BYD kembali menegaskan bahwa inovasi teknologi memegang peran penting dalam perkembangan industri kendaraan listrik, terutama di tengah persaingan global yang semakin ketat. Produsen kendaraan energi baru asal Tiongkok ini menilai bahwa penguasaan teknologi inti menjadi fondasi agar industri otomotif dapat terus bergerak maju secara berkelanjutan.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Li Yunfei, General Manager Branding and Public Relations BYD Group. Menurutnya, riset dan pengembangan bukan sekadar alat untuk meningkatkan daya saing produk, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam menentukan arah teknologi kendaraan listrik ke depan.
Bagi BYD, inovasi teknologi bukan sekadar pembeda produk, tetapi fondasi utama agar industri kendaraan listrik terus berkembang secara berkelanjutan,” kata Li Yunfei.
Pendekatan ini menempatkan inovasi sebagai elemen struktural dalam bisnis, bukan hanya respons terhadap tren pasar. Meski membutuhkan investasi besar dan konsistensi tinggi, BYD menilai strategi tersebut memberi kendali lebih luas terhadap pengembangan teknologi dan kualitas produk.
Baterai LFP dan Desain Blade sebagai Fondasi Teknologi
Salah satu teknologi yang paling sering dikaitkan dengan BYD adalah baterai lithium ferro phosphate (LFP). Teknologi ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan kendaraan listrik mereka karena dikenal memiliki stabilitas termal yang baik serta tingkat keamanan yang tinggi.

Untuk memaksimalkan potensi baterai LFP, BYD mengembangkan desain baterai blade. Susunan sel yang lebih efisien memungkinkan pemanfaatan ruang yang optimal sekaligus menjaga standar keselamatan. Selain itu, desain ini membantu menjaga konsistensi performa baterai dalam penggunaan jangka panjang, termasuk pada kondisi suhu yang bervariasi.
“Pengembangan teknologi inti memang membutuhkan konsistensi dan investasi jangka panjang, namun di situlah arah masa depan kendaraan listrik ditentukan,” ujar Li Yunfei.
Bagi pengguna kendaraan listrik, pendekatan ini berdampak langsung pada keandalan sistem dan jarak tempuh yang lebih stabil tanpa mengorbankan aspek keselamatan.
Motor Listrik dan Sistem Kendali yang Dikembangkan Mandiri

Selain baterai, BYD juga mengembangkan motor listrik sinkron magnet permanen yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi kehilangan daya. Motor ini dikombinasikan dengan sistem kendali elektronik yang dikembangkan secara mandiri, sehingga integrasi antara baterai, motor, dan sistem penggerak dapat berjalan lebih presisi.
Penguasaan sistem kendali internal memberi fleksibilitas bagi BYD dalam menyesuaikan karakter kendaraan, baik untuk kebutuhan performa maupun efisiensi dalam penggunaan harian.
“Dengan menguasai teknologi baterai, sistem penggerak, dan kendali elektronik, kami memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar yang berbeda,” tambah Li Yunfei.
Di tingkat industri, pendekatan ini menjadi salah satu pembeda utama kualitas kendaraan listrik antar produsen.
Pengisian Daya Cepat dan Teknologi Hybrid sebagai Pendekatan Fleksibel
Dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik, BYD juga mengembangkan teknologi pengisian daya berkapasitas besar, termasuk sistem pengisian cepat untuk kendaraan dengan kebutuhan operasional tinggi seperti kendaraan niaga. Fokus pengembangannya tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga pada stabilitas sistem dan umur pakai baterai.
Di sisi lain, teknologi plug-in hybrid masih menjadi bagian dari strategi BYD sebagai solusi transisi. Sistem ini mengombinasikan mesin pembakaran internal dengan motor listrik berdaya tinggi, sehingga tetap relevan untuk pasar yang infrastruktur pengisian dayanya belum sepenuhnya merata.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang beragam, bukan hanya satu model adopsi kendaraan listrik.
Keterlibatan Manajemen dalam Pengembangan Teknologi

Li Yunfei juga menyoroti keterlibatan langsung Chairman BYD, Wang Chuanfu, dalam kegiatan riset dan pengembangan. Ia menyebut bahwa Wang secara aktif mengikuti diskusi teknis yang membahas prinsip dasar kimia baterai hingga sistem kelistrikan kendaraan.
Keterlibatan tersebut mencerminkan budaya perusahaan yang menempatkan pemahaman teknologi sebagai bagian dari pengambilan keputusan strategis, bukan sekadar aktivitas teknis di level operasional.
Relevansi dengan Arah Kebijakan dan Pasar Global
Penekanan BYD terhadap inovasi teknologi sejalan dengan arah kebijakan global yang mendorong elektrifikasi kendaraan dan pengurangan emisi. Di banyak negara, regulasi otomotif terus berkembang dan menuntut produsen untuk menghadirkan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dalam konteks pasar berkembang seperti Asia Tenggara, kesiapan teknologi semacam ini dinilai penting untuk mendukung adopsi kendaraan listrik secara bertahap. Dengan pendekatan tersebut, penguasaan teknologi inti menjadi bekal penting bagi produsen untuk tetap relevan sekaligus adaptif terhadap perubahan pasar dan kebijakan yang terus bergerak.

