10 Motor 2 Tak Terbaik yang Pernah Berjaya di Masanya!

Motor 2 Tak Terbaik – Generasi milenial dan Gen-Z mungkin sudah tak ingat atau bahkan tak pernah menemui motor 2 tak dirilis di Indonesia. Pasalnya, di era 2000-an hingga saat ini, semua produsen otomotif Tanah Air lebih fokus untuk memproduksi motor 4 tak yang memang lebih ramah lingkungan.

Tapi di era sebelumnya, motor dua tak sempat merajai jalanan tanah air. Motor dengan mesin dua tak memiliki kecepatan dan tenaga besar yang siap menyembur setiap dibutuhkan. Namun kejayaan motor-motor itu mulai luntur ketika pasar lebih menyukai motor yang efisien, irit bahan bakar, dan lebih sederhana pengoperasiannya.

Supaya kamu bisa mengenang kejayaan masa lalu, berikut kami hadirkan 10 motor 2 tak terbaik yang pernah jadi raja jalanan di Indonesia:

 

Yamaha RX King

Motor 2 Tak Terbaik Yamaha RX King

Dari sisi reputasi, sudah tak perlu diragukan lagi kemampuan motor ini. Yamaha RX King adalah salah satu motor 2 tak terbaik di Indonesia. Hadir pertama kali pada awal dekade 80-an, popularitas motor ini bertahan hingga sekitar tiga dekade.

RX King memiliki julukan sebagai motor jambret karena dengan kecepatannya, motor ini sering dipakai oleh penjahat untuk melakukan aksi penjambretan. Kapasitas mesinnya sebenarnya tidak terlalu besar, hanya 132cc saja tapi sudah bisa seperti namanya, menjadi raja jalanan.

 

Honda NSR150

Motor 2 Tak Terbaik Honda NSR

Motor ini cukup populer pada pertengahan dekade 90-an. Honda NSR150 tidak diproduksi di Indonesia, tapi diimpor langsung dari Thailand. Alhasil, harganya menjadi cukup mahal dibanding hampir semua motor jalanan lainnya. Tampil dengan full fairing, motor ini memang terlihat sangat sporty sekaligus juga garang di jalan.

Di zamannya, NSR150 merupakan motor yang memiliki teknologi yang sudah canggih di kelasnya. Ada berbagai komponen mutakhir seperti RC Valve dan CDI yang sudah disematkan. Bahkan, di varian tertingginya, motor dengan mesin 150cc ini sudah menggunakan single arm.

 

Kawasaki KSR PRO

*Angsuran mulai dari

 

Kawasaki NinjaMotor 2 Tak Terbaik Kawasaki Ninja 150RR

Ada beberapa varian Ninja yang pernah menjadi pilihan banyak anak muda pada sekitar masa pergantian milenium. Mulai dari tipe terendah Ninja SS hingga Ninja 150RR. Semuanya menggunakan mesin 150cc 2 tak yang gahar. Soal kemampuan mesin dan adu kecepatan, sudah tak perlu diragukan lagi.

Sampai saat ini pun, Anda masih bisa mendapatkan motor-motor ini dengan harga yang sudah lumayan terjangkau. Hanya saja, seperti kebanyakan motor 2 tak dengan mesin besar lainnya, konsumsi bahan bakar Ninja bisa sangat boros.

 

Yamaha F1Z-R

Yamaha FIZ-R

Ini adalah motor underbone 2 tak andalan Yamaha di Indonesia. Bebek dua langkah ini merupakan pengembangan dari Force One dan merupakan andalan Yamaha Indonesia di kelas sport underbone. Sampai saat ini pun, masih banyak yang mencari motor ini dengan alasan nostalgia.

Sisi unik dari Yamaha F1Z-R adalah adanya beberapa edisi khusus dengan sponsor. Motor-motor edisi khusus itu saat ini memiliki harga jual yang relatif tinggi, tergantung kondisinya. Selain itu, F1Z-R juga dirilis dengan dua tipe kopling; full clutch dan semi clutch atau yang sering disebut dengan kopling banci.

 

Suzuki Satria 120

Suzuki Satria 120

Seri Suzuku Satria 2 tak mulai dirilis di Indonesia pada tahun 1997. Dari awal kemunculannya, motor ini sudah membuat kagum banyak orang. Penggunaan sasis berteknologi tinggi serta  monoshock belakang belum pernah ditemui sebelumnya di motor bebek di Indonesia.

Soal tenaga juga tak perlu dipertanyakan lagi, Satria 2 tak menjadi salah satu bebek paling cepat di atas aspal. Namun di ajang balap resmi, posisi Satria agak rumit karena kapasitas mesinnya yang 120cc. Kadang Satria harus di bore down ke 110cc atau bore up ke 125cc. Namun untuk pemakaian harian, motor standar saja sudah cukup untuk melaju kencang.

 

Yamaha RX Z

Yamaha RX Z

Bisa dikatakan bahwa RX Z memang saudara dekat RX King. Motor ini dibekali dengan mesin 133cc dua langkah yang mampu menghasilkan tenaga hingga 20PS. Di atas kertas, angka ini sedikit lebih tinggi dari King. Motor ini sempat beberapa kali mengalami penyegaran, termasuk perubahan dari lima percepatan menjadi enam percepatan.

 

Suzuki RGR 150

Suzuki RGR 150

 

Ini merupakan motor 2 tak terbaik Suzuki untuk kelas 150cc. Dari segi penampilan, motor ini sudah dilengkapi dengan fairing yang membuatnya terlihat amat sporty. Yang paling khas adalah rumah lampu depannya yang berbentuk kotak persegi.

Dapur pacunya adalah mesin dua langkah berkapasitas 147cc yang mempu menyemburkan tenaga hingga 26,5 PS. Beberapa teknologi canggih disematkan di motor ini, seperti Suzuki Intake Pulse Control (SIPC) di sektor pengabutan dan Suzuki Super Scavenging System (SSS) di sektor suplai udara.

 

Yamaha TZM

Yamaha TZM

RX Z berhenti dipasarkan di Indonesia pada tahun 1999. Namun Yamaha juga menyediakan penerusnya yang lebih mantab; Yamaha TZM. Kapasitas mesin motor ini mencapai 147cc, mampu memuntahkan tenaga hingga 35,7 PS. Selain itu, beberapa fiturnya juga sudah canggih. Ada pendingin cairan alias radiator serta penggunaan teknologi Yamaha Power Valve System (YPVS).

 

SYM GTS New

*Angsuran mulai dari

 

Suzuki RK Cool

Suzuki RK Cool

Dari segi desain, RK Cool bisa disebut sebagai cikal bakal Suzuki Satria 4 tak. Motor ini dibekali mesin 110cc 2 tak dengan lima percepatan. Demi mengimbangi kecepatannya yang gila untuk ukuran motor underbone, RK Cool dilengkapi dengan rem cakram depan dan belakang. Harganya relatif mahal karena memang harus didatangkan secara CBU dari Thailand.

 

Yamaha 125ZR

Motor 2 tak terbaik Yamaha 125ZR

Banyak yang bilang ini adalah motor bebek 2 tak terbaik Yamaha, penjualannya bahkan sampai Eropa. Hanya saja, motor ini tidak lama dipasarkan di Indonesia karena terdesak popularitas motor 4 tak. Motor ini juga didatangkan secara langsung dengan status CBU dari Malaysia. Saat ini sebenarnya motor ini masih diproduksi dan dijual di Negeri Jiran, tetapi populasinya di Indonesia sudah sangat langka.

 

Baca Juga :

 

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *