Penjualan mobil baru di Indonesia pada September 2026 menunjukkan persaingan menarik. Toyota masih memimpin pasar, tetapi BYD juga mencuri perhatian setelah mempertahankan posisi tiga besar dan mencatat distribusi lebih tinggi dibandingkan Suzuki maupun Mitsubishi.
Buat kamu yang sedang mengikuti perkembangan pasar otomotif atau mempertimbangkan membeli mobil baru, data penjualan ini bisa menjadi gambaran merek yang banyak didistribusikan dan dipilih konsumen. Namun, perlu diingat bahwa angka penjualan merek tidak otomatis menunjukkan model mobil yang paling laris.
Daftar Merek Mobil Terlaris September 2026 Berdasarkan Wholesales

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau distribusi mobil dari pabrik ke dealer mencapai 79.540 unit pada September 2026. Angka ini turun 2,7% dibandingkan Agustus yang mencapai 81.757 unit.
Berikut 10 merek dengan wholesales tertinggi pada September 2026.
| Peringkat | Merek | Wholesales |
|---|---|---|
| 1 | Toyota | 21.877 unit |
| 2 | Daihatsu | 11.558 unit |
| 3 | BYD | 6.031 unit |
| 4 | Suzuki | 5.316 unit |
| 5 | Mitsubishi Fuso | 4.725 unit |
| 6 | Mitsubishi | 4.661 unit |
| 7 | Honda | 3.466 unit |
| 8 | Jaecoo | 3.400 unit |
| 9 | Hino | 3.262 unit |
| 10 | Isuzu | 3.155 unit |
1. Toyota – Masih Memimpin Pasar
Toyota menempati posisi pertama dengan distribusi 21.877 unit. Capaian ini meningkat dari 20.357 unit pada Agustus. Pilihan model yang luas, mulai dari mobil keluarga seperti Avanza dan Kijang Innova hingga SUV seperti Rush, menjadi salah satu daya tarik merek ini bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.
2. Daihatsu – Andalan di Segmen Mobil Terjangkau
Daihatsu berada di posisi kedua dengan 11.558 unit. Meski masih menjadi salah satu pemain terbesar, distribusinya turun dari 13.214 unit pada Agustus. Model seperti Sigra, Ayla, dan Xenia menyasar konsumen yang mencari mobil untuk aktivitas harian maupun kebutuhan keluarga.
3. BYD – Merek China yang Semakin Kompetitif
BYD mempertahankan posisi ketiga dengan 6.031 unit. Meski turun dari 7.870 unit pada Agustus, produsen mobil listrik ini masih unggul dari Suzuki dan Mitsubishi. Kehadiran model seperti Atto 1, Dolphin, dan M6 memperluas pilihan kendaraan listrik untuk penggunaan perkotaan hingga keluarga.
4. Suzuki – Tetap Kuat di Segmen Harian
Suzuki mencatat distribusi 5.316 unit, turun dari 5.935 unit pada bulan sebelumnya. Model seperti XL7, Ertiga, dan Carry melayani kebutuhan yang beragam, mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan niaga.
5. Mitsubishi Fuso – Kuat di Kendaraan Niaga
Mitsubishi Fuso membukukan 4.725 unit, sedikit lebih rendah dari 4.882 unit pada Agustus. Angka ini menunjukkan peran penting kendaraan niaga dalam pasar otomotif, terutama untuk mendukung distribusi barang dan operasional bisnis.
6. Mitsubishi – SUV dan MPV Jadi Andalan
Mitsubishi mencatat 4.661 unit, turun dari 5.022 unit pada Agustus. Xpander dan Xpander Cross menyasar keluarga, sedangkan Pajero Sport menawarkan pilihan SUV untuk konsumen yang membutuhkan karakter kendaraan berbeda.
7. Honda – Masih Menjadi Pilihan Konsumen
Honda membukukan 3.466 unit, naik dari 3.177 unit pada Agustus. Brio, HR-V, dan WR-V menawarkan pilihan dari mobil perkotaan hingga SUV compact, sehingga konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan anggaran.
8. Jaecoo – Distribusi Terus Bertumbuh
Jaecoo mencatat 3.400 unit, meningkat dari 3.300 unit pada Agustus. Kenaikan ini menunjukkan distribusi yang membaik. Kehadiran SUV seperti J7 menjadi bagian dari persaingan merek baru yang menawarkan desain modern dan fitur beragam.
9. Hino – Menopang Kebutuhan Transportasi Bisnis
Hino membukukan 3.262 unit, naik dari 2.871 unit pada Agustus. Fokus pada kendaraan niaga membuat merek ini relevan bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan untuk angkutan barang dan operasional bisnis.
10. Isuzu – Tetap Diperhitungkan di Segmen Niaga
Isuzu menempati posisi kesepuluh dengan 3.155 unit, meningkat dari 2.914 unit pada Agustus. Kendaraan seperti Elf dan Traga menyasar kebutuhan usaha, sedangkan lini kendaraan diesel lainnya mendukung beragam aktivitas komersial.
