Datsun Go Panca 2018 bekas bisa dilirik buat kamu yang mencari mobil harian dengan harga di bawah Rp100 juta. Mobil hatchback ini menawarkan mesin 1.200 cc, kapasitas lima penumpang, serta konsumsi BBM yang relatif irit untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Diperkenalkan oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI) pada 2014, Datsun Go Panca hadir sebagai salah satu pilihan mobil di segmen LCGC. Di pasar mobil bekas, model ini bersaing dengan Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio Satya.
Selain Go Panca untuk lima penumpang, tersedia Datsun Go+ Panca yang memiliki kapasitas hingga tujuh penumpang. Lantas, berapa harga bekas tahun 2018, bagaimana spesifikasinya, dan apa saja yang perlu diperiksa sebelum membeli?
Spesifikasi Datsun Go Panca 2018

Datsun Go Panca 2018 mengandalkan mesin HR12DE berkapasitas 1.198 cc dengan konfigurasi tiga silinder. Mesin ini menggunakan teknologi DOHC 12 katup dan sistem injeksi bahan bakar elektronik atau EFI.
Berikut spesifikasi utama yang tersedia untuk model ini.
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Model | Datsun Go Panca |
| Tahun | 2018 |
| Kode mesin | HR12DE |
| Kapasitas mesin | 1.198 cc |
| Konfigurasi | 3-silinder segaris |
| Teknologi katup | DOHC, 12 katup |
| Sistem bahan bakar | Electronic Fuel Injection (EFI) |
| Tenaga maksimum | 78 PS pada 6.000 rpm |
| Torsi maksimum | 104 Nm pada 4.400 rpm |
| Transmisi | Manual pada varian yang tercantum |
| Kapasitas penumpang | 5 orang untuk Go Panca |
| Varian keluarga | Go+ Panca, hingga 7 penumpang |
Mesin 1.200 cc tersebut dirancang untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, seperti perjalanan ke kantor, mengantar anak, atau berbelanja. Tenaga 78 PS dan torsi 104 Nm cukup untuk penggunaan normal, meskipun karakter mesin tiga silinder tetap perlu dipertimbangkan jika kamu sering membawa penumpang penuh atau melewati tanjakan.
Fitur Datsun Go Panca 2018
Sebagai mobil di kelas LCGC, fitur Datsun Go Panca cenderung sederhana. Meski begitu, sejumlah kelengkapan interior masih mendukung kebutuhan berkendara sehari-hari.
1. Interior dan Kenyamanan
Kabin Datsun Go Panca didominasi warna hitam dengan aksen silver pada beberapa panel. Kombinasi ini memberikan tampilan interior yang sederhana dan tidak terlalu mudah memperlihatkan noda ringan.
Mobil ini juga memiliki head unit bawaan untuk hiburan selama perjalanan. Panel instrumennya memadukan tampilan analog dan digital, sedangkan jok berbahan fabric dirancang dengan bentuk ergonomis untuk menunjang kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Untuk mobil bekas berusia sekitar delapan tahun, kondisi aktual fitur tersebut lebih penting daripada sekadar kelengkapan bawaan. Pastikan head unit, panel instrumen, pengaturan jok, dan komponen kabin lainnya masih berfungsi dengan baik.
2. Eksterior dan Fitur Keselamatan
Informasi detail mengenai kelengkapan eksterior dan fitur keselamatan setiap varian belum tersedia secara lengkap dalam pembahasan ini. Sebaiknya, periksa langsung unit yang ditawarkan dan cocokkan perlengkapannya dengan tipe kendaraan serta dokumen penjualan.
Jangan lupa mengecek lampu utama, lampu rem, wiper, sabuk pengaman, dan indikator peringatan pada panel instrumen. Untuk fitur keselamatan seperti airbag dan sistem pengereman, pastikan keberadaan serta kondisinya sesuai spesifikasi unit yang kamu incar.
Konsumsi BBM Datsun Go Panca 2018
Konsumsi BBM Datsun Go Panca 2018 berada di kisaran 12–14 km/liter untuk penggunaan dalam kota. Pada perjalanan luar kota dan jalan tol dengan kecepatan lebih konstan, efisiensinya bisa mencapai sekitar 17–23 km/liter.
Berikut gambaran konsumsi BBM yang dapat dijadikan acuan.
| Kondisi Berkendara | Konsumsi BBM |
|---|---|
| Dalam kota, lalu lintas padat | 12,3–13,5 km/liter |
| Luar kota, kecepatan konstan | 17–20 km/liter |
| Jalan tol | 19,8–23,5 km/liter |
Angka tersebut merupakan kisaran, bukan jaminan konsumsi setiap unit. Kondisi mesin, tekanan ban, penggunaan AC, beban penumpang, kemacetan, dan gaya berkendara dapat memengaruhi hasilnya.
Untuk pemakaian harian, karakter mesin 1.200 cc membuat Go Panca layak dipertimbangkan oleh pembeli yang mengutamakan efisiensi. Namun, jika mobil lebih sering digunakan di tengah kemacetan, sebaiknya hitung kebutuhan BBM berdasarkan kondisi perjalanan yang benar-benar kamu hadapi.



