Pasar mobil listrik compact di Indonesia kembali memanas dengan kehadiran Geely EX2. Dalam sesi first drive Geely EX2, mobil listrik rakitan lokal ini menunjukkan potensi besar sebagai alternatif hatchback EV terjangkau dengan penggerak roda belakang, fitur modern, serta bantingan suspensi yang mengejutkan di kelasnya.
Geely menawarkan EX2 dalam dua varian, yakni Pro dan Max, dengan harga resmi on-the-road Jakarta masing-masing Rp255 juta dan Rp285 juta. Namun, dalam rangka peluncuran, tersedia harga khusus hingga 15 Februari 2026 atau untuk 2.000 SPK pertama, membuat harga Geely EX2 turun signifikan dan semakin kompetitif.
First Drive Geely EX2: Kesan Awal Kabin dan Ergonomi

Memulai pengalaman first drive Geely EX2, impresi awal langsung terasa saat memasuki kabin. Kualitas rancang bangun interior patut diapresiasi untuk sebuah compact electric hatchback. Jok pengemudi sudah menggunakan pengaturan elektrik enam arah dengan balutan kulit perforasi, sementara jok penumpang depan masih manual empat arah.
Setir multifungsi berlapis microfiber leather dapat diatur tilt dan teleskopik, memudahkan penyesuaian posisi berkendara. Pengemudi dengan postur di atas rata-rata masih dapat menemukan posisi duduk yang ergonomis, meski ruang kepala dan kaki terasa tidak terlalu lega.
Layout dashboard tampil modern dengan karakter khas mobil listrik asal Tiongkok. Layar sentuh 14,6 inci menjadi pusat kendali infotainment, lengkap dengan Apple CarPlay, Android Auto, serta sistem FLYME Auto. Varian Max mendapatkan enam speaker, sedangkan tipe Pro dibekali empat speaker.
Ruang Penyimpanan dan Praktikalitas Harian

Walau berukuran ringkas, Geely EX2 menawarkan fleksibilitas penyimpanan yang menarik. Bagasi belakang memiliki kapasitas 375 liter dan dapat diperluas dengan melipat kursi baris kedua. Uniknya, tersedia bagasi tambahan di bagian depan (frunk) berkapasitas 70 liter, cukup untuk menyimpan tas kecil atau perlengkapan pengisian daya.
Di konsol tengah, terdapat lima area penyimpanan, mulai dari cup holder hingga kompartemen multifungsi yang menambah kepraktisan saat digunakan harian.
Pengalaman Berkendara dan Karakter RWD
Pada sesi first drive Geely EX2, pengujian dilakukan dalam formasi konvoi sehingga eksplorasi performa belum maksimal. Meski begitu, karakter penggerak roda belakang langsung terasa. Motor listrik berdaya 85 kW atau setara 114 dk dengan torsi 150 Nm menyalurkan tenaga secara halus dan progresif.
Respons akselerasi terasa linear, sementara sistem regenerative braking bekerja lembut saat deselerasi, memberikan rasa berkendara yang nyaman dan mudah dikendalikan.
Suspensi Nyaman dan Jarak Tempuh Andal

Salah satu nilai jual utama Geely EX2 ada pada sektor kaki-kaki. Suspensi depan MacPherson Strut dipadukan dengan suspensi belakang Multi-Link, yang hingga kini tergolong langka di kelasnya. Hasilnya, bantingan terasa empuk dan stabil di berbagai kondisi jalan.
Mobil listrik ini menggunakan baterai LFP berkapasitas 40,8 kWh dengan klaim jarak tempuh Geely EX2 hingga 395 km (NEDC). Untuk pengisian cepat, baterainya mendukung DC charging dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 25 menit, menurut klaim pabrikan.
Fitur Keselamatan dan Teknologi Pendukung
Keamanan menjadi prioritas dengan hadirnya ADAS Level 2 yang mencakup 12 fungsi, termasuk Automatic Emergency Braking (AEB) dan Blind Spot Warning. Tak ketinggalan, kamera 540 derajat memberikan visibilitas total di area sekitar mobil, memudahkan kamu saat parkir di ruang yang sempit.
Melalui sesi first drive Geely EX2, terlihat jelas bahwa Geely serius menggarap segmen EV terjangkau di Indonesia. Kombinasi harga kompetitif, penggerak RWD, suspensi nyaman, serta fitur keselamatan lengkap menjadikannya opsi menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik.
Ikuti terus informasi terbaru, ulasan mendalam, dan kabar terkini dunia otomotif hanya di Moladin agar tidak ketinggalan tren kendaraan masa depan!


