Sedang mencari SUV bekas yang masih terlihat gagah untuk dipakai harian atau liburan keluarga? Fortuner 2006 bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Meski usianya sudah cukup tua, desain generasi pertama Toyota Fortuner masih terlihat proporsional dan punya karakter SUV yang kuat.
Toyota Fortuner sendiri pertama kali meluncur di Indonesia pada 2005. Pada awal kehadirannya, SUV ini mengandalkan mesin bensin 2.700 cc yang terkenal bertenaga. Kini, harga bekasnya berada di kisaran Rp140 juta–Rp170 juta, tergantung varian dan kondisi.
Harga Fortuner 2006 Bekas dan Pilihan Variannya
Fortuner generasi pertama menarik karena menawarkan mesin besar dengan karakter yang relatif sederhana. Mesin bensin 2.700 cc menghasilkan tenaga sekitar 163 dk dan torsi 246 Nm. Mesin Fortuner bensin generasi awal juga tergolong tangguh selama perawatannya dilakukan dengan benar.
Sementara itu, masalah yang lebih sering perlu diperhatikan justru berada di bagian kaki-kaki. Wajar mengingat usia mobil sudah mencapai sekitar 20 tahun.
Berikut kisaran harga Fortuner 2006 berdasarkan data pedagang mobil bekas Jakarta dan sekitarnya:
| Varian | Mesin | Harga |
| G 4×2 A/T | 2.700 cc | Rp145 juta |
| G 4×2 M/T | 2.700 cc | Rp135 juta |
| G Diesel A/T | 2.500 cc | Rp160 juta |
| G Lux 4×2 A/T | 2.700 cc | Rp145 juta |
| G Lux 4×2 M/T | 2.700 cc | Rp135 juta |
| V Bensin A/T 4×4 | 2.700 cc | Rp170 juta |
Dari sisi fitur, Fortuner lawas ini sudah dibekali ABS, EBD, dual airbag, serta Collapsible Steering Column. Jadi, meski bukan mobil modern, perlengkapan keselamatannya masih cukup relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Disclaimer: Harga merupakan kisaran atau indikasi berdasarkan kondisi pasar saat artikel ini dipublikasikan. Harga dapat berbeda di setiap showroom dan wilayah. Kami tidak menjamin harga akan sama saat artikel ini dibaca.
Tips Membeli Mobil Bekas Fortuner 2006
Membeli SUV berusia dua dekade tidak cukup hanya melihat tampilan dan harga. Kondisi mesin, kaki-kaki, transmisi, hingga riwayat perawatan justru lebih penting. Supaya tidak salah pilih, berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu cek.
1. Gunakan jasa inspeksi mobil bekas
Kalau kurang paham mengecek kondisi mobil, kamu bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas dari MoInspeksi. Pemeriksaan menyeluruh bisa membantu menemukan masalah yang tidak terlihat saat sekadar melihat atau test drive.
2. Cek kondisi mesin
Pastikan mesin mudah dinyalakan, suara tidak kasar, dan tidak ada tanda kebocoran oli. Untuk varian diesel, kondisi mesin perlu diperiksa lebih teliti karena biaya perbaikannya bisa lebih besar.
3. Periksa kaki-kaki
Kaki-kaki menjadi salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian pada Fortuner tua. Dengarkan apakah muncul bunyi saat melewati jalan rusak dan rasakan apakah mobil tetap stabil ketika dikendarai.
4. Test drive transmisi
Untuk varian otomatis, pastikan perpindahan gigi terasa halus. Sementara pada manual, periksa kopling dan respons perpindahan gigi agar tidak perlu langsung mengeluarkan biaya perbaikan setelah membeli.
5. Cek dokumen dan riwayat servis
Pastikan nomor rangka, nomor mesin, STNK, dan BPKB sesuai. Kalau tersedia, riwayat servis juga bisa menjadi petunjuk apakah mobil dirawat secara rutin atau hanya diperbaiki ketika bermasalah.
Fortuner 2006 Masih Layak Dipinang?
Fortuner 2006 masih menarik bagi kamu yang menginginkan SUV besar dengan posisi berkendara tinggi dan tampilan yang belum terasa ketinggalan zaman. Namun, usia kendaraan menjadi faktor utama yang wajib diperhitungkan.
Jangan hanya tergiur harga murah. Kondisi unit jauh lebih penting karena biaya membenahi mobil tua bisa mengubah harga beli menjadi jauh lebih mahal.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi seputar mobil baru, kamu juga bisa melihat berbagai artikel otomotif terbaru di Moladin sebelum menentukan pilihan kendaraan.



