Low SUV bekas masih menjadi salah satu pilihan favorit bagi keluarga Indonesia yang menginginkan mobil dengan kabin lega, posisi duduk lebih tinggi, dan tampilan yang lebih gagah dibanding Low MPV. Menariknya, harga bekasnya kini semakin kompetitif sehingga lebih mudah dijangkau.
Tak sedikit pembeli yang sebelumnya menggunakan MPV kemudian beralih ke Low SUV karena ingin mendapatkan visibilitas berkendara yang lebih baik tanpa harus membeli SUV berukuran besar. Selain nyaman dipakai harian, mobil-mobil di segmen ini juga masih memiliki nilai jual kembali yang cukup stabil.
Daftar Low SUV Bekas Juli 2026 yang Layak Dibeli
1. Toyota Rush (2015–2018)

Toyota Rush dikenal sebagai salah satu Low SUV bekas yang paling mudah direkomendasikan. Selain jaringan bengkel yang luas, ketersediaan suku cadangnya juga melimpah sehingga biaya kepemilikan relatif mudah diprediksi.
Mobil ini cocok untuk kamu yang sering bepergian bersama keluarga atau melewati jalan dengan kondisi kurang mulus. Nilai jual kembali Rush juga termasuk salah satu yang terbaik di kelasnya, sehingga risiko depresiasinya relatif lebih rendah.
| Tahun | Kisaran Harga |
|---|---|
| 2015 | Rp143 juta |
| 2016 | Rp154 juta |
| 2017 | Rp167 juta |
| 2018 | Rp182 juta |
2. Daihatsu Terios (2015–2018)
Bagi yang mengincar harga lebih terjangkau, Daihatsu Terios bisa menjadi alternatif menarik. Secara karakter, mobil ini masih memiliki banyak kesamaan dengan Rush, namun biasanya ditawarkan dengan harga bekas yang lebih bersahabat.
Terios cocok untuk pengguna yang mengutamakan mobil keluarga dengan biaya perawatan yang relatif ringan. Selisih harga belasan juta rupiah dibanding kompetitornya bisa menjadi nilai tambah saat mempertimbangkan anggaran.
| Tahun | Kisaran Harga |
| 2015 | Rp135 juta |
| 2016 | Rp143 juta |
| 2017 | Rp150 juta |
| 2018 | Rp160 juta |
3. Honda BR-V (2016–2019)

Honda BR-V menawarkan sensasi berkendara yang lebih responsif dibanding beberapa rivalnya. Handling yang cukup baik membuat mobil ini nyaman digunakan baik di dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Jika kamu menginginkan Low SUV bekas dengan nuansa mengemudi yang lebih dinamis tanpa mengorbankan kapasitas tujuh penumpang, BR-V layak masuk daftar incaran. Nilai jualnya juga masih cukup kompetitif di pasar mobil bekas.
| Tahun | Kisaran Harga |
| 2016 | Rp145 juta |
| 2017 | Rp152 juta |
| 2018 | Rp180 juta |
| 2019 | Rp200 juta |
4. Suzuki XL7 (2020–2022)
Suzuki XL7 menjadi salah satu pilihan paling muda di daftar ini. Desainnya modern, kabinnya nyaman, serta sudah dibekali berbagai fitur yang lebih mengikuti kebutuhan pengguna masa kini.
Bagi pembeli yang ingin mendapatkan mobil bekas dengan usia relatif muda dan potensi perawatan yang lebih minim, XL7 merupakan opsi yang menarik. Konsumsi bahan bakarnya juga dikenal cukup efisien untuk penggunaan harian.
| Tahun | Kisaran Harga |
| 2020 | Rp198 juta |
| 2021 | Rp213 juta |
| 2022 | Rp232 juta |
5. Mitsubishi Xpander Cross (2019–2022)

Xpander Cross menawarkan kenyamanan berkendara yang menjadi salah satu keunggulannya. Suspensi terasa empuk, kabin cukup senyap, dan posisi duduk tinggi membuat perjalanan jauh lebih menyenangkan.
Mobil ini cocok bagi keluarga yang sering bepergian antarkota atau melintasi berbagai kondisi jalan. Meski harga bekasnya masih relatif tinggi, banyak konsumen menilai kenyamanan dan fitur yang ditawarkan sebanding dengan banderolnya.
| Tahun | Kisaran Harga |
| 2019 | Rp214 juta |
| 2020 | Rp226 juta |
| 2021 | Rp241 juta |
| 2022 | Rp253 juta |
Tips Membeli Low SUV Bekas
Sebelum memutuskan membeli Low SUV bekas, jangan hanya tergiur harga murah. Kondisi kendaraan tetap menjadi faktor utama agar mobil nyaman digunakan dan tidak menimbulkan biaya perbaikan besar setelah dibeli. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Gunakan jasa inspeksi mobil bekas dari MoInspeksi
Jika kurang memahami kondisi teknis mobil, manfaatkan layanan inspeksi mobil bekas dari MoInspeksi. Pemeriksaan menyeluruh mulai dari mesin, kaki-kaki, bodi, hingga riwayat kendaraan dapat membantu kamu menghindari unit bekas yang pernah mengalami kerusakan berat atau banjir.
2. Sesuaikan dengan kebutuhan keluarga
Pilih mobil sesuai kebutuhan penggunaan. Jika lebih sering dipakai di dalam kota, fokuslah pada kenyamanan dan efisiensi bahan bakar. Namun bila sering bepergian jauh, prioritaskan kabin yang lega dan suspensi yang nyaman.
3. Cek riwayat servis berkala
Mobil yang memiliki catatan servis rutin umumnya lebih terawat. Riwayat perawatan juga memberikan gambaran apakah kendaraan mendapatkan perhatian yang baik dari pemilik sebelumnya.
4. Lakukan test drive
Jangan lewatkan test drive sebelum transaksi. Perhatikan respons mesin, perpindahan transmisi, suara suspensi, hingga kenyamanan saat dikendarai agar tidak muncul kejutan setelah mobil dibawa pulang.
5. Bandingkan harga di beberapa penjual
Harga Low SUV bekas bisa berbeda tergantung kondisi, lokasi, dan kelengkapan dokumen. Luangkan waktu untuk membandingkan beberapa pilihan agar mendapatkan unit dengan harga paling masuk akal.
Kesimpulan
Pilihan Low SUV bekas pada Juli 2026 cukup beragam, mulai dari Daihatsu Terios yang ramah di kantong hingga Mitsubishi Xpander Cross yang menawarkan kenyamanan lebih modern. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, sehingga sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang kamu miliki.
Agar proses membeli mobil bekas semakin aman dan minim risiko, jangan lupa lakukan inspeksi kendaraan sebelum transaksi. Kamu juga bisa menemukan berbagai informasi, rekomendasi mobil bekas dan terbaru, hingga tips otomotif terupdate lainnya di Moladin!



