|
| 2016 | Sekitar Rp6,5 juta | Sekitar Rp6,2 juta |
| 2018 | Sekitar Rp7,2 juta | Sekitar Rp6,8 juta |
| 2020 | Sekitar Rp8,3 juta | Sekitar Rp7,9 juta |
| 2022 | Sekitar Rp9 juta | Sekitar Rp8,7 juta |
Besaran tersebut dapat berbeda tergantung wilayah registrasi kendaraan, tipe, hingga kebijakan pajak daerah yang berlaku. Karena itu, pastikan mengecek data resmi sebelum melakukan transaksi.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?

Memilih antara Fortuner vs Pajero Sport bekas tentunya bergantung pada prioritas masing-masing pembeli.
Fortuner menawarkan tenaga lebih besar dan nilai jual kembali yang terkenal kuat, sedangkan Pajero Sport memberikan kombinasi fitur modern, kenyamanan berkendara, dan efisiensi yang menarik.
Apa pun pilihanmu, pastikan melakukan inspeksi menyeluruh sebelum membeli agar mendapatkan unit dengan kondisi terbaik dan biaya kepemilikan yang lebih terkendali.
Tips Memilih SUV Diesel Bekas Sebelum Membeli
Sebelum memutuskan membawa pulang antara Fortuner vs Pajero Sport bekas, berikut beberapa hal yang sebaiknya diperiksa:
1. Gunakan Jasa Inspeksi Mobil Bekas
Manfaatkan layanan inspeksi profesional seperti MoInspeksi dari Moladin untuk mengetahui kondisi mesin, kaki-kaki, kelistrikan, hingga riwayat kendaraan secara menyeluruh sebelum transaksi dilakukan.
2. Pastikan Riwayat Perawatan Jelas
Mobil yang rutin menjalani servis berkala umumnya memiliki kondisi mesin dan transmisi yang lebih terjaga.
3. Bandingkan Harga Pasar
Harga Fortuner vs Pajero Sport bekas bisa berbeda tergantung tahun dan kondisi. Jangan terpaku pada harga murah tanpa inspeksi menyeluruh.
4. Hitung Total Biaya Kepemilikan
Selain harga beli, pertimbangkan biaya pajak, asuransi, servis berkala, serta penggantian komponen yang mungkin diperlukan dalam beberapa tahun ke depan.
5. Verifikasi Dokumen Kendaraan
Periksa kesesuaian nomor rangka, nomor mesin, STNK, dan BPKB untuk menghindari masalah administratif di kemudian hari.
Apa pun pilihanmu, pastikan melakukan pengecekan kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum transaksi.
Temukan informasi terbaru seputar mobil bekas, tips otomotif, hingga rekomendasi kendaraan lainnya hanya di Moladin.com!



