Penting! 5 Tips Mengendarai Motor di Bawah Terik Matahari

Pengguna motor selama aktivitas dengan kendaraan bermotor seringkali menghadapi macet, sayangnya kerap kali pengendara menghadapi kondisi terik dan panas tanpa menggunakan jaket. Kesadaran berkendara dengan baik dan aman juga masih belum dimiliki.

Selain kondisi hujan, di saat matahari sedang terik juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengendara motor demi menunjang keselamatan saat perjalanan. Apa saja kira-kira?

 

Honda Scoopy All New

*Angsuran mulai dari

 

Gunakan Helm

Sebagian orang masih berpikir bahwa helm merupakan aksesori berkendara yang berfungsi menghindari ditilang polisi. Padahal helm adalah salah satu perlengkapan penting untuk menjaga keselamatan pengendara.

Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah jalan seperti kecelakaan, helm bisa melindungi kepala dari benturan keras. Tak hanya itu, saat kondisi cuaca sedang terik, helm berfungsi melindungi diri dari panasnya matahari serta debu yang beterbangan di jalan raya.

Bila berkendara di malam hari, helm berfungsi melindungi pengendara dari binatang kecil yang rawan masuk mata.

 

Memakai Jaket

Tips yang ke dua adalah gunakan jaket agar kulit terlindung dari sengatan sinar matahari. Meski begitu, kadang masih ada pengendara yang tidak memakai jaket karena membuat tubuh cepat berkeringat sehingga berkendara jadi tidak nyaman dan bisa mengganggu konsentrasi menyetir.

Kalau begitu, Anda harus tahu nih bagaimana memilih desain jaket yang pas untuk berkendara di bawah cuaca terik.

Bahan Jaket

Untuk mendapatkan jaket yang nyaman digunakan, aspek pertama yang harus diperhatikan adalah bahan pembuatnya. Pilihlah desain jaket yang terbuat dari bahan mesh atau jaring-jaring.

Bahan mesh memungkinkan udara di dalamnya tetap masuk dan mendinginkan suhu tubuh. Saat ini bahan mesh cenderung kuat sehingga juga bisa melindungi tubuh dari lecet jika terjatuh.

Selain jaket dari mesh, Anda juga bisa menggunakan jaket yang ada ventilasi udaranya. Dengan begitu, sirkulasi udara di dalam jaket pun  berjalan dengan baik.

Warna Jaket

Setelah bahan, perhatikan juga warna jaket yang kamu kenakan. Hindari menggunakan desain jaket berwarna gelap seperti hitam karena dapat menyerap panas dengan baik dan membuat tubuh cepat gerah.

Disarankan untuk memilih jaket berwarna cerah seperti krem, putih, dan kuning. Meski warna tersebut lebih cepat kotor, tapi bisa mengurangi suhu panas pada tubuh ketika berkendara di cuaca panas.

 

3. Perbanyak Minum Air

botol minum

Berkendara di cuaca panas sering kali membuat tubuh cepat haus dan dehidrasi. Untuk mengatasinya, Anda harus banyak minum air putih. Kemudian, pasti ada yang bertanya-tanya manakah yang lebih disarankan, minum air putih dingin atau minum air hangat?

Anda disarankan meminum air putih dengan suhu normal, tidak terlalu panas tapi juga tidak begitu dingin. Kalau Anda meminum minuman panas, air yang Anda minum dapat memicu keringat keluar lebih banyak. Bila sudah begini, berkendara pun jadi tidak nyaman.

Sementara itu, minuman dingin yang umumnya dianggap menyegarkan saat cuaca panas juga bukan pilihan terbaik. Saat berkendara di cuaca panas, suhu tubuh akan naik. Meminum air dingin menyebabkan suhu tubuh dipaksa turun dengan cepat. Kondisi ini tidak cukup baik untuk kesehatan.

 

Honda PCX 150 All New

*Angsuran mulai dari

 

4. Jangan Lupa Sarung Tangan dan Kaos Kaki

Selain helm dan jaket, perlengkapan lain yang wajib ada ketika berkendara di siang hari adalah sarung tangan dan kaos kaki, Ke dua atribut tersebut bisa melindungi tangan dan kaki dari sengatan matahari secara langsung. Bila berkendara di malam hari, ke duanya bisa melindungi diri dari hembusan angin malam yang dingin.

Penggunaan sarung tangan saat berkendara juga memiliki manfaat lain. Pertama, mengurangi risiko jari terluka parah apabila terjadi kecelakaan.

Saat matahari terik, telapak tangan bisa saja mengeluarkan volume keringat yang berlebih. Akibatnya, telapak tangan bisa tergelincir dari stang dan kehilangan kendali saat berkendara. Dengan menggunakan sarung tangan, maka Anda bisa menekan volume keringat yang berlebih pada telapak tangan.

 

5. Masker Juga Penting, Lho!

Terakhir dan tidak kalah penting adalah menggunakan masker. Saat musim kemarau, debu dan kotoran lebih mudah beterbangan. Nah, supaya debu tidak ikut terisap saat bernafas, ada baiknya untuk mengenakan masker.

Penggunaan masker ini juga bisa berdampak pada kesehatan, lho. Bila Anda tidak memakai masker ketika berkendara, efeknya memang tidak langsung dirasakan. Namun bila dilakukan terus-menerus, maka bakteri atau partikel berbahaya yang masuk ke tubuh berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan.

Beberapa penyakit seperti ISPA, bronkitis, TBC, sampai kanker paru-paru pun bisa timbul akibat jarang menggunakan masker di saat berkendara.

Bagaimana? Sudah menerapkan semua tips di atas saat berkendara? Jika belum, Anda bisa mempraktikkan 5 tips di atas agar tetap nyaman berkendara sekalipun di tengah terik matahari. Selamat mencoba!

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *