Jangan Suka Gonta-Ganti BBM, Efeknya Bahaya Buat Mesin

Moladin – Banyak pengendara motor yang masih salah kaprah terhadap bahan bakar, terutama saat ingin melakukan pengisian. Saat ini memang banyak bahan bakar yang bisa digunakan untuk motor, mulai dari Premium, Pertalite, Pertamax, hingga Pertamax Plus. Biasanya saat jenis bahan bakar yang kita gunakan sudah habis, sementara kondisi tangki sudah kritis, banyak dari pengendara yang memilih beralih untuk menggunakan BBM jenis lainnya. Misal, jika sebelumnya menggunakan BBM jenis Pertalite, maka diganti dengan Pertamax.

Nah, sebetulnya jika Moladiners ingin mengganti jenis bahan bakar motor, tidak masalah asal tidak sering dilakukan, dan saat kondisi tangki benar-benar kosong. Pasalnya, semua jenis bahan bakar memilki unsur penyusun yang sama di atas rantai hidrokarbon, sehingga tidak masalah jika 1-2 jenis bahan bakar tercampur dalam satu tangki. Kalau ingin kembali menggunakan bahan bakar lama, cukup tunggu hingga bahan bakar pengganti habis. Dengan catatan, harus konsisten!

Yamaha YZF-R15

*DP mulai dari

Gonta-Ganti BBM Seenaknya Justru Bahaya Buat Mesin

Tentu banyak dari Moladiners bertanya? Kalau suka gonta-ganti BBM seenaknya bagaimana? Ternyata hal ini bisa jadi masalah besar lho, gonta-ganti BBM tidak boleh seenaknya. Hari ini pakai Pertalite, lalu besoknya pakai Premium, ganti lagi pakai Premium, dan seterusnya. Selain itu, ada juga yang mencampur BBM jenis Premium dengan Pertamax agar kandungannya setera dengan Pertalite.

bbmGonta-ganti BBM bisa sebabkan performa motor loyo, mesin sulit dihidupkan, terakhir jadi mudah rusak

Jika Moladiners termasuk salah satunya, segera hindari kebiasaan ini. Pasalnya, tiap mesin punya nilai kompresi yang berbeda dan umumnya sudah disesuaikan dengan BBM yang ada di pasaran. Perlu di ingat nih Moladiners, jika bahan bakar yang biasa digunakan diganti, mesin secara otomatis akan menyesuaikan kembali kompresinya. Peralihan cepat inilah yang berdampak buruk buat Mesin, bisa jadi membuat performa motor loyo, mesin sulit dihidupkan, terakhir jadi mudah rusak.

Yamaha YZF-R25

*DP mulai dari

Dikutip dari laman suzuki.co.id, hal yang sama berlaku juga kalau sering gonta-ganti BBM dari merek satu ke merek lain, misalnya dari Pertamina ke Shell. Perlu di ingat kalau tiap produsen punya konfigurasi yang berbeda, jadi hal ini bisa membuat mesin kaget dan timbulkan masalah di dalamnya. Intinya, kalau Moladiners mau beralih bahan bakar, sebaiknya dilakukan secara konsisten. Jangan dicampur-campur!

Baca juga:

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *