Konsumsi BBM Wuling Cortez masih kerap menjadi bahan perdebatan di kalangan calon pembeli, meskipun mobil ini menawarkan kemewahan ala MPV premium dengan harga yang masih terjangkau. Ada yang menilai mobil ini cukup boros, namun tidak sedikit pula pengguna yang merasa Cortez masih tergolong irit untuk ukuran MPV berbodi besar.
Perbedaan pendapat tersebut wajar terjadi karena konsumsi bahan bakar mobil sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, hingga gaya berkendara pengemudi. Lalu, sebenarnya seberapa irit Wuling Cortez jika diuji secara langsung di jalan raya? Berikut ulasan lengkap berdasarkan hasil pengujian serta faktor-faktor yang memengaruhinya.
Hasil Pengujian Konsumsi BBM Wuling Cortez

Untuk mengetahui seberapa efisien konsumsi bahan bakar Wuling Cortez dalam penggunaan sehari-hari, dilakukan pengujian di jalan raya dengan jarak tempuh sekitar 250 kilometer. Pengujian dilakukan menggunakan unit Wuling Cortez bermesin 1.798 cc dengan rute Semarang–Solo–Magelang, yang mewakili kombinasi jalan tol, jalan antar kota, serta medan menanjak dan berkelok.
Rute tersebut melintasi kawasan Bukit Selo Merapi hingga area wisata Umbul Sidomukti, yang dikenal memiliki kontur jalan naik-turun. Selama pengujian, gaya berkendara disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan tidak difokuskan pada teknik eco-driving, sehingga mencerminkan pola penggunaan harian pada umumnya.
Berdasarkan data yang ditampilkan pada Multi Information Display (MID), konsumsi bahan bakar pada hari pertama tercatat di angka 12,1 km per liter. Angka ini diperoleh saat kendaraan lebih sering melintasi jalur menanjak dan berkelok, sehingga beban kerja mesin relatif lebih tinggi.
Pada hari kedua, kendaraan melalui rute dengan kondisi lalu lintas yang lebih lancar dan kecepatan lebih stabil. Dalam kondisi tersebut, konsumsi bahan bakar tercatat lebih efisien, yakni mencapai 13,3 km per liter.
Sementara itu, pada hari ketiga pengujian, kendaraan menghadapi kondisi lalu lintas yang lebih padat dengan frekuensi berhenti yang cukup tinggi. Situasi ini berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar, dengan catatan MID menunjukkan angka 9,9 km per liter.
Dari keseluruhan pengujian tersebut, diperoleh rata-rata konsumsi bahan bakar Wuling Cortez 1.8 sebesar 11,76 km per liter. Hasil ini menunjukkan bahwa efisiensi bahan bakar Wuling Cortez sangat dipengaruhi oleh kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas.
Hasil tersebut juga sejalan dengan beberapa pengujian lain yang dilakukan terhadap varian Wuling Cortez, di mana konsumsi bahan bakar berada pada kisaran 10 hingga 14 km per liter, tergantung pada varian mesin dan pola penggunaan, baik dalam kota maupun luar kota.
Perbandingan Konsumsi BBM Varian Wuling Cortez
Selain pengujian di atas, beberapa uji coba lain juga menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda antar varian:
- Wuling Cortez CT: ± 10,6 km/l
- Wuling Cortez S:
- Dalam kota: ± 10,3 km/l
- Luar kota: ± 13 km/l
- Wuling New Cortez EX:
- Dalam kota: ± 10,4 km/l
- Luar kota: ± 14,1 km/l
Dari data tersebut bisa disimpulkan bahwa konsumsi BBM Wuling Cortez berada di kisaran 10–14 km per liter, tergantung kondisi penggunaan.
Untuk mesin 1.5 turbo maupun 1.8 NA, angka ini masih tergolong normal, mengingat bobot kendaraan, ukuran bodi, serta kapasitas kabin yang cukup besar.
Apakah Wuling Cortez Termasuk Boros?

Jika dibandingkan dengan MPV bermesin kecil di kelas LMPV seperti Avanza atau Xenia, tentu konsumsi BBM Cortez terlihat lebih besar. Namun jika dibandingkan dengan MPV medium lain yang memiliki dimensi dan bobot sekelas, maka konsumsi BBM Wuling Cortez masih tergolong wajar dan kompetitif.
Selain itu, berdasarkan survei internal konsumen Wuling, meskipun ada sebagian yang menyebut Cortez boros, tidak banyak pengguna yang menjadikan konsumsi BBM sebagai keluhan utama. Kebanyakan justru lebih menyoroti kenyamanan kabin, fitur lengkap, dan stabilitas berkendara.
Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi BBM Wuling Cortez
Selain spesifikasi mesin, ada banyak faktor yang membuat konsumsi BBM bisa berbeda antara satu pengguna dan pengguna lain.
1. Kapasitas Mesin
Mesin dengan kubikasi besar tentu membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Wuling Cortez hadir dengan pilihan mesin 1.5 turbo dan 1.8 liter, yang memang membutuhkan suplai BBM lebih banyak dibanding mesin 1.3 atau 1.5 NA di MPV kecil.
Jika penggunaan hanya di dalam kota dengan jarak dekat, konsumsi BBM tentu akan terasa lebih boros.
2. Kualitas dan Oktan Bahan Bakar
Pemilihan bahan bakar sangat berpengaruh pada efisiensi pembakaran. Menggunakan bensin dengan oktan di bawah rekomendasi bisa membuat mesin bekerja tidak optimal dan lebih boros dalam jangka panjang.
Selain boros, penggunaan BBM yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan penumpukan karbon di ruang bakar.
3. Tekanan Angin Ban
Ban yang kurang angin membuat gesekan ke jalan lebih besar sehingga mesin harus bekerja lebih keras. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat.
Idealnya, tekanan ban dicek secara rutin dan disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan, apalagi jika membawa penumpang penuh.
4. Kondisi Jalan dan Lalu Lintas
Medan menanjak, jalan berkelok, dan stop-and-go saat macet membuat konsumsi BBM menjadi lebih tinggi. Ini terlihat jelas dari hasil pengujian hari ketiga yang hanya mencapai 9,9 km/l.
Sebaliknya, jalan tol dengan kecepatan stabil justru bisa menghasilkan konsumsi BBM yang lebih irit.
5. Gaya Berkendara
Kebiasaan menekan gas secara agresif, sering menyalip, dan pengereman mendadak membuat mesin terus bekerja pada RPM tinggi.
Jika ingin lebih irit, usahakan berkendara dengan akselerasi halus dan kecepatan stabil.
6. Waktu Perpindahan Gigi
Untuk transmisi manual, waktu perpindahan gigi sangat berpengaruh. Idealnya, pergantian gigi dilakukan di rentang 1.500–2.200 rpm agar mesin tetap efisien.
Menahan gigi terlalu lama hingga RPM tinggi hanya akan meningkatkan konsumsi BBM tanpa manfaat signifikan.
7. Beban Muatan
Setiap tambahan beban membuat mesin membutuhkan tenaga ekstra. Secara umum, konsumsi BBM bisa naik sekitar 1% untuk setiap tambahan 20 kg beban.
Membawa barang yang tidak diperlukan sebaiknya dihindari jika ingin lebih hemat bahan bakar.
8. Penggunaan AC
AC memberi tambahan beban pada mesin. Semakin rendah suhu yang disetel, semakin besar tenaga yang dibutuhkan.
Untuk efisiensi, suhu AC sekitar 23–25 derajat Celsius sudah cukup nyaman tanpa membuat mesin bekerja terlalu berat.

Konsumsi BBM Wuling Cortez Masih Masuk Akal
Berdasarkan hasil pengujian dan perbandingan beberapa varian, konsumsi BBM Wuling Cortez tidak bisa dibilang boros, tetapi juga tidak bisa disebut sangat irit. Angkanya berada di level wajar untuk MPV medium dengan bodi besar dan mesin berkapasitas cukup tinggi.
Jika kamu lebih mengutamakan kenyamanan, fitur lengkap, dan kabin luas untuk keluarga, maka konsumsi BBM Cortez masih sepadan dengan apa yang ditawarkan. Terlebih jika mobil digunakan untuk perjalanan luar kota, konsumsi BBM-nya bisa cukup efisien.
Dengan perawatan rutin, pemilihan bahan bakar yang tepat, serta gaya berkendara yang halus, konsumsi BBM Wuling Cortez masih bisa ditekan agar lebih hemat dalam penggunaan sehari-hari.
Kunjungi Moladin.com sekarang dan temukan panduan otomotif terlengkap untuk bantu kamu mengambil keputusan yang paling tepat!


