Toyota Raize 1.2 G CVT menjadi salah satu pilihan menarik bagi pencari SUV kompak dengan transmisi otomatis dan mesin yang relatif efisien.
Di pasar mobil bekas, model ini menawarkan kombinasi dimensi ringkas, ground clearance tinggi, serta harga yang masih cukup kompetitif.
Harga bekasnya yang berada di kisaran ratusan juta rupiah membuat model ini cukup kompetitif di kelasnya.
Sekilas tentang Toyota Raize G
Toyota Raize hadir sebagai SUV perkotaan yang mengutamakan kepraktisan. Varian 1.2 G menggunakan mesin tiga silinder tanpa turbo yang dipadukan dengan transmisi CVT.
Karakter tersebut membuat Raize G 1.2 cocok untuk penggunaan sehari-hari, terutama di kawasan perkotaan.
Ukurannya tidak terlalu besar sehingga lebih mudah diajak bermanuver maupun mencari tempat parkir.
Harga Bekas Toyota Raize 1.2 G CVT di Jakarta
Berdasarkan sejumlah listing pasar Jakarta dan sekitarnya, harga unit Raize 1.2 G CVT bervariasi bergantung pada tahun, jarak tempuh, kondisi, serta riwayat perawatannya.
Sebagai gambaran, berikut kisaran harga yang bisa kamu jadikan patokan awal:
| Tahun | Perkiraan Harga Bekas |
|---|---|
| Raize 1.2 G CVT 2021 | Rp170 juta–Rp185 juta |
| Raize 1.2 G CVT 2022 | Rp175 juta–Rp190 juta |
| Raize 1.2 G CVT 2023 | Rp180 juta–Rp200 juta |
| Raize 1.2 G CVT 2024 | Rp190 juta–Rp210 juta |
| Raize 1.2 G CVT 2025 | Rp190 juta–Rp215 juta |
Harga tersebut bukan patokan transaksi final. Kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, pajak, kilometer, dan riwayat servis dapat membuat harga satu unit berbeda cukup jauh.
Spesifikasi Toyota Raize 1.2 G CVT
Secara teknis, Raize G 1.2 mengandalkan mesin tiga silinder yang ditujukan untuk efisiensi dan kebutuhan mobilitas harian. Berikut spesifikasi utamanya:
Mesin dan performa
- Mesin: WA-VE, 3 silinder segaris, DOHC, Dual VVT-i
- Kapasitas: 1.198 cc
- Tenaga maksimum: sekitar 88 PS pada 6.000 rpm
- Torsi maksimum: sekitar 113 Nm pada 4.500 rpm
- Transmisi: CVT
- Sistem bahan bakar: Electronic Fuel Injection (EFI)
- Kapasitas tangki: 36 liter
Dimensi dan kaki-kaki
- Panjang x lebar x tinggi: 4.030 x 1.710 x 1.635 mm
- Jarak sumbu roda: 2.525 mm
- Ground clearance: sekitar 200 mm
- Suspensi depan: MacPherson Strut
- Suspensi belakang: Torsion Beam
- Velg: alloy 16 inci
- Ban: 205/65 R16
Perbedaan Toyota Raize 1.2 G CVT dengan Raize 1.0T G CVT
Meski sama-sama menggunakan transmisi CVT, kedua varian tersebut menawarkan karakter berkendara berbeda.
Mesin 1.0T mengandalkan turbo sehingga memiliki torsi lebih besar, sedangkan mesin 1.2L mengedepankan kesederhanaan dan efisiensi. Berikut beda keduanya:
| Parameter | Raize 1.2 G CVT | Raize 1.0T G CVT |
|---|---|---|
| Kode mesin | WA-VE | 1KR-VET |
| Kapasitas | 1.198 cc | 998 cc |
| Konfigurasi | 3 silinder, DOHC | 3 silinder, turbo + intercooler |
| Tenaga | ±88 PS | ±98 PS |
| Torsi | ±113 Nm | ±140 Nm |
| Transmisi | CVT | CVT |
| Velg | 16 inci alloy | 17 inci alloy |
| Ban | 205/65 R16 | 205/60 R17 |
| Pilihan warna | Single tone | Single tone dan two tone |
Kelebihan Toyota Raize 1.2 G CVT

Varian ini memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya tetap layak dipertimbangkan sebagai SUV bekas, antara lain:
1. Dimensi ringkas
Bodi yang tidak terlalu besar membuat Raize mudah digunakan di jalan perkotaan. Manuver di gang, jalan sempit, atau area parkir juga relatif praktis.
2. Ground clearance tinggi
Jarak terendah ke tanah sekitar 200 mm memberikan keuntungan ketika melewati polisi tidur, jalan berlubang, atau permukaan jalan yang tidak rata.
3. Konsumsi bahan bakar berpotensi efisien
Mesin 1.2L tanpa turbo memiliki karakter yang sesuai untuk penggunaan harian. Dengan gaya berkendara dan kondisi lalu lintas yang tepat, konsumsi bahan bakarnya dapat terasa ekonomis.
4. Perawatan relatif mudah
Jaringan bengkel dan layanan purnajual Toyota yang luas menjadi nilai tambah ketika Moladiners membutuhkan servis rutin atau mencari suku cadang.
5. Harga bekas kompetitif
Di pasar mobil bekas Jakarta, harga Raize 1.2 G cukup beragam dan tersedia unit dengan banderol di bawah Rp200 juta.
Tips Membeli Mobil Bekas Toyota Raize
Membeli SUV bekas tidak cukup hanya dengan melihat tahun dan harga. Kondisi aktual kendaraan justru menjadi faktor yang paling penting.
1. Gunakan jasa inspeksi mobil bekas
Kamu bisa memanfaatkan layanan inspeksi seperti MoInspeksi dari Moladin untuk membantu memeriksa kondisi kendaraan sebelum transaksi.
Pemeriksaan profesional dapat membantu menemukan potensi masalah yang tidak selalu terlihat dari tampilan luar.
2. Cek riwayat servis
Pastikan mobil mendapatkan perawatan berkala. Riwayat servis yang jelas dapat menjadi indikator bahwa pemilik sebelumnya memperhatikan kondisi kendaraan.
3. Periksa kondisi CVT
Lakukan test drive dan rasakan respons transmisi ketika mobil mulai bergerak, berakselerasi, maupun melakukan perpindahan rasio. Hindari unit yang menunjukkan gejala tidak wajar.
4. Perhatikan kondisi bodi dan kaki-kaki
Cek kesamaan celah panel, kondisi cat, bekas perbaikan, hingga suara dari area kaki-kaki. Bagian ini penting terutama jika mobil pernah mengalami benturan.
5. Pastikan dokumen lengkap
Cocokkan nomor rangka dan mesin dengan dokumen kendaraan. Periksa pula masa berlaku pajak serta pastikan status kepemilikan jelas sebelum membayar.
Jadi, jangan mengambil keputusan hanya berdasarkan foto atau penjelasan penjual. Pastikan kamu melakukan inspeksi secara menyeluruh.
Temukan informasi terbaru seputar mobil bekas, tips otomotif, hingga rekomendasi kendaraan lainnya hanya di Moladin.com!



