BYD kembali bikin gebrakan di segmen mobil listrik entry-level. Dua hatchback kecil mereka, Seagull dan Dolphin, dipastikan akan dilengkapi sensor LiDAR opsional untuk pasar domestik China. Sensor ini sebelumnya lebih sering ditemui di model premium, tetapi BYD kini membawanya ke unit yang lebih terjangkau sebagai bagian dari peningkatan kemampuan bantuan berkendara.
LiDAR Jadi Fitur Baru di Segmen Kompak
Menurut dokumen pengajuan terbaru dari Ministry of Industry and Information Technology Tiongkok, BYD akan menawarkan sensor LiDAR di atap Seagull dan Dolphin saat proses homologasi di pasar domestik. Keputusan ini menunjukkan bahwa teknologi bantuan pengemudi tingkat lanjut tidak lagi eksklusif untuk model kelas atas, tetapi juga siap hadir di mobil kompak yang lebih ramah harga.
Kehadiran sensor LiDAR membuka kemungkinan kedua hatchback ini menggunakan sistem bantuan berkendara yang lebih canggih, yaitu DiPilot 300 (dikenal domestik sebagai God’s Eye B), yang sebelumnya hanya tersedia di model SUV dan sedan kelas atas BYD maupun merek Denza. Sistem ini memanfaatkan LiDAR dengan jangkauan deteksi hingga sekitar 350 meter.
Tentang BYD Seagull
BYD Seagull merupakan hatchback kompak yang termasuk dalam lineup Ocean Series. Mobil ini dikenal karena ukuran ringkas dan efisiensinya:
- Panjang: sekitar 3.780 mm
- Lebar: 1.715 mm
- Tinggi: 1.550 mm
- Wheelbase: 2.500 mm
Mesin listriknya sederhana namun cukup efisien, dengan tenaga puncak sekitar 60 kW (80 hp). Kehadiran opsi LiDAR bakal jadi nilai tambah besar di segmen ini.
Tentang BYD Dolphin
Sementara itu, BYD Dolphin tampil sebagai opsi yang sedikit lebih besar dalam keluarga hatchback ini:
- Panjang: sekitar 4.280 mm
- Lebar: 1.770 mm
- Tinggi: 1.570 mm
- Wheelbase: 2.700 mm
Dolphin punya dua pilihan tenaga motor listrik: sekitar 100 kW (134 hp) pada varian dasar dan 120 kW (161 hp) pada versi lebih bertenaga. Kecepatan puncaknya mencapai 160 km/jam.
Dengan tambahan LiDAR, kemampuan bantuan pengendara dan sistem semi-otonom pada Dolphin akan makin menonjol dibanding kompetitor di kelas hatchback.
Alasan BYD Membawa LiDAR ke Mobil Entry Level
Langkah ini menunjukkan bahwa BYD ingin memperluas teknologi canggih ke model yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya saing di pasar domestik yang sangat kompetitif. Beberapa rival pun sudah mulai mengejar fitur serupa, tetapi menempatkan LiDAR di hatchback kelas bawah seperti Seagull dan Dolphin adalah langkah yang cukup berani dan belum banyak dilakukan oleh pabrikan lain.
Dengan demikian, konsumen mobil kompak di China dipastikan akan mendapatkan pengalaman berkendara dan bantuan teknologi yang biasanya hanya tersedia pada model kelas menengah ke atas.

