Penyebab Motor Mati Saat Hujan & Cara Mengatasinya

Penyebab Motor Mati Saat Hujan – Pernah mengalami motor mati sendiri saat hujan deras? Bete banget kan pastinya. Apalagi pas jauh dari bengkel, alamat dorong sampai bengkel terdekat deh.

Nah, buat yang belum mengalami, saatnya kalian waspada karena musim hujan sudah tiba. Sering kejadian lho motor mati mendadak setelah kalian menerjang genangan air di jalanan. Biasanya sih masalahnya ada pada komponen motor yang basah.

Oleh karena itu, ada beberapa komponen yang harus sering kalian cek untuk mengantisipasi motor mati di tengah jalan saat hujan deras melanda.

Yamaha Mio M3

*DP mulai dari

Komponen apa saja itu? Cekidot di bawah ya, sob!

1. Cop atau Kepala Busi

Ini-Lho-Penyebab-Motor-Mati-Sendiri-Saat-Hujan

Komponen yang pertama adalah kepala busi atau cop busi, sob. Cop busi itu adalah komponen yang terletak pada ujung atas busi. Cop atau kepala busi ini berfungsi sebagai penutup busi dan menghindarkannya dari debu sekaligus tempat menyalurkan listrik tegangan tinggi dari percikan api (ignition coil).

Saat hujan begini kalau kepala busi kalian sudah getas alias rapuh, air bisa masuk ke dalam busi dan mengganggu percikan api dari busi sehingga motor kalian bisa mati mendadak, sob. Percikan api dari busi adalah elemen penting supaya ada pembakaran dalam mesin.

Kalau kepala busi kalian memang sudah tidak bagus, satu-satunya jalan adalah mengganti kepala busi motor kalian dengan yang baru. Gantinya dengan cop busi yang original ya, sob. Kalau busi motor kalian KW atau aftermarket, takutnya nanti tidak sesuai dengan spesifikasi motor.

Tips dari Jinny untuk membeli busi yang baik. Satu, pilih kepala busi yang menutup penuh bagian busi untuk menghalangi masuknya air. Kedua, pilihlah kepala busi yang berbahan karet bukan plastik, karena karet lebih tahan dan kedap air daripada plastik.

Yamaha Fino 125

*DP mulai dari

Baca juga:

2. Penyebab Motor Mati Saat Hujan Adalah Saringan Udara Basah

Filter Udara Mio Sporty
Filter udara yang kemasukan air akan sangat berbahaya, bisa-bisa membuat motor mati mendadak

Pada saat hujan, kondisi kover saringan udara yang kurang bagus dapat menyebabkan air masuk. Kalau sudah begitu, air dipastikan menghambat udara yang diperlukan dalam proses pembakaran. Akibatnya, pengendara akan merasa tarikan gas  lebih berat.

Kalau sudah begini, bukaan gas lebih besar dari kondisi normal dibutuhkan untuk membuat motor berakselerasi. Lebih parahnya lagi, kalau air dari filter udara itu masuk ke proses pembkaran, inilah yang kemudian membuat motor mati.

Baca juga:

3. Kabel Terkelupas

penyebab motor mati saat hujan
Kabel-kabel harus dicek sebelum menerjang hujan agar motor tidak mati mendadak

Penyebab motor mati saat hujan yang terakhir adalah kabel terkelupas. Kondisi kabel seperti itu bisa mengakibatkan korsleting pada sistem kelistrikan motor. Bagaimana dampaknya? Pasti berbeda-beda, tergantung fungsi kabel yang korsleting.

Jika korsleting terjadi tepat di pengapian sepeda motor, tentu mengganggu proses pembakaran pada sepeda motor yang mengakibatkan motor menjadi mogok. Jadi, ada baiknya sebelum berkendara di musim hujan, pastikanlah kondisi kabel-kabel prima.

Nah itu dia tiga komponen penyebab motor mati saat hujan. Ada baiknya kalian juga langsung install aplikasi Moladin di hape kalian, sehingga apabila kejadian motor mati mendadak kalian bisa menemukan bengkel terdekat dengan fitur bengkel dari Moladin.

Yamaha Lexi

*DP mulai dari

Oke, itu dulu informasi dari, Jinny. Stay safe saat berkendara ya, sob, terutama saat musim hujan!

Share this!

Baghendra Lodra

Jurnalis otomotif sejak 2012. Spesialisasinya sebagai reviewer motor dan mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *