Honda resmi memaparkan arah strategi global terbaru mereka untuk memperkuat bisnis otomotif yang lebih kompetitif dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Toshihiro Mibe selaku Director, President and Representative Executive Officer (Global CEO) Honda Motor Co., Ltd. di Tokyo, Jepang, pada 14 Mei 2026.
Dalam presentasi tersebut, Honda menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi elektrifikasi melalui pengembangan teknologi hybrid dan kendaraan listrik generasi terbaru. Bersamaan dengan itu, Honda juga melakukan world premiere dua model prototipe anyar yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype.
Kedua model tersebut menjadi gambaran arah pengembangan kendaraan elektrifikasi Honda dalam beberapa tahun ke depan dan dijadwalkan mulai masuk pasar global dalam dua tahun mendatang.
Honda Siapkan Platform Hybrid Generasi Baru

Honda menjelaskan bahwa kedua prototipe tersebut menggunakan sistem hybrid terbaru yang dikembangkan sepenuhnya dari nol. Teknologi tersebut mencakup platform baru, sistem penggerak terbaru, hingga unit electric AWD generasi anyar yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mempertahankan karakter berkendara khas Honda.
Mulai 2027, Honda berencana meluncurkan model-model berbasis teknologi ini secara bertahap di berbagai pasar prioritas global. Total ada sekitar 15 model baru yang ditargetkan hadir hingga akhir tahun fiskal 2030.
Generasi terbaru teknologi elektrifikasi Honda diklaim mampu menghadirkan efisiensi energi sekitar 10 persen lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, karakter berkendara tetap dirancang responsif dan menyenangkan, sesuai identitas utama mobil-mobil Honda selama ini.
Terapkan Strategi Triple Half
Untuk mempercepat pengembangan kendaraan masa depan, Honda juga memperkenalkan pendekatan baru bernama Triple Half. Strategi ini bertujuan memangkas biaya pengembangan, waktu produksi, dan beban kerja hingga 50 persen dibanding standar tahun 2025.
Dengan pendekatan tersebut, Honda ingin memastikan teknologi elektrifikasi terbaru bisa lebih cepat diproduksi massal dan menjangkau pasar global dalam skala lebih besar.
Ke depannya, sistem operasi pintar ASIMO OS yang sebelumnya dikembangkan untuk kendaraan listrik Honda juga akan diterapkan pada model-model generasi terbaru. Teknologi ini akan menjadi pusat pengalaman berkendara digital dan mobilitas cerdas Honda di masa depan.
ASEAN dan Asia Jadi Fokus Penting Honda

Dalam roadmap globalnya, Honda menempatkan kawasan Asia termasuk ASEAN dan India sebagai pasar strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Teknologi hybrid dan elektrifikasi terbaru tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di masing-masing negara, bukan sekadar mengambil spesifikasi global secara mentah.
Selain fokus pada kendaraan hybrid, Honda juga terus mengembangkan teknologi kendaraan listrik generasi berikutnya, termasuk baterai solid-state dan sistem ADAS terbaru yang ditargetkan mulai hadir pada 2028.
Seluruh langkah ini menjadi bagian dari target besar Honda menuju carbon neutrality pada 2050. Untuk mendukung roadmap tersebut, Honda telah menyiapkan investasi global mencapai 6,2 triliun yen dalam tiga tahun ke depan, termasuk investasi software sebesar 1 triliun yen untuk pengembangan teknologi kendaraan masa depan.
“Honda akan terus menghadirkan produk yang tidak hanya efisien dan relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga tetap mempertahankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan menjadi ciri khas Honda,” ujar Toshihiro Mibe.
Buat kamu yang ingin mengikuti perkembangan mobil hybrid dan mobil listrik terbaru dari berbagai merek global, pantau terus update otomotif terbarunya di Moladin.
