by

Jorge Lorenzo Gagal Total di MotoGP Jerez, Kecewa Berat!

Moladin MotoGP Jerez telah usai digelar, Minggu (05/5) waktu setempat. Bagi Jorge Lorenzo yang tak maksimal di rumah sendiri tentu menyisakan kesedihan, merasa gagal. Hasil ini tak seperti yang diharapkan, wajar bila Lorenzo saat ini merasa sedih, kecewa sekaligus khawatir.

Setelah masa sulit bersama Honda di awal musim, Jorge Lorenzo berharap banyak pada balapan Eropa pertama musim ini. Apalagi, Circuito de Jerez – Angel Nieto jadi salah trek favorit X-Fuera. Catatan pembalap berusia 32 tahun di Jerez terbilang mentereng, dengan mengoleksi lima kemenangan.

Jorge LorenzoJorge Lorenzo sedih dengan hasil di MotoGP Jerez

Sayangnya, harapan Jorge Lorenzo memperbaiki nasib di gelaran MotoGP 2019 sirna. Start dari posisi ke-11, Jorge Lorenzo lagi-lagi harus telan pil pahit setelah hanya mampu finis di posisi ke-12, bahkan kalah dari wild card Honda, Stefan Bradl. Sebagai seorang juara dunia, Lorenzo akan terus berjuang sampai temukan solusi agar kembali tampil kompetitif.

“Saya tidak merasa bahagia dengan hasil balapan. Saya merasa tidak antusias. Saat ini saya merasa sedih, kecewa sekaligus khawatir, tetapi saya akan terus maju. Kami akan memiliki tes penting (di Jerez) dengan banyak hal yang bisa kami uji, dengan harapan beberapa hal itu memberikan peningkatan dalam hal kecepatan. Saya berusaha terus berjalan, tetap berpikir positif. Inilah mentalitas yang saya punya,” ucap Jorge Lorenzo dikutip dari laman motorsport.com.

“Anda bisa lihat wajah saya, jelas ini bukanlah raut wajah bahagia. Ada banyak alasan, karena saya sudah mengeluarkan seluruh kemampuan di trek, namun pada akhirnya saya tidak bisa tampil lebih cepat, jelas ini bukanlah balapan yang saya inginkan. Saya adalah seorang juara dunia, harusnya saya berjuang hingga berhasil temukan solusi. Saya pasti bisa menemukan solusinya,” lanjutnya.

Kecepatan Lorenzo Bermasalah Saat Balapan

Sepanjang balapan Jorge Lorenzo terjebak di barisan belakang, bahkan hingga menjelang garis finis Lorenzo terlihat kesulitan memperbaiki posisinya. Lorenzo pun membeberkan masalah yang dihadapi saat balapan, kecepatan RC213V jadi masalah utamanya.

jorge-lorenzo-gagal-total-di-motogp-jerezRC213V bersamalah di MotoGP Jerez

“Seharusnya saya start dari baris pertama, minimal kedua, tentu ini akan menguntukan buat saya. Saya akan memiliki trek yang kosong, di tiga atau empat lap awal tentunya saya bisa tampil lebih cepat. Kenyataannya saya start dari posisi ke-14, ketika saya sendiri posisinya benar-benar tidak nyaman, saya tidak memiliki kecepatan cenderung lambat. Saya tidak bisa perbaiki posisi karena tidak cukup kompetitif,” ungkap Lorenzo yang finis ke-12 di MotoGP Jerez.

Baca Juga:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru