Tips Jitu lolos Ujian SIM C Tanpa Calo, Nih Triknya

Moladin – Surat izin mengemudi (SIM) menjadi syarat utama bagi siapapun yang ingin mengendarai motor di jalan raya. Kepemilikan SIM jadi bukti bahwa Moladiners punya kecakapan dalam berkendara secara aman.

Hanya saja, banyak orang yang tidak mengindahkan aturan ini. Buktinya, setiap dilakukan razia oleh pihak kepolisian, banyak orang yang ditilang karena tidak memiliki SIM.

Seribu alasan kerap dilontarkan terkait fenomena berkendara tanpa memiliki SIM, karena seringkali dianggap ujian untuk mendapatkan surat ini sulit. Alhasil, banyak orang yang gagal saat jalani tes. Kalau sudah pada tahapan tersebut, tidak sedikit orang yang memilih untuk memanfaatkan jasa calo untuk bisa membuat SIM dalam waktu singkat.

Ujian SIM motor terbagi menjadi dua tahapan, yakni ujian teori dan praktik. Dari kedua jenis ujian ini, banyak pengguna motor yang mengaku kalau ujian praktik kerap menjadi ganjalan dalam memiliki SIM.

 

Yamaha Jupiter Z1

*DP mulai dari

 

Praktik ujian SIM sebenarnya tidak terlalu sulit. Apalagi, ketika Moladiners mengetahui trik untuk bisa lulus dari ujian praktik. Nah, kalau Moladiners ingin bisa lulus ujian SIM dengan lancar, ada 5 tips yang bisa diterapkan, yakni:

 

1. Pilih menggunakan motor sendiri

Test Ride Ujian SimPilihlah menggunakan motor sendiri

Dalam aturan yang dibuat oleh pihak kepolisian, para peserta ujian SIM diperbolehkan untuk membawa motor sendiri. Hanya saja, pada beberapa kasus, petugas akan meminta peserta ujian untuk menggunakan motor yang telah disediakan. Keberadaan motor tersebut juga ditujukan bagi para peserta yang datang ke tempat ujian dalam kondisi tidak membawa motor.

Ada banyak keuntungan yang bisa moladiners dapatkan ketika memilih untuk melakukan ujian praktik dengan motor sendiri. Ketika menggunakan motor sendiri, Moladiners tidak perlu beradaptasi dalam mengendarainya. Apalagi, setiap motor punya karakteristik tersendiri, terkait ketika digunakan untuk melakukan manuver, pergantian transmisi, dan lain-lain.

 

2. Percaya diri adalah nomor satu

Tes Ujian SIM CSaat tes praktik harus senantias percaya diri

Tips selanjutnya yang perlu Moladiners lakukan agar bisa menjalani ujian praktik pembuatan SIM dengan lancar adalah percaya diri. Hal ini mungkin terdengar sepele. Namun, rasa percaya diri memiliki pengaruh yang sangat besar dalam tingkat kelulusan para peserta ujian SIM.

Ketika moladiners memiliki rasa percaya diri, aktivitas ujian SIM dapat dilakukan dalam kondisi tenang. Dengan begitu, Moladiners dapat melakukan manuver dengan baik. Ingat, ujian SIM bukanlah sebuah kompetisi yang memiliki pemenang dan pecundang. Jadi, pastikan moladiners bisa tenang dan tidak terburu-buru.

 

3. Ketahui trik untuk masing-masing jenis rintangan

Tes Zig ZagZig-zag jadi salah satu tes praktikmu dalam pembuata SIM C baru

Saat menjalani ujian SIM, moladiners akan dihadapkan pada 4 jenis rintangan yang harus dilalui dengan lancar. Rintangan tersebut di antaranya adalah, zig-zag, u-turn, jalur angka 8, serta tes reaksi menghindar. Untuk bisa mengatasi rintangan tersebut, Moladiners perlu mengetahui triknya masing-masing.

Rintangan zig-zag

Kunci utama biar moladiners bisa mengendarai motor pada rintangan zig-zag dengan lancar adalah menjaga keluwesan dalam melakukan manuver. Moladiners perlu memastikan bahwa tangan dalam kondisi menggenggam setang dengan kuat. Di waktu yang sama, jaga postur tubuh, terutama bagian pundak serta pinggang agar bisa meliuk dengan luwes.

 

Honda Revo FI

*Angsuran mulai dari

 

Rintangan angka 8

Saat menghadapi rintangan angka 8, trik yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan cara counter steering. Counter steering dilakukan dengan menggeser bokong ke arah kanan ketika tengah menikung ke arah kiri. Demikian pula sebaliknya.

Rintangan u-turn

Trik dalam menghadapi rintangan ini tidak jauh berbeda dibandingkan dengan ketika melalui rintangan angka 8. Moladiners bisa menghadapinya dengan counter steering.

Tes reaksi menghindar

Ketika moladiners berada pada tahapan rintangan ini, pastikan untuk menjaga ketenangan. Dalam kondisi tenang, Moladiners bisa menghindar dengan baik.

 

4. Rajin berlatih

Seperti halnya ketika moladiners menghadapi ujian di sekolah, ujian pembuatan SIM juga harus dihadapi dengan memperbanyak belajar. Apalagi, Moladiners sudah mendapatkan kisi-kisi mengenai materi ujian praktik yang perlu dilakukan dalam ujian SIM.

Pihak kepolisian sangat terbuka dalam memberi kesempatan berlatih kepada para calon peserta ujian. Moladiners bisa datang secara langsung ke lokasi ujian ketika sore atau pada akhir pekan. Dengan banyak berlatih, Moladiners dapat membangun rasa percaya diri serta ketenangan ketika melakukan ujian.

 

5. Jaga kondisi tubuh

Hal yang tak kalah penting dalam proses mengikuti ujian SIM adalah menjaga kondisi tubuh. Pastikan bahwa Moladiners dalam kondisi fit saat ujian. Dengan tubuh yang fit, tidak akan ada kesulitan dalam menghadapi berbagai rintangan.

Lalu, bagaimana kalau ternyata moladiners gagal dalam mengikuti ujian? Seperti yang telah disebutkan, ujian SIM bukanlah kompetisi yang memiliki pemenang dan pecundang. Kalau Moladiners mengalami kegagalan dalam ujian praktik, bisa kembali mengulanginya.

 

Suzuki Smash FI New

*DP mulai dari

 

Hanya saja, Moladiners tidak bisa mengulang pada waktu itu juga, perlu menunggu 7 hari ke depan. Selama proses menunggu tersebut, Moladiners bisa memanfaatkan waktu untuk kembali berlatih.

Ingat, mengikuti ujian SIM merupakan bagian penting yang perlu moladiners lewati untuk bisa berkendara di jalanan dengan aman. Jangan sampai Moladiners memilih jalur cepat dengan menggunakan jasa calo.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *