Avanza 2018 masih menjadi salah satu pilihan mobil keluarga bekas yang cukup diminati di pasar Indonesia.
Popularitasnya tidak lepas dari reputasi Toyota Avanza sebagai Low MPV yang tangguh, mudah dirawat, serta memiliki nilai jual kembali yang stabil.
Meski usianya sudah lebih dari lima tahun, model ini tetap relevan berkat kombinasi mesin yang irit, kabin yang luas, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Harga Avanza 2018 Bekas

Di pasar mobil bekas Indonesia, harga Avanza 2018 per Maret 2026 berada di kisaran Rp120 juta hingga Rp180 jutaan.
Umumnya tipe G dan Veloz memiliki harga yang lebih tinggi karena menawarkan fitur yang lebih lengkap dibandingkan tipe E. Berikut perkiraan harga bekas berdasarkan tipe:
- Avanza 1.3 E (MT/AT): Rp120 juta – Rp160 juta
- Avanza 1.3 G (MT/AT): Rp135 juta – Rp175 juta
- Avanza 1.5 G (MT/AT): Rp150 juta – Rp175 juta
- Avanza Veloz 1.3 & 1.5 (MT/AT): Rp145 juta – Rp185 juta
Rentang harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tipe kendaraan, pilihan transmisi, kondisi mobil, hingga jarak tempuh.
Perlu dicatat bahwa harga dapat berbeda di setiap daerah serta tergantung kondisi unit. Mobil dengan riwayat servis lengkap biasanya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan unit tanpa catatan perawatan yang jelas.
Spesifikasi Mesin dan Performa
Dari sisi performa, model ini menggunakan dua pilihan mesin yang sudah cukup dikenal di pasar Indonesia.
Pilihan mesin yang tersedia:
- 1.3L Dual VVT-i
- Tenaga sekitar 96 PS
- Torsi sekitar 120 Nm
- 1.5L Dual VVT-i
- Tenaga sekitar 104 PS
- Torsi sekitar 137 Nm
Kedua mesin tersebut dipadukan dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.
Untuk konsumsi bahan bakar, mobil ini dikenal cukup efisien dengan rata-rata penggunaan sekitar:
- 12-14 km/liter untuk pemakaian dalam kota
- 15-18 km/liter untuk perjalanan luar kota
Perbedaan Setiap Tipe Avanza 2018

Toyota menghadirkan beberapa varian untuk model ini, yaitu tipe E, G, dan Veloz. Masing-masing varian memiliki karakteristik berbeda, mulai dari fitur hingga tampilan eksterior.
1. Tipe E (Varian Dasar)
Varian ini dirancang sebagai pilihan paling terjangkau dengan fokus pada fungsi dasar kendaraan keluarga.
Karakteristik utama:
- Mesin 1.300 cc Dual VVT-i
- Velg kaleng dengan dop plastik pada sebagian varian
- Belum dilengkapi fog lamp
- Antena model short pole
- Belum ada lampu sein di spion
Untuk fitur interior:
- Head unit standar dengan USB dan Bluetooth
- AC manual
- Headrest di semua baris
- Sistem pengereman ABS
Kelebihan utama tipe ini adalah harga yang paling ekonomis, cocok untuk pengguna yang mengutamakan mobil keluarga praktis tanpa banyak fitur tambahan.
2. Tipe G (Varian Menengah)
Varian G hadir dengan peningkatan pada sisi kenyamanan dan tampilan dibandingkan tipe E.
Beberapa pembaruan yang ditawarkan:
- Pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc
- Velg alloy berukuran 15 atau 16 inci
- Fog lamp dengan garnish krom
- Lampu sein terintegrasi di spion
- Antena model shark fin
- Sensor parkir belakang
- Spoiler belakang
Pada bagian interior, fitur yang ditambahkan antara lain:
- Head unit layar sentuh
- Spion elektrik dengan auto folding
- Peredaman kabin lebih baik
Varian ini sering dianggap sebagai pilihan paling seimbang antara harga dan fitur.
3. Tipe Veloz (Varian Tertinggi)
Varian Veloz merupakan versi paling lengkap dengan desain yang lebih sporty.
Beberapa pembeda utamanya meliputi:
- Mesin 1.500 cc yang lebih bertenaga
- Desain grille krom yang lebih agresif
- Velg alloy dengan desain sporty
- Lampu belakang dengan tampilan modern
- Kamera parkir
Interiornya juga mendapat sentuhan lebih premium dengan aksen yang terlihat lebih mewah dibandingkan varian lainnya.
Perbedaan Spesifikasi Avanza 2018 Tipe E, G, dan Veloz
| Fitur | Tipe E | Tipe G | Veloz |
|---|---|---|---|
| Mesin | 1.3L | 1.3L & 1.5L | 1.3L & 1.5L |
| Fog Lamp | Tidak ada | Ada | Ada (desain sporty) |
| Velg | Dop plastik / alloy | Alloy | Alloy sporty |
| Spion | Manual / elektris | Auto folding | Auto folding |
| Audio | Standar | Layar sentuh | Layar sentuh lebih lengkap |
Kelebihan dan Kekurangan Avanza 2018

Sebelum membeli mobil bekas, penting untuk memahami sisi positif dan kekurangannya agar keputusan yang diambil lebih matang.
Kelebihan
Beberapa alasan mengapa Avanza 2018 masih banyak diminati antara lain:
- Mesin terkenal bandel dan irit bahan bakar
Mesin 1.3L dan 1.5L Dual VVT-i dikenal cukup tangguh serta hemat untuk penggunaan harian. - Penggerak roda belakang (RWD)
Sistem ini membuat mobil lebih kuat saat membawa penumpang penuh atau melibas tanjakan. - Kabin cukup luas
Kapasitas hingga tujuh penumpang membuatnya ideal untuk mobil keluarga. - Suku cadang mudah ditemukan
Jaringan bengkel resmi Toyota tersebar luas sehingga perawatan relatif mudah. - Fitur keselamatan memadai
Varian tertinggi sudah dilengkapi Dual SRS Airbag, ABS, EBD, serta ISOFIX. - Harga jual kembali stabil
Nilai depresiasinya relatif rendah dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama.
Kekurangan
Meski memiliki banyak keunggulan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
- Kabin kurang kedap suara
Suara ban dan mesin masih cukup terdengar ketika melaju di kecepatan tinggi. - Material interior sederhana
Banyak bagian menggunakan plastik keras sehingga terasa kurang premium. - Suspensi terasa kaku
Saat melewati jalan rusak atau bergelombang, bantingan suspensi terasa cukup keras. - Ergonomi mengemudi terbatas
Setir hanya memiliki pengaturan tilt steering tanpa telescopic. - Fitur hiburan standar pada tipe bawah
Head unit pada tipe E dan G tidak selengkap varian Veloz.
Apakah Avanza 2018 Masih Layak Dibeli di 2026?
Melihat harga pasar dan reputasinya, Avanza 2018 masih tergolong layak dibeli pada tahun 2026, terutama bagi kamu yang mencari mobil keluarga dengan biaya kepemilikan rendah.
Beberapa alasan yang membuatnya masih relevan antara lain:
- Harga bekas relatif stabil
- Mesin terbukti awet
- Perawatan mudah dan murah
- Kapasitas kabin besar
Namun, bagi kamu yang mengutamakan fitur modern seperti ADAS atau interior premium, mobil ini mungkin terasa kurang memenuhi ekspektasi.
Tips Membeli Avanza 2018 Bekas
Agar tidak salah pilih saat membeli mobil bekas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:
1. Gunakan Jasa Inspeksi Mobil MoInspeksi
Langkah paling aman adalah menggunakan layanan inspeksi mobil profesional, seperti MoInspeksi dari Moladin.
Layanan ini membantu memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh mulai dari mesin, kaki-kaki, interior, hingga riwayat kendaraan.
Dengan inspeksi profesional, kamu bisa mengetahui kondisi mobil secara lebih transparan sebelum memutuskan membeli.
2. Periksa Riwayat Servis
Pastikan mobil memiliki catatan servis rutin di bengkel resmi atau bengkel terpercaya.
Riwayat servis yang jelas menunjukkan mobil dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya.
3. Cek Kondisi Mesin dan Transmisi
Mesin seharusnya tidak mengeluarkan suara kasar atau getaran berlebihan.
Selain itu, perpindahan gigi pada transmisi manual maupun otomatis harus terasa halus.
4. Perhatikan Kondisi Kaki-Kaki
Mobil yang sering digunakan di jalan rusak biasanya memiliki masalah pada bagian kaki-kaki seperti bushing, shockbreaker, atau link stabilizer.
Lakukan test drive untuk memastikan tidak ada bunyi aneh saat melewati jalan tidak rata.
5. Pastikan Dokumen Kendaraan Lengkap
Terakhir, periksa kelengkapan dokumen seperti:
- STNK
- BPKB
- Faktur kendaraan
- Nomor rangka dan mesin
Pastikan semuanya sesuai agar proses balik nama mobil kamu berjalan lancar tanpa hambatan.
Jika Moladiners berencana membeli unit bekasnya, pastikan untuk melakukan pengecekan menyeluruh agar mendapatkan mobil dengan kondisi terbaik.
Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!




