Avanza Veloz 2019 masih menjadi buruan di pasar mobil bekas berkat reputasinya sebagai MPV tangguh dengan harga yang semakin kompetitif pada 2026.
Di tengah kebutuhan kendaraan keluarga yang praktis dan terjangkau, model ini kerap dilirik karena kombinasi desain modern, fitur lengkap, serta biaya operasional yang relatif ramah di kantong.
Sebagai varian tertinggi dari lini Toyota Avanza sebelum dipisah menjadi model tersendiri pada 2021, Veloz edisi 2019 bisa dibilang sebagai generasi terakhir Avanza bermesin penggerak roda belakang (RWD). Karakter ini menjadi salah satu alasan mengapa unitnya masih diminati hingga sekarang.
Alasan Avanza Veloz 2019 Masih Diburu

Tahun 2019 menjadi momen penyegaran signifikan untuk Veloz. Desain fascia depan tampil lebih agresif dengan lampu utama LED model terpisah (split headlamp) yang memberi kesan premium. Tampilan tersebut membuatnya tidak terlihat tua meski usia pakainya sudah lebih dari lima tahun.
Dari sisi fungsional, konfigurasi tujuh penumpang tetap menjadi daya tarik utama. Kabin luas dan fleksibel menjadikan mobil ini cocok untuk kebutuhan harian hingga perjalanan luar kota bersama keluarga.
Selain itu, sistem penggerak roda belakang dinilai lebih tangguh saat melibas tanjakan atau membawa beban penuh. Di sejumlah daerah dengan kontur jalan menantang, karakter RWD masih dianggap unggul dibanding model baru berpenggerak roda depan.
Update Harga Avanza Veloz 2019 Bekas (Estimasi Pasar)
Harga mobil bekas bersifat dinamis, namun stabilitas permintaan terhadap Avanza Veloz 2019 membuat depresiasi harganya cenderung terjaga.
Berdasarkan pantauan pasar terbaru di tahun 2026, berikut adalah estimasi harga yang bisa Moladiners jadikan acuan:
| Varian & Mesin | Transmisi | Rentang Harga Bekas (Rp) |
| Veloz 1.3L Dual VVT-i | Manual (M/T) | Rp168.000.000 – Rp178.000.000 |
| Veloz 1.3L Dual VVT-i | Otomatis (A/T) | Rp175.000.000 – Rp188.000.000 |
| Veloz 1.5L Dual VVT-i | Manual (M/T) | Rp182.000.000 – Rp197.000.000 |
| Veloz 1.5L Dual VVT-i | Otomatis (A/T) | Rp188.000.000 – Rp208.000.000 |
Catatan: Harga di atas berlaku untuk unit dengan kondisi normal, dokumen lengkap, dan bukan bekas insiden besar.
Spesifikasi Mesin: 1.3L atau 1.5L?

Dalam berburu mobil bekas murah, kamu harus jeli menyesuaikan kapasitas mesin dengan rute harianmu. Berikut panduannya:
1. Varian 1.300cc (1NR-VE)
Sangat direkomendasikan jika kamu lebih sering berkendara di dalam kota yang padat. Efisiensi bahan bakarnya jempolan, terutama saat menghadapi kemacetan stop-and-go.
2. Varian 1.500cc (2NR-VE)
Ini adalah pilihan utama bagi Moladiners yang sering melakukan perjalanan luar kota dengan muatan penuh 7 penumpang. Dengan tenaga 104 PS, tarikannya jauh lebih mantap saat menyalip di jalan tol.
Fitur yang Masih Relevan
Meski berstatus mobil second, fitur pada Avanza Veloz 2019 tidak terasa jadul. Kamu sudah mendapatkan fitur kenyamanan seperti:
- Smart Entry & Start Stop Button: Nyalakan mesin tanpa perlu kunci fisik.
- Full Digital AC: Panel kontrol suhu yang terlihat modern dan bersih.
- Audio Steering Switch: Kendali musik langsung dari setir.
- Follow Me Home Lamp: Memberikan penerangan jalan ke pintu rumah setelah mesin mati.
Tips Inspeksi Sebelum Membeli

Membeli mobil bekas memerlukan ketelitian ekstra. Berikut beberapa poin penting yang wajib diperhatikan:
1. Riwayat Servis
Pastikan servis rutin tercatat jelas, idealnya di bengkel resmi. Catatan perawatan yang lengkap menunjukkan pemilik sebelumnya menjaga kondisi mesin dengan baik.
2. Cek Kaki-kaki
Suspensi bekerja keras menopang beban tujuh penumpang. Dengarkan apakah ada bunyi tidak wajar saat melewati jalan rusak.
3. Periksa Bodi dan Cat
Perbedaan ketebalan cat bisa mengindikasikan bekas tabrakan. Pastikan panel bodi presisi dan tidak ada bekas dempul berlebihan.
4. Cek Kebocoran Oli
Periksa area kolong mesin serta bagian ruang mesinnya. Jika terlihat ada rembesan oli, hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa seal sudah mulai mengeras.
Gambaran Biaya Perawatan
Salah satu keunggulan model ini adalah biaya operasional yang relatif terjangkau. Estimasi umum:
- Ganti oli mesin: Rp500 ribu – Rp700 ribu per 10.000 km
- Pembersihan throttle body & tune up: sekitar Rp400 ribu
- Pajak tahunan: kisaran Rp3 jutaan tergantung wilayah
Ketersediaan suku cadang yang melimpah turut menekan biaya perbaikan. Hal inilah yang membuat nilai jualnya tetap kuat di pasar mobil bekas.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Beberapa catatan yang perlu kamu pahami sebelum membeli:
- Kedap kabin masih belum maksimal pada kecepatan tinggi
- Gejala limbung terasa saat melaju kencang atau berpapasan dengan kendaraan besar, efek dari ground clearance yang cukup tinggi
Meski demikian, kekurangan tersebut masih tergolong wajar di segmen MPV tujuh penumpang.
Untuk terus mendapatkan update terbaru mengenai tren harga mobil bekas dan tips perawatan otomotif lainnya, pastikan kamu selalu mengikuti informasi terkini di Moladin!


