Di tengah banyaknya pilihan SUV bekas di pasar otomotif, Honda CR-V Turbo 2018 masih menjadi salah satu model yang punya daya tarik kuat. Perpaduan desain modern, kabin lega, serta mesin 1.5L turbo membuat SUV keluarga ini tetap relevan untuk konsumen yang mencari mobil nyaman sekaligus bertenaga.
Usia pakai yang sudah cukup matang justru membuat harga Honda CR-V Turbo 2018 semakin menarik di pasar mobil bekas 2026. Berbekal fitur lengkap dan reputasi sebagai SUV premium Honda, model ini masih mampu bersaing dengan berbagai SUV keluaran lebih baru.
Berikut kisaran harga Honda CR-V Turbo 2018 bekas, spesifikasi, serta kelebihan yang ditawarkan untuk menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Harga Honda CR-V Turbo 2018 Bekas 2026, Mulai Rp249 Jutaan

Harga Honda CR-V Turbo 2018 bekas di pasar mobil bekas 2026 semakin menarik perhatian. Penurunan harga dari kondisi barunya membuat SUV keluarga ini menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari mobil premium dengan fitur lengkap dan performa mesin turbo.
Berikut kisaran harga Honda CR-V 2018 bekas berdasarkan tipe:
- Honda CR-V 2.0L (Non-Turbo): mulai Rp249 jutaan, menjadi pilihan paling terjangkau untuk konsumen yang ingin memiliki CR-V generasi ini.
- Honda CR-V 1.5L Turbo: berada di kisaran Rp249 juta hingga Rp366 jutaan, tergantung kondisi unit, kilometer, dan kelengkapan kendaraan.
- Honda CR-V 1.5L Turbo Prestige (7-Seater): dibanderol sekitar Rp270 juta hingga Rp310 jutaan sebagai varian tertinggi dengan fitur lebih lengkap.
Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi mesin dan bodi, jarak tempuh, riwayat servis, kelengkapan surat kendaraan, serta wilayah penjualan. Unit yang memiliki perawatan rutin dan rekam servis jelas biasanya masih memiliki nilai jual lebih tinggi.
Perbedaan Honda CR-V 2018 Turbo, Non-Turbo, dan Prestige

Honda CR-V 2018 hadir dalam beberapa pilihan varian yang memiliki perbedaan utama pada mesin, fitur, serta kapasitas penumpang. Varian Turbo menawarkan performa lebih kuat berkat mesin turbocharged, sementara tipe Non-Turbo mengandalkan mesin naturally aspirated yang lebih sederhana. Adapun Turbo Prestige menjadi varian tertinggi dengan tambahan fitur premium.
- Honda CR-V 2.0L Non-Turbo
Varian ini menggunakan mesin bensin 2.0 liter i-VTEC tanpa turbo. Tenaga yang dihasilkan memang tidak sebesar versi turbo, namun karakter mesinnya lebih halus dan perawatannya cenderung lebih sederhana. Varian ini cocok bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan berkendara harian dan biaya perawatan yang lebih terjangkau. - Honda CR-V 1.5L Turbo
Mengandalkan mesin 1.5 liter VTEC Turbo, varian ini menawarkan performa lebih bertenaga dibanding versi 2.0L. Mesin turbo menghasilkan akselerasi lebih responsif, terutama saat digunakan untuk perjalanan luar kota atau membawa penumpang penuh. Dari sisi fitur, tipe ini sudah membawa kelengkapan seperti sistem keselamatan Honda Sensing. - Honda CR-V 1.5L Turbo Prestige
Sebagai varian tertinggi, CR-V Turbo Prestige membawa mesin yang sama seperti tipe Turbo biasa, tetapi memiliki tambahan fitur premium. Perbedaannya terlihat pada kelengkapan interior, fitur kenyamanan, serta kapasitas kabin 7 penumpang. Varian ini juga dilengkapi panoramic sunroof yang tidak tersedia pada tipe di bawahnya.
Ringkasnya, CR-V Non-Turbo lebih cocok untuk pengguna yang mencari SUV nyaman dan mudah dirawat, CR-V Turbo menawarkan performa lebih kuat, sedangkan Turbo Prestige menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan fitur paling lengkap dari CR-V 2018.
Perbandingan Honda CR-V Turbo 2018 dengan SUV Turbo Bekas Lainnya

