Harga mobil bekas tentu tidak seragam. Kondisi bodi, riwayat perawatan, jarak tempuh, kelengkapan dokumen, hingga lokasi penjual dapat memengaruhi banderol unit.
Sebagai gambaran pasar di wilayah Jabodetabek, kisaran harganya berada di angka berikut:
- Ertiga GL manual: sekitar Rp115 juta–Rp125 juta.
- Ertiga GL otomatis: sekitar Rp125 juta–Rp135 juta.
Unit dengan kondisi sangat baik, kilometer rendah, dan memiliki riwayat servis yang jelas bisa berada di sisi atas rentang tersebut.
Spesifikasi Suzuki Ertiga GL 2017
Sebelum membeli, spesifikasi menjadi salah satu aspek penting untuk diperhatikan. Mobil ini menggunakan mesin 1.4 liter yang cukup familiar dan dipadukan dengan penggerak roda depan.
Dimensi dan Kaki-Kaki
- Panjang: 4.395 mm
- Lebar: 1.735 mm
- Tinggi: 1.690 mm
- Ground clearance: 180 mm
- Ukuran ban: 185/65 R15
- Ukuran pelek: 15 inci
- Kapasitas tangki: 45 liter
Mesin dan Performa
- Tipe mesin: K14B, 4-silinder, DOHC, VVT, MPI
- Kapasitas mesin: 1.373 cc
- Tenaga maksimum: 92 PS pada 6.000 rpm
- Torsi maksimum: 130 Nm pada 4.000 rpm
- Transmisi: manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan
- Penggerak: roda depan atau FWD
Output tersebut memang bukan untuk mengejar performa agresif, tetapi cukup untuk kebutuhan keluarga, termasuk perjalanan dalam kota dan luar kota.
Konsumsi BBM Suzuki Ertiga GL 2017
Salah satu daya tarik mobil ini adalah efisiensi bahan bakarnya. Dalam penggunaan normal, konsumsi BBM dapat berada di kisaran 10-13 km/liter di dalam kota dan sekitar 16-21 km/liter untuk perjalanan luar kota atau jalan tol.
Sebagai gambaran, berikut konsumsi BBM berdasarkan transmisi dan kondisi perjalanan:
- Dalam kota, manual: sekitar 11-13 km/liter
- Dalam kota, otomatis: sekitar 10-12 km/liter
- Luar kota/tol, manual: sekitar 18-21 km/liter
- Luar kota/tol, otomatis: sekitar 16-18 km/liter
Angka tersebut bukan patokan mutlak karena gaya mengemudi, kondisi lalu lintas, tekanan ban, muatan, serta kondisi mesin turut memengaruhi konsumsi bahan bakar.
Perbedaan Suzuki Ertiga GL dan GX 2017
Perbedaan GL dan GX bukan hanya terletak pada harga. Varian GX sebagai tipe tertinggi mendapatkan beberapa fitur tambahan yang membuat tampilannya lebih premium. Berikut beda keduanya:
| Fitur | Ertiga GL 2017 | Ertiga GX 2017 |
|---|---|---|
| Pelek | Alloy 15 inci | Alloy two-tone polish |
| Sein samping | Di bodi/fender | Terintegrasi di spion |
| Spion | Lipat manual | Electric retract |
| Handle pintu | Polos | Aksen krom dan tombol smart key |
| Fitur belakang | Sensor parkir | Kamera mundur dan defogger |
| Head unit | Audio 2DIN | Layar sentuh |
| AC | Manual | Digital/climate control |
Dengan demikian, GL lebih cocok bagi pembeli yang mengutamakan fungsi dan harga, sedangkan GX menawarkan kelengkapan fitur lebih tinggi.
Kelebihan Suzuki Ertiga GL 2017

Ada beberapa alasan mengapa MPV ini masih layak dipertimbangkan di pasar mobil bekas, di antaranya:
1. Kabin Nyaman untuk Keluarga
Ruang kabinnya tergolong lega untuk ukuran MPV kompak. Posisi duduk dan karakter suspensinya juga mendukung perjalanan bersama keluarga.
2. Suspensi Cenderung Empuk
Karakter suspensi menjadi salah satu nilai jualnya. Bantingan terasa cukup nyaman ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata, terutama untuk penggunaan sehari-hari.
3. Konsumsi BBM Relatif Irit
Mesin 1.4 liter menawarkan kombinasi tenaga dan efisiensi yang sesuai untuk kebutuhan mobil keluarga.
Penggunaan di luar kota dengan kecepatan stabil juga berpotensi menghasilkan konsumsi lebih hemat.
4. Fitur Dasar Sudah Memadai
Tipe GL telah memiliki sejumlah fitur yang berguna, termasuk AC double blower, ABS, EBD, dan sistem audio yang cukup untuk menunjang kebutuhan hiburan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Usia kendaraan menjadi faktor penting ketika memilih unit bekas. Jangan hanya terpaku pada harga murah karena biaya perbaikan setelah pembelian bisa mengubah total anggaran.
1. Gunakan Jasa Inspeksi Mobil Bekas
Moladiners bisa memanfaatkan jasa inspeksi seperti MoInspeksi dari Moladin untuk membantu mengecek kondisi kendaraan secara lebih menyeluruh.
Pemeriksaan pihak ketiga dapat membantu menemukan potensi masalah yang tidak selalu terlihat saat melihat mobil secara sekilas.
2. Periksa Riwayat Servis
Pastikan tersedia bukti perawatan berkala. Riwayat servis yang jelas dapat menjadi indikator bahwa mobil mendapatkan perawatan secara rutin.
3. Cek Kondisi Mesin dan Transmisi
Perhatikan suara mesin, kebocoran oli, respons transmisi, serta perpindahan gigi saat test drive. Untuk transmisi otomatis, perpindahan yang terasa kasar patut menjadi perhatian.
4. Periksa Bodi dan Struktur Mobil
Cek kesamaan warna panel, celah antarpanel, bekas perbaikan, serta kondisi rangka. Hindari terburu-buru membeli hanya karena tampilan eksterior terlihat mulus.
5. Pastikan Dokumen Lengkap
Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen kendaraan. Periksa pula masa berlaku pajak dan status kepemilikan sebelum transaksi.
Pilih Transmisi Manual atau Otomatis?
Untuk penggunaan yang banyak dilakukan di kawasan perkotaan dengan lalu lintas padat, transmisi otomatis menawarkan kepraktisan lebih tinggi.
Sementara itu, transmisi manual dapat menjadi pilihan bagi pembeli yang ingin menekan harga pembelian sekaligus memiliki kontrol lebih besar saat berkendara.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali pada kebutuhan, kondisi unit, dan anggaran yang tersedia.
Temukan informasi terbaru seputar mobil bekas, tips otomotif, hingga rekomendasi kendaraan lainnya hanya di Moladin.com!



