by

6 Kiat Lulus Uji Emisi Mobil Ala Suzuki, Tidak Sulit

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan kebijakan, setiap kendaraan bermotor di Ibu Kota wajib lulus uji emisi mobil. Hal ini dilakukan untuk dapat menekan polusi yang kian memprihatinkan.

Melalui penerapan ini, setiap kendaraan bermotor yang berusia di atas 3 tahun. Baik kendaraan umum maupun pribadi, diwajibkan untuk lolos uji emisi. Langkah Pemprov tersebut ternyata mendapatkan dukungan positif dari sejumlah pabrikan.

Hariadi, Asst. to Service Dept. Head, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan, ada beberapa kiat yang dapat diaplikasikan pemilik kendaraan. Supaya emisi gas buang kendaraan terkontrol sehingga dapat lolos uji emisi gas buang.

Dari penjelasan Hariadi, setidaknya ada enam langkah yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan. Supaya emisi yang dikeluarkan kendaraan dalam kondisi rendah emisi.

1. Lakukan Perawatan Secara Berkala, Agar Lulus Uji Emisi Mobil

Lulus uji emisi mobil Suzuki
Dengan perawatan secara berkala di bengkel resmi, dipastikan bisa lulus uji emisi mobil

Nah, yang perlu dilakukan bagi setiap pemilik kendaraan, sebaiknya rutin untuk melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Suzuki. Mulai dari mengganti oli secara teratur, tune-up, dan mengecek semua kerja komponen mesin.

Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kinerja mesin, agar lebih optimal dan efisien. Dengan begitu emisi gas buang pun terjaga.

2. Sebaiknya Tidak Modifikasi Secara Berlebihan

modifikasi mesin dapat mempengaruhi emisi gas buang
Modifikasi mesin dapat mempengaruhi emisi gas buang

Penting untuk diketahui, sebaiknya pemilik kendaraan menjaga kendaraan tetap dalam kondisi standar pabrik. Tujuannya agar pembakaran mesin tetap dalam kondisi normal.

Baca juga  Suzuki S-Presso, SUV Murah Cocok untuk Indonesia

Adanya campuran bahan bakar atau modifikasi mesin kendaraan berpotensi membuat pembakaran, cenderung tidak biasa dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih kotor. Dengan begitu, bisa dipastikan kendaraan kalian dapat lulus uji emisi mobil.

3. Pastikan Tidak Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Rendah

cara membuat motor kencang
Perhatikan penggunaan bahan bakar, agar kendaraan lulus uji emisi mobil

Penggunaan bahan bakar mempengaruhi pembakaran kendaraan. Gunakan bahan bakar minimal RON 90 atau lebih. Supaya hasil pembakaran sempurna dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih.

Sesuaikan pula dengan kompresi mesin mobil kamu dengan angka oktan bensin. Ambil contoh, bila memiliki kompresi 9-10:1 maka gunakan RON 90 atau Pertalite. Lalu untuk kompresi 10-11:1, sebisa mungkin pakai bensin RON 92 alias Pertamax.

4. Lakukan Carbon Clean

penggunaan carbon clean penting untuk membersihkan ruang mesin
penggunaan carbon clean penting untuk membersihkan ruang mesin

Untuk kendaraan yang telah berusia di atas 5 tahun. Sebaiknya membersihan timbunan karbon yang dihasilkan setelah proses pembakaran.

Biasanya, timbunan karbon ini ada pada kepala silinder dan membuat kompresi mesin meningkat sehingga dapat mengganggu kinerja mesin.

5. Cek Kondisi Knalpot, Karburator, dan Pengapian

Alasan mengapa knalpot mobil keluar air
Perhatikan kondisi knalpot, sebagai indikasi kelayakan emisi

Knalpot dapat mengalami kebocoran seiring dengan pemakaian. Jika sudah bocor, tekanan pada sirkulasi gas buang yang berkurang menyebabkan penurunan kinerja kendaraan serta emisi gas buang yang meningkat. Untuk mobil yang masih menggunakan karburator, cek kondisi karburator dan komponen pengapian agar efisiensi bahan bakar optimal.

Baca juga  5 Inspirasi Suzuki Ignis Modifikasi, Tampil Beda

6. Lakukan Uji Emisi Gas Buang di Bengkel Resmi Suzuki

Perawatan di bengkel resmi Suzuki, supaya lulus uji emisi
Perawatan di bengkel resmi Suzuki, supaya lulus uji emisi mobil

Untuk memastikan emisi gas buang mobil Suzuki Anda prima, Suzuki menyiapkan bengkel resmi yang melayani uji emisi. Bengkel-bengkel tersebut menggunakan alat uji yang tersertifikasi dan memberikan sertifikat lulus uji serta memasukkan hasilnya ke sistem Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI.

Pemeriksaan dan pelaporan data uji emisi gas buang di bengkel resmi Suzuki ini dikenakan biaya berkisar Rp 110 ribu hingga Rp 165 ribu. Namun jika uji emisi dilakukan bersamaan dengan servis berkala atau menggunakan kupon servis gratis, akan diberikan penawaran khusus berupa diskon hingga bebas biaya uji sesuai kebijakan masing-masing bengkel pelaksana.

Semua layanan tersebut dipastikan telah memenuhi standar langkah pencegahan Covid-19.

“Sangat penting memerhatikan kondisi kendaraan agar emisi gas buang terjaga dengan baik. Emisi gas buang ini nantinya menjadi tolok ukur kelayakan kendaraan Anda untuk digunakan,” ujar Hariadi.

Oleh karena itu, tambah Hariadi, Kami berharap para pemilik kendaraan selalu merawat kendaraan secara berkala agar emisi gas buangnya pun akan terkontrol dan lebih bersih sehingga dapat meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.

Semoga informasi mengenai cara lulus uji emisi mobil ini dapat bermanfaat untuk kalian.

Baca juga  Bocoran Mobil Baru Suzuki, Siap Meluncur Tahun Ini

Berikut daftar bengkel resmi Suzuki yang menyediakan layanan uji emisi.

NO.

NAMA DEALER

ALAMAT

NO. TELP

1

Kebayoran Jaya Indah Utama

Jln. Radio Dalam, Kebayoran Baru

(021) 7398213

2

Sejahtera Buana Trada – Dewi Sartika

Jln. Dewi Sartika, Cawang

(021) 800891/  

8017333

3

Sejahtera Buana Trada – Pantai Indah Kapuk

Jln. Pantai Indah Selatan I, Pantai Indah Kapuk

(021) 5881338

4

Sejahtera Buana Trada – Pulogadung

Jln. Raya Bekasi Km. 19, Pulo Gadung

(021) 4609308

5

Sejahtera Buana Trada – Sunter

Jln. Danau Sunter Selatan

(021) 6511333

6

Sejahtera Sumber Baru Trada

Jln. Raya Kalimalang, Duren Sawit

(021) 86903019

7

Sun Motor – Matraman

Jln. Slamet Riyadi, Matraman Raya

(021) 8582055

8

Trimitra Sejahtera Mobilindo

Jln. Raya Pasar Minggu, Pancoran

(021) 79182977

9

Sejahtera Buana Trada – Puri Indah

Jln. Lingkar Luar Barat

(021) 22500666

10

Handijaya – Gunung Sahari

Jln. Gunung Sahari, Pademangan Barat

(021) 6401088

11

Restu Mahkota Karya – Kebon Jeruk

Jln. Panjang, Kebon Jeruk

(021) 5332020

Baca juga:

Terbaru