Selain Honda CR-V Turbo, beberapa merek Jepang dan Korea juga menawarkan SUV bermesin turbo yang cukup populer di Indonesia. Masing-masing memiliki keunggulan, mulai dari performa, kapasitas kabin, hingga fitur yang ditawarkan.
Berikut perbandingan Honda CR-V Turbo 2018 dengan SUV turbo bekas seangkatan:
| Model | Mesin | Tenaga | Kapasitas Penumpang | Perkiraan Harga Bekas 2026 |
| Honda CR-V 1.5L Turbo 2018 | 1.5L VTEC Turbo | 190 PS | 5-7 penumpang | Rp249 juta – Rp366 juta |
| Toyota Fortuner 2.8 VRZ 2018 | 2.8L Diesel Turbo | 177 PS | 7 penumpang | Rp350 juta – Rp450 juta |
| Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2018 | 2.4L Diesel Turbo | 181 PS | 7 penumpang | Rp330 juta – Rp430 juta |
| Wuling Almaz 1.5 Turbo 2019 | 1.5L Turbo | 140 PS | 7 penumpang | Rp150 juta – Rp220 juta |
| Chevrolet Trax 1.4 Turbo 2018 | 1.4L Turbo | 140 PS | 5 penumpang | Rp130 juta – Rp180 juta |
Dari sisi performa, Honda CR-V Turbo 2018 menjadi salah satu SUV bensin turbo dengan tenaga terbesar di kelasnya. Mesin 1.5L VTEC Turbo menawarkan akselerasi responsif, sementara transmisi CVT membuat karakter berkendaranya tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Jika dibandingkan SUV diesel ladder frame seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, CR-V Turbo memiliki karakter berkendara yang lebih ringan dan nyaman di perkotaan. Namun, Fortuner dan Pajero Sport unggul untuk kebutuhan membawa banyak penumpang serta melewati medan yang lebih berat.
Sementara itu, Wuling Almaz dan Chevrolet Trax menawarkan harga bekas yang lebih terjangkau. Meski begitu, CR-V Turbo masih memiliki keunggulan dari sisi reputasi merek, kualitas kabin, serta nilai jual kembali yang cenderung lebih stabil.
Tips Beli Mobil Bekas, Nomor 1 Wajib Lakukan Inspeksi
Membeli mobil bekas bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Namun, kondisi mobil tidak hanya bisa dilihat dari tampilan luar atau tahun produksinya saja. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tidak mendapatkan unit dengan masalah tersembunyi.
Berikut tips beli mobil bekas yang bisa menjadi pertimbangan sebelum melakukan transaksi:
1. Lakukan Inspeksi Mobil Bekas
Langkah pertama sebelum membeli mobil bekas adalah melakukan inspeksi secara menyeluruh. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya, mulai dari mesin, transmisi, kaki-kaki, eksterior, interior, hingga riwayat kendaraan.
Gunakan layanan Moladin Inspeksi Mobil Bekas agar calon pembeli mendapatkan pemeriksaan yang lebih detail dari tenaga profesional. Hasil inspeksi dapat membantu mengetahui apakah mobil tersebut masih layak dibeli atau membutuhkan biaya perbaikan tambahan.
2. Cek Riwayat Servis dan Dokumen Kendaraan
Pastikan mobil memiliki riwayat perawatan yang jelas. Buku servis, faktur perawatan, serta dokumen seperti STNK dan BPKB perlu diperiksa untuk memastikan legalitas kendaraan.
Mobil yang rutin dirawat biasanya memiliki kondisi lebih terjaga dan risiko masalah besar lebih kecil.
3. Perhatikan Kondisi Mesin dan Transmisi
Mesin menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil bekas. Periksa apakah terdapat suara tidak normal, kebocoran oli, atau gangguan saat mesin dinyalakan.
Selain itu, cek juga kondisi transmisi, terutama pada mobil matik, untuk memastikan perpindahan gigi tetap halus tanpa hentakan.
4. Jangan Terpaku pada Harga Murah
Harga murah memang menarik, tetapi jangan langsung tergiur tanpa mengecek kondisi kendaraan. Mobil yang dibanderol jauh di bawah pasaran bisa saja membutuhkan biaya perbaikan besar setelah dibeli.
Bandingkan harga dengan kondisi unit agar mendapatkan mobil bekas yang sesuai kebutuhan dan anggaran.
5. Lakukan Test Drive
Sebelum mengambil keputusan, lakukan test drive untuk merasakan langsung kondisi mobil. Perhatikan respons mesin, kenyamanan suspensi, fungsi rem, hingga suara-suara yang muncul saat kendaraan berjalan.
Dengan mencoba langsung, calon pembeli bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi mobil tersebut.
Pantau terus Moladin untuk mendapatkan informasi terbaru seputar tips membeli mobil bekas, rekomendasi kendaraan, hingga berbagai berita otomotif terkini.